19/08/2019
KH Said: Jangan Mencaci-Maki Sesembahan Agama Lain
Tasamuh, toleransi, tidak akan lahir, tidak akan nyata, kecuali dari orang yang berakhlakul karimah.
Kalau akhlaknya nggak karuan, ya nggak tasamuh. Jadinya intoleran, radikal, ekstrim. Sempit dadanya, sempit pikirannya, tidak mau bergaul dengan orang lain. Hanya saya yang benar. Hanya golongan saya yang benar. Lainnya salah semua. Selain kita salah semua. Ini jamaah takfir wal hijrah namanya. Ada itu, dari Mesir. Takfiri.
Pendirinya namanya Syukri Ahmad Mustofa, tahun 1969. Yang membunuh Presiden Anwar Saddat, yang membunuh Menteri Haji Husein adz-Dhahabi. Membunuh wartawan senior Yusuf Siba’i. Yang ngebom orang shalat jumat di kota Rafah, setengah tahun yang lalu.
Itu jamaah takfiri. Semua orang kafir, kecuali mereka yang tidak. (Menurut mereka) Syaikhul Azhar, kafir. Huffadzul Quran, kafir. Rijalut Tashawwuf, kuffar. Boleh dibunuh, halal darahnya.
Di kita Indonesia, Aman Abdurrahman, yang anak buahnya nyerang di Mako Brimob, Kelapa Dua. Itu mengkafirkan semua orang. Saya saja dikafirkan. Mbahnya kafir, malah. Dajjal, katanya. Ya tidak apa-apa.
Saya nggak pernah minder, nggak pernah takut. Saya itu, Alhamdulillah, ya, kalau ada orang memuji, ya tidak mlembung. Kalau ada orang nyacimaki ya tidak kempes. Biasa-biasa saja.
Alquran memfirmankan, dalam Surat Al-An’am Ayat 108.
وَلَا تَسُبُّوا الَّذِينَ يَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ فَيَسُبُّوا اللَّهَ عَدْوًا بِغَيْرِ عِلْمٍ ۗ كَذَٰلِكَ زَيَّنَّا لِكُلِّ أُمَّةٍ عَمَلَهُمْ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّهِمْ مَرْجِعُهُمْ فَيُنَبِّئُهُمْ بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
Terjemah: Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan.
___
Follow
Kunjungi www.nu.or.id
_______________
📝 ceramah Kiai said di Sarang, Rembang, 12/8/2019.
________________
Organisasi Islam, Paham Keagamaan, Nahdlatul Ulama, NU, Islam, Budaya, Ulama, Kyai, Tokoh