Quis Badminton kebangsaan indonesia

Quis Badminton kebangsaan indonesia Selamat datang di Quis Badminton Kebangsaan Indonesia
*FP ini ksusus Quis dan info tentang Bulutangkis

24/04/2019

Hy

04/06/2016

Dibuka Pendaftaran Quis

04/06/2016

Jadwal Pertandingan Semifinal Indonesia Open 2016

Lapangan 1 (Mulai pukul 13.00 WIB)

WD – Misaki MATSUTOMO [1]/Ayaka TAKAHASHI (jepang) vs ( Belanda) Eefje MUSKENS/Selena PIEK
WS – Carolina MARIN [1] (Spanyol) vs ( China) WANG Yihan [4]
MD – LEE Yong Dae [1]/YOO Yeon Seong (Korea) vs (Denmark) Kim ASTRUP/Anders Skaarup RASMUSSEN
WD – TANG Yuanting [3]/YU Yang (F) ( China) vs (Malaysia) Vivian Kah Mun HOO/Khe Wei WOON
MS – Ihsan Maulana MUSTOFA (Indonesia) vs (Malaysia) LEE Chong Wei [2]
WS – TAI Tzu Ying ( Taiwan) vs ( China) WANG Shixian [6]
MS – TIAN Houwei [6] (China) vs (Denmark) Jan O JORGENSEN [5]
MD – CHAI Biao [5]/HONG Wei (China) vs (Denmark) Mads CONRAD-PETERSEN/Mads Pieler KOLDING
Lapangan 2 (Mulai pukul 15.00 WIB)

XD – XU Chen [5]/MA Jin (China) vs (China) LU Kai/HUANG Yaqiong
XD – ZHANG Nan [1]/ZHAO Yunlei (China) vs (Korea) KO Sung Hyun [3]/KIM Ha Na

04/06/2016

Nanti Babak semifinal BCA INDONESIA OPEN Live di Trans7

30/04/2016

BAC 2016
SF-XD
Zhang Nan [1/Zhao Yunlei [CHN]-Ko Sung Hyun [4/Kim Ha Na [KOR]
21-19 21-11

30/04/2016

BAC 2016
SF-MS
Chen Long [1[CHN]-Tian Houwei [5[CHN]
21-14 21-16

10/01/2015

ni Alasan Tommy Hengkang dari Pelatnas

Pebulutangkis Tommy Sugiarto kembali meninggalkan pelatnas PP PBSI. Setelah sempat keluar dari Cipayung pada 2010 lalu, lalu balik kucing 2013, tahun ini Tommy memutuskan berlatih di klubnya PB Pelita Bakrie Jakarta.

Dari surat elektronik PP PBSI kemarin (9/1) menyatakan Tommy mengundurkan diri per Selasa (6/1) lalu. Alasan yang dikemukakan oleh anak kedua dari tiga bersaudara adalah permainannya kurang bisa berkembang

Gelagat Tommy kurang sreg dengan pelatih tunggal putra pelatnas Hendy Saputra sudah terlihat sejak pergantian Juni lalu. Sejak Joko Supriyanto keluar dari pelatnas, pemain kelahiran Jakarta itu tak pernah berlatih dengan suksesor Joko itu.

Malah dalam pantauan Jawa Pos, Tommy berlatih dengan Budi Santoso, asisten pelatih tunggal putra. Sempat ditanyakan kepada Tommy ketika itu, anak legenda bulutangkis Indonesia Icuk Sigiarto itu mengatakan masalah kenyamanan.

Sedang Tommy ketika dihubungi kemarin membenarkan kalau dirinya mundur dari pelatnas. Keputusan mundur ini sudah dipikirkan sejak lama. Bahkan sebelum Tommy tersingkir di babak penyisihan superseries finals di Dubai bulan lalu.

"Saya bertanya kepada diri saya pribadi, apakah saya sudah puas dengan kondisi saya? Di 2014, prestasi terbaik saya adalah semifinalis kejuaraan dunia. Tak ada satu gelar yang saya menangi," ucap pemain berusi 26 tahun tersebut.

Berdasar fakta tak memenangi satu gelar pun tahun lalu, status pelatnas membuat Tommy merasa menemui pressure cukup besar. Akhirnya pilihan mundur dari pelatnas menjadi yang terbaik buat Tommy.

Lantas apakah Tommy akan bersedia dipanggil memperkuat Indonesia jika dibutuhkan? "Saya selalu siap. Termasuk Olimpiade, Piala Sudirman, maupun Piala Thomas. Saya ingin memperbaiki diri di luar pelatnas ini," ucap Tommy.

Sementara itu, ayah Tommy sekaligus pelatih Tommy di PB Pelita Bakrie Icuk mengatakan mendukung penuh keputusan sang anak. Icuk tak mau campur tangan dengan keputusan Tommy yang cukup berpengaruh buat masa depan karirnya itu.

Source: Jpnn.com

10/01/2015

Menpora Inginkan Intelijen Olahraga buat SEA Games

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengakui kelemahan Indonesia selama ini memang jarang mengintip perkembangan atlet dan prestasi olahraga di negara-negara lain karena tidak punya intelijen "sport" yang canggih.

"Kita tidak punya intelijen 'sport' yang canggih untuk memastikan negara-negara lain siap mengirimkan atlet-atlet terbaiknya, apakah dari level satu atau dua," katanya.

Makanya, kata Imam, Satlak Prima dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sudah diminta untuk melihat nomor-nomor tertentu yang perlu dibidik, sebagaimana dilakukan negara-negara tetangga.

Meksi begitu, Nahrawi optimistis Indonesia bisa meraih juara umum pada ajang SEA Games XXVIII yang berlangsung di Singapura, Juni 2015. "Saya sudah perintahkan Satlak Prima (Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas) menyiapkan sebaik mungkin, semaksimal mungkin," katanya saat meninjau GOR Jatidiri Semarang, Jumat.

Menurut dia, Satlak Prima sudah diminta menyiapkan atlet-atlet yang akan bertarung di SEA Games XXVIII di Singapura agar Indonesia tidak hanya menjadi "runner up" melainkan juara umum.

Ia menjelaskan setidaknya ada dua upaya yang harus dilakukan, yakni memompa semangat para atlet dan kejelian membidik nomor cabang-cabang olahraga tertentu yang memungkinkan direbut.

"Pertama memompa semangat para atlet. Kedua, harus jeli pada nomor-nomor cabor yang memungkinkan dan tidak ada rintangan yang berarti. Insya Allah, target juara umum bisa dicapai," katanya.

Ditanya cabang-cabang olahraga yang dibidik perolehan emasnya pada SEA Games XXVIII Singapura, ia menyebutkan, di antaranya cabang bulu tangkis, panahan, angkat besi, dan atletik. "Saya kira, kita juga akan mencuri dari cabor-cabor lain juga," tukasnya.

Imam mengakui kelemahan Indonesia selama ini memang jarang mengintip perkembangan atlet dan prestasi olahraga di negara-negara lain karena tidak punya intelijen "sport" yang canggih.

"Kita tidak punya intelijen 'sport' yang canggih untuk memastikan negara-negara lain siap mengirimkan atlet-atlet terbaiknya, apakah dari level satu atau dua," katanya.

Makanya, kata Imam, Satlak Prima dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sudah diminta untuk melihat nomor-nomor tertentu yang perlu dibidik, sebagaimana dilakukan negara-negara tetangga.

Source: kompas.com

10/01/2015

Draw Semi Finals Granular - Thailand International Challenge 2015 (10/01)

[Main Location - Court 2]
Starting at 13.00 WIB

Mixed Dubles
Thanadol Jumpanoi/Thidarat Kleebyeesoon [THA] vs Sol Kyu Choi/Yoo Jung Chae [3][KOR]

Women's Singles
Liang Xiaoyu [6][SIN] vs Supanida Katethong [THA]

Men's Singles
Kim D**g Hoon [11][KOR] vs Suppanyu Avihingsanon [2][THA]

Men's Doubles
Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi [4][INA] vs Tan Wee Gieen/Teo Ee Yi [MAS]

Women's Doubles
Chae Yoo Jung/Kim Ji Won [KOR] vs Jongkonphan Kittiharakul/Rawinda Prajongjai [2][THA]

[Main Location - Court 2]
Starting at 13.00 WIB

Mixed Dubles
Kim Duck Young/Go Ah Ra [KOR] vs Tan Chee Tean/Shevon Jemie Lai [2][MAS]

Women's Singles
Lee Jang Mi [7][KOR] vs Kim Kim Hyo [3][KOR]

Men's Singles
Lee Hyun Il [1][KOR] vs Jeon Hyeok Jin [14][KOR]

Women's Doubles
Keshya Nurvita Hanadia/Devi Tika Permatasari [3][INA] vs Duanganong Aroonkesorn/Kunchala Voravichitchaikul [1][THA]

Men's Doubles
Cholprasertsuk Kritti/Tovannakasem Samatcha [THA] vs Chan Jun Bong/Kim Duck Young [KOR]

• Indonesia berhasil meloloskan 2 wakil ke babak semi final.
• Thailand Time = GMT+7, WIB Time = GMT+7

Source: Tournamentsoftware.com

04/08/2014

Haiii Member QBKI pasti pada kangen yh sama Quis Di sini tenang aja tar A1 ngadain Quis Astec Indonesia Ic 2014 (Tunggal) :)

yg mau jadi Sponsored Quis Astec Indonesia Ic 2014 Silakan Comen

A1

03/08/2014

Hallo Member QBKI . . .

Udah lama gak ketemu,

A6 datang nih ? ? ?

'Coment Anda'

13/01/2014

Yg belum masuk draw sihlakan Daftar sekarang di komentar ini, hanya 4 kuota saja
Format nama [provinsi]

Address

Banten

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Quis Badminton kebangsaan indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share