Langlang Roots Batik

Call Directions Contact the establishment

Langlang Roots Batik Connecting Artisanal Batik's Culture. Menyediakan batik tulis untuk berbagai keperluan

04/10/2026

To love batik tulis is to love the process ❤️

From the first touch of white cotton mori, to motifs drawn by canting and hot wax. Layer upon layer of dyeing, beginning with the deep blue of wedel, followed by the warm tones of soga.

It is also to love the art of wearing traditional cloth through wiron. The art of folding and pleating kain, a form of traditional drapery measured by the width of one’s fingers. A subtle adornment that completes the beauty of wearing batik.

In this video: Batik Tulis Sidoasih Sandangan Sringgit, Latar Putih, Babar Soga Jogja. For both men and women.

In batik tulis Yogyakarta, soga is the colour of lerem.It does not demand attention, yet quietly captivates the heart.It...
13/09/2026

In batik tulis Yogyakarta, soga is the colour of lerem.
It does not demand attention, yet quietly captivates the heart.
It is grounded and resolute, yet deeply soothing.

A batik tulis in the soga tradition of Yogyakarta, composed in a flowing lereng arrangement. Diagonal bands unfold through Parang Klithik, Nitik, Kawung, and Semen. Four distinctive expressions of classical Yogyakarta batik.

The diagonals repeat with quiet constancy. Ajeg. Like a steadfast resolve to move through life with composure, without haste.

It carries a quiet hope:
that life may always be lived with serenity.

A reflection of gentleness, maturity, and faithfulness to goodness, to budi luhur: the noble virtue of life.

Sangu MantenBatik tulis menjadi bekal (sangu) menapaki babak kehidupan baru menjelang pernikahan (manten). Motif lereng ...
22/08/2026

Sangu Manten

Batik tulis menjadi bekal (sangu) menapaki babak kehidupan baru menjelang pernikahan (manten). Motif lereng dan warna soga yang lerem (tenang, kukuh, dan lembut) menjadi doa pembuka; segala liku akan dihadapi dengan tenang, tanpa tergesa.

Dari Langlangroots untuk momen Paningsetan (engagement) Diajeng Rahma A dan Reza

Foto: DUWYN Visuals - Jakarta Photographer

💍

Before the 17th century, Javanese batik tuliw spoke in the language of kelengan: only indigo and white, born from Indigo...
18/07/2026

Before the 17th century, Javanese batik tuliw spoke in the language of kelengan: only indigo and white, born from Indigofera tinctoria. The earthy browns of soga would come centuries later.

Across more than 700 years, indigo from its palest hue to the deepest nilo has remained the soul of Javanese batik, carrying inherited knowledge, sacred meanings, and quiet prayers from one generation to the next.

14/06/2026

Padamulanya adalah biru 💙💙💙

Tradisi batik tulis di Kraton Jawa (Jogja-Solo) memulai tahap pertama pewarnaan dengan pencelupan warna Indigo alami, dalam bahasa lokal dikenal dengan Nilo/Nila. Proses ini disebut wedelan, selalu dikerjakan sebelum warna lain menyentuh kain.

Wedelan indigo bukan sekadar mencelup warna pertama — ia adalah pembuka ritual.

Dalam kosmologi Jawa, biru indigo adalah warna kesucian dan kedalaman. Ia dipercaya membawa ketenangan, kelembutan pekerti, keikhlasan, dan kesetiaan — nilai-nilai yang ingin dihadirkan sejak helai pertama batik tulis disentuh tangan.

30/05/2026

Menyiapkan batik tulis untukmu, seperti meramu tanda kasih.

Melipat kain. Memperhatikan setiap detail. Menekuk kertas. Mengikat tali. Mengemas segala sesuatunya dengan pelan, tanpa tergesa.

Batik tulis adalah self reward yang akan terus bermakna. Hari ini mungkin ia singgah di tanganmu, lalu kelak disimpan orang-orang terkasih—anak, cucu. Bersamanya hidup makna dan cerita. 💙🌹✨💕
Konsultasi, info detil dan pemesanan silakan WA: 0856-4320-8828

Keindahan  Batik Tulis yang TersembunyiApa yang membuat selembar batik tulis lebih bernilai daripada sandang biasa? Sela...
16/05/2026

Keindahan Batik Tulis yang Tersembunyi

Apa yang membuat selembar batik tulis lebih bernilai daripada sandang biasa?

Selain bahwa batik tulis dibuat sepenuhnya dengan tangan, dan tentu kesadaran yang menubuh. Nyawiji (embodied).

Batik tulis sebagai sandang, namun juga karya seni. Ada keindahan yang bisa langsung terlihat sekali pandang.

Pada motif-motif dengan dimensi besar. Motif utama. Keindahan batik tulis langsung bisa menjadi pusat perhatian. Inilah “keindahan yang-publik”. Siapapun dapat menikmatinya. Selayaknya bahan sandang yang lain.

Burung merak yang besar, buket bunga yang menjuntai, gampang memikat mata. Yang sering terlupakan, dan yang membuat batik tulis memiliki aspek estetik yang kompleks adalah “keindahan yang privat”.

Saya percaya betul bahwa batik tulis yang indah tak semata
tergantung pada harmoni dan presentasi motif utama.
Motif utama memunculkan rona keindahan karena detil yang melatarinya. Karena ribuan cecek dan kerumitan isen-isen (filling motif). Inilah “keindahan yang privat”.

Detil-detil yang saling mengisi satu sama lain. Keindahan privat ini memang tak bisa langsung dinikmati seseorang yang melihat batik yang kita kenakan.

Biasanya hanya pemilik batiknya sendiri yang lebih tahu setiap detil-detil kecil tersembunyi. Seringkali saya juga menemukan pecinta batik tulis yang bahkan baru menyadari setelah beberapa waktu bahwa batik yang dimilikinya, memiliki unsur detil-detil kecil tertentu. Ini hal lumrah.

Sebab itu, saya percaya keindahan batik yang utuh tidak bisa sekali pandang. Mungkin beberapa kali jembreng-amati, kita akan menemukan terus menerus detil-detil yang menarik. Keindahan yang tersembunyi.

Membuka selembar batik dan duduk terdiam adalah kenikmatan tersendiri. Mata menyisir setiap lekuk garis, gradasi warna timpa menimpa, sampai detil-detil kecil yang sering terlupa.

Mungkin, membuka batik hari ini, dengan membuka batik minggu depan akan menghadirkan pengalaman keindahan yang berbeda.

Selembar batik tulis seperti kehidupan, keindahannya
seolah terus menerus muncul.

—-

Memadukan kekayaan motif batik tulis pedalaman dan pesisiran. Udan liris dengan buketan, parang barong dengan alas-alasa...
08/05/2026

Memadukan kekayaan motif batik tulis pedalaman dan pesisiran. Udan liris dengan buketan, parang barong dengan alas-alasan, beragam hewan.

Yang simbolik khas batik pedalaman (Jogja/Solo) dengan yang literal berpadu. Motif lebur, hidup dan menyatu kembali dalam ragam gradasi biru; hasil warna alam indigovera (daun tarum) 🍃🌿

Address

Bantul
55712

Opening Hours

Wednesday 09:00 - 15:00
Thursday 09:00 - 15:00
Sunday 09:00 - 15:00

Telephone

+6285643208828

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Langlang Roots Batik posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Establishment

Send a message to Langlang Roots Batik:

Shortcuts

Share

Category