Caption hijrah

Caption hijrah yok hijrah๏ฟฝ

07/10/2022

Perempuan yang paling beruntung itu bukanlah perempuan yang mendapatkan suami yang kaya raya akan tetapi perempuan yang mendapatkan suami yang setia, penyayang dan bertanggung jawab dunia dan akhiratnya๐Ÿ˜Š๐ŸŒน

07/10/2022

Herayati si anak tukang becak, mungkin beberapa orang masih mengingat kisahnya tahun lalu. Pada tahun 2018 lalu, Herayati si anak tukan...

06/10/2022

Tenang kamu tidak hancur, kamu sedang dibentuk bersabar untuk saat ini Allah sedang merencanakan rezekimu. Pribadimu dan kebahagiaanmu๐Ÿ˜Š๐ŸŒนAamiin๐Ÿคฒ๐Ÿป

31/08/2022

๐™ฟ๐šŽ๐š›๐šŽ๐š–๐š™๐šž๐šŠ๐š— ๐š™๐šŽ๐š๐šŠ๐š—๐š ๐š•๐šŠ๐š‘ ๐š™๐š›๐š’๐š—๐šœ๐š’๐š™ ๐š’๐š—๐š’๐Ÿฆ‹

๐š‚๐šŠ๐šข๐šข๐š’๐š๐šŠ๐š๐š’๐š—๐šŠ ๐šŠ๐š’๐šœ๐šข๐šŠ๐š‘ ๐š‹๐šŽ๐š›๐š”๐šŠ๐š๐šŠ :
" ๐™น๐šŠ๐š—๐š๐šŠ๐š—๐š•๐šŠ๐š‘ ๐šŽ๐š—๐š๐š”๐šŠ๐šž ๐š‹๐šŽ๐š›๐š‹๐šŠ๐š—๐š๐š๐šŠ ๐š๐š’๐š›๐š’ ๐š“๐š’๐š”๐šŠ ๐š๐š’๐šŒ๐š’๐š—๐š๐šŠ๐š’ ๐š“๐šž๐š๐šŠ๐šŠ๐š— ๐š•๐šŠ๐š”๐š’-๐š•๐šŠ๐š”๐š’. ๐™ฑ๐šŠ๐š—๐š๐š๐šŠ๐š•๐šŠ๐š‘ ๐š๐š’๐š›๐š’ ๐šŠ๐š™๐šŠ๐š‹๐š’๐š•๐šŠ ๐š๐š’ ๐šŒ๐š’๐š—๐š๐šŠ๐š’ ๐š˜๐š•๐šŽ๐š‘ ๐šœ๐šŠ๐š๐šž ๐š•๐šŠ๐š”๐š’-๐š•๐šŠ๐š”๐š’ ๐šข๐šŠ๐š—๐š ๐š๐š’๐š๐šŠ๐š” ๐š–๐šŽ๐š—๐šŒ๐š’๐š—๐š๐šŠ๐š’ ๐š“๐šž๐š๐šŠ๐šŠ๐š— ๐š™๐šŽ๐š›๐šŽ๐š–๐š™๐šž๐šŠ๐š— "๐Ÿฆ‹

31/08/2022

โ€œSifat malu itu Baik, maka lebih baik jika ada pada Perempuan.โ€œ

_Habib Umar bin Hafidz_

31/08/2022

Tentang perjuangan seorang pendosa mencari jalan kembali kepada Rabb-nya.

Mungkin, kita sering mendengar โ€œpengorbananโ€ saudara muslim yang sedang berusaha berhijrah ke jalan Allah.

Mulai dari yang berhijab lebar hingga bercadar yang sulit mencari pekerjaan

Yang resign dari lembaga riba lalu hidupnya dimulai dengan pas-pasan

Yang berhenti dari pekerjaan melanggar syariโ€™at dan tak memiliki pendapatan

Juga mereka yang sedang berjuang di atas sunnah dan menjadi bahan olok-olokan.

Dunia yang mereka korbankan, semata-mata demi mencari ridho Allah Azza wa Jalla.

Demi Allah, itu semua tidaklah mudah, kecuali dengan hidayah.

Dimana sekarang manusia berlomba-lomba mengejar dunia dan semakin luntur agamanya, adapun sebagian yang lain berdarah-darah untuk istiqomah sambil menggadaikan dunianya.

โ€œ๐’๐ข๐š๐ฉ๐š ๐๐ข๐ซ๐ข ๐ค๐ข๐ญ๐š ๐ฒ๐š๐ง๐  ๐ฌ๐ž๐›๐ž๐ง๐š๐ซ๐ง๐ฒ๐š ๐š๐๐š๐ฅ๐š๐ก ๐›๐ฎ๐ค๐š๐ง ๐ฌ๐ข๐š๐ฉ๐š ๐ค๐ข๐ญ๐š ๐ฆ๐š๐ฌ๐š ๐ฅ๐š๐ฅ๐ฎ, ๐›๐ฎ๐ค๐š๐ง ๐ฌ๐ข๐š๐ฉ๐š ๐ค๐ข๐ญ๐š ๐๐ข ๐ฆ๐š๐ฌ๐š ๐ฌ๐ž๐ค๐š๐ซ๐š๐ง๐  ๐ญ๐š๐ฉ๐ข ๐ฌ๐ข๐š๐ฉ๐š ๐๐ข๐ซ๐ข ๐ค๐ข๐ญ๐š ๐ค๐ž๐ญ๐ข๐ค๐š ๐ฆ๐ž๐ง๐ข๐ง๐ ๐ ๐š๐ฅ ๐๐ฎ๐ง๐ข๐šโ€ - Ustadz Maududi Abdullah Lc ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡

Bantulah aku mengubur masa laluku, bantulah aku istiqomah, nasehatilah, doakanlah.

Semoga Allah wafatkan aku dan kamu diatas husnul khotimah Aamiin Allahuma Aamiin๐Ÿคฒ๐Ÿ’š

KISAH RINGKAS ISRA MI'RAJ NABI MUHAMMAD SAWAssalamuโ€™alaikum warahmatullah wabarakatuhุงู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„...
02/03/2022

KISAH RINGKAS ISRA MI'RAJ NABI MUHAMMAD SAW

Assalamuโ€™alaikum warahmatullah wabarakatuh

ุงู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡

Pada suatu malam Nabi Muhammad SAW berada di Hijir Ismail
dekat Kaโ€™bah al Musyarrofah, saat itu Beliau berbaring diantara paman Beliau,
Sayyiduna Hamzah dan sepupu Beliau, Sayyiduna Jakfar bin Abi Thalib,

Tiba-tiba Malaikat Jibril, Mikail dan Israfil menghampiri Beliau lalu membawa Beliau
ke arah sumur zamzam, setibanya di sana kemudian mereka merebahkan
tubuh Rasulullah untuk dibelah dada Beliau oleh Jibril AS.

Dalam riwayat lain disebutkan suatu malam terbuka atap rumah Beliau SAW,
kemudian turun Jibril AS, lalu Jibril membelah dada Beliau yang mulya
sampai di bawah perut Beliau, lalu Jibril berkata kepada Mikail:
โ€œDatangkan kepadaku nampan dengan air zam-zam agar
aku bersihkan hatinya dan aku lapangkan dadanyaโ€.

Dan perlu diketahui bahwa penyucian ini bukan berarti hati Nabi kotor, tidak,
justru Nabi sudah diciptakan oleh Allah dengan hati yang paling suci dan mulya,
hal ini tidak lain untuk menambah kebersihan diatas kebersihan,
kesucian diatas kesucian, dan untuk lebih memantapkan dan menguatkan hati Beliau,
karena akan melakukan suatu perjalanan maha dahsyat dan penuh hikmah serta
sebagai kesiapan untuk berjumpa dengan Allah SWT.

Kemudian Jibril AS mengeluarkan hati Beliau yang mulya lalu menyucinya tiga kali,
kemudian didatangkan satu nampan emas dipenuhi hikmah dan keimanan,
kemudian dituangkan ke dalam hati Beliau, maka penuhlah hati itu dengan kesabaran,
keyakinan, ilmu dan kepasrahan penuh kepada Allah, lalu ditutup kembali oleh Jibril AS.

Setelah itu disiapkan untuk Baginda Rasulullah binatang Buroq lengkap dengan pelana dan
kendalinya, binatang ini berwarna putih, lebih besar dari himar lebih rendah dari baghal,
dia letakkan telapak kakinya sejauh pandangan matanya, panjang kedua telinganya,
jika turun dia mengangkat kedua kaki depannya,
diciptakan dengan dua sayap pada sisi pahanya untuk membantu kecepatannya.

Saat hendak menaikinya, Nabi Muhammad merasa kesulitan,
maka meletakkan tangannya pada wajah buroq sembari berkata:
โ€œWahai buroq, tidakkah kamu merasa malu, demi Allah tidak ada Makhluk Allah yang
menaikimu yang lebih mulya daripada dia (Rasulullah)โ€,
mendengar ini buroq merasa malu sehingga sekujur tubuhnya berkeringat,
setelah tenang, naiklah Rasulullah keatas punggungnya,
dan sebelum Beliau banyak Anbiyaโ€™ yang menaiki buroq ini.

Dalam perjalanan,
Jibril menemani disebelah kanan Beliau, sedangkan Mikail di sebelah kiri,
menurut riwayat Ibnu Saโ€™ad,
Jibril memegang sanggurdi pelana buroq, sedang Mikail memegang tali kendali.
(Mereka terus melaju, mengarungi alam Allah SWT yang penuh keajaiban dan
hikmah dengan Inayah dan RahmatNya), di tengah perjalanan mereka berhenti
di suatu tempat yang dipenuhi pohon kurma, lantas malaikat Jibril berkata:
โ€œTurunlah disini dan sholatlahโ€, setelah Beliau sholat,
Jibril berkata: โ€œTahukah anda di mana Anda sholat?โ€, โ€œTidakโ€, jawab Beliau,
Jibril berkata: โ€œAnda telah sholat di Thoybah (Nama lain dari Madinah)
dan kesana anda akan berhijrahโ€.

Kemudian buroq berangkat kembali melanjutkan perjalanan,
secepat kilat dia melangkahkan kakinya sejauh pandangan matanya, tiba-tiba Jibril berseru: โ€œberhentilah dan turunlah anda serta sholatlah di tempat ini!โ€,
setelah sholat dan kembali ke atas buroq,
Jibril memberitahukan bahwa Beliau sholat di Madyan, di sisi pohon dimana dahulu Musa
bernaung dibawahnya dan beristirahat saat dikejar-kejar tentara Firaun.

Dalam perjalanan selanjutnya Nabi Muhammad turun di Thur Sinaโ€™,
sebuah lembah di Syam, tempat dimana Nabi Musa berbicara dengan Allah SWT,
Beliau pun sholat di tempat itu.
Kemudian Beliau sampai di suatu daerah yang tampak kepada Beliau istana-istana Syam,
Beliau turun dan sholat disana.
Kemudian Jibril memberitahukan kepada beliau dengan berkata:
โ€œAnda telah sholat di Bait Lahm (Betlehem, Baitul Maqdis), tempat dilahirkan Nabi Isa bin Maryamโ€.

Setelah melanjutkan perjalanan,
tiba-tiba Beliau melihat Ifrit dari bangsa Jin yang mengejar Beliau dengan semburan api,
setiap Nabi menoleh Beliau melihat Ifrit itu.
Kemudian Jibril berkata: โ€œTidakkah aku ajarkan kepada anda beberapa kalimat,
jika anda baca maka akan memadamkan apinya dan terbalik kepada wajahnya lalu dia binasa?โ€
Kemudian Jibril AS memberitahukan doa tersebut kepada Rasulullah.

Setelah itu mereka melanjutkan perjalanan sampai akhirnya bertemu dengan suatu kaum
yang menanam benih pada hari itu dan langsung tumbuh besar dan dipanen hari itu juga,
setiap kali dipanen kembali seperti awalnya dan begitu seterusnya,
melihat keanehan ini Beliau SAW bertanya:
โ€œWahai Jibril, siapakah mereka itu?โ€,
Jibril menjawab:โ€ mereka adalah para Mujahid fi sabilillah, orang yang mati syahid
di jalan Allah, kebaikan mereka dilipatgandakan sampai 700 kali.

Kemudian beberapa saat kemudian Beliau mencium bau wangi semerbak,
Beliau bertanya: โ€œWahai Jibril bau wangi apakah ini?โ€, โ€œ
Ini adalah wanginya Masyithoh, wanita yang menyisir anak Firaun, dan anak-anaknyaโ€,
jawab Jibril AS. Masyitoh adalah tukang sisir anak perempuan Firaun,

Kemudian di tengah perjalanan, Beliau juga bertemu dengan sekelompok kaum yang
menghantamkan batu besar ke kepala mereka sendiri sampai hancur,
setiap kali hancur, kepala yang remuk itu kembali lagi seperti semula dan begitu seterusnya.
Jibril menjelaskan bahwa mereka adalah manusia yang merasa berat untuk
melaksanakan kewajiban sholat.

Kemudian Beliau juga bertemu sekelompok kaum, di hadapan mereka ada daging
yang baik yang sudah masak, sementara di sisi lain ada daging yang mentah lagi busuk,
tapi ternyata mereka lebih memilih untuk menyantap daging yang mentah lagi busuk,
ketika Rasulullah menanyakan perihal ini,
Jibril menjawab: โ€œMereka adalah manusia yang sudah mempunyai isteri yang halal untuknya,
tapi dia justru berzina (berselingkuh) dengan wanita yang jelek (hina),
dan begitup**a mereka adalah para wanita yang mempunyai suami yang halal baginya
tapi justru dia mengajak laki-laki lain untuk berzina dengannyaโ€.

Ketika Beliau melanjutkan perjalanan, tiba-tiba seseorang memanggil Beliau
dari arah kanan: โ€œWahai Muhammad, aku meminta kepadamu agar kamu melihat akuโ€,
tapi Rasulullah tidak memperdulikannya.
Kemudian Jibril menjelaskan bahwa itu adalah panggilan Yahudi, seandainya Beliau
menjawab panggilan itu maka umat beliau akan menjadi Yahudi.
Begitu p**a Beliau mendapat seruan serupa dari sebelah kirinya,
yang tidak lain adalah panggilan nashrani, namun Nabi tidak menjawabnya.

Kemudian tiba-tiba muncul di hadapan Beliau seorang wanita dengan
segala perhiasan di tangannya dan seluruh tubuhnya, dia berkata:
โ€œWahai Muhammad lihatlah kepadakuโ€, tapi Rasulullah tidak menoleh kepadanya,
Jibril berkata: โ€œWahai Nabi itu adalah dunia, seandainya anda menjawab panggilannya
maka umatmu akan lebih memilih dunia daripada akhiratโ€.

Demikianlah perjalanan ditempuh oleh Beliau SAW dengan ditemani Jibril dan Mikail,
begitu banyak keajaiban dan hikmah yang beliau temui dalam perjalanan itu sampai
akhirnya Beliau berhenti di Baitul Maqdis (Masjid al Aqsho).
Beliau turun dari Buraq lalu mengikatnya pada salah satu sisi pintu masjid,
yakni tempat dimana biasanya Para Nabi mengikat buraq di sana.
Kemudian Beliau masuk ke dalam masjid bersama Jibril AS, masing-masing sholat dua rakaat.
Setelah itu sekejab mata tiba-tiba masjid sudah penuh dengan sekelompok manusia,
ternyata mereka adalah para Nabi yang diutus oleh Allah SWT.
Kemudian dikumandangkan adzan dan iqamah, lantas mereka berdiri bershof-shof
menunggu siapakah yang akan mengimami mereka, kemudian Jibril AS memegang
tangan Rasulullah SAW lalu menyuruh Beliau untuk maju,
kemudian mereka semua sholat dua rakaat dengan Rasulullah sebagai imam.
Beliaulah Imam (Pemimpin) para Anbiyaโ€™ dan Mursalin.

Setelah itu Rasulullah SAW merasa haus,
lalu Jibril membawa dua wadah berisi khamar dan susu,
Rasulullah memilih wadah berisi susu lantas meminumnya,
Jibril berkata: โ€œSungguh anda telah memilih kefitrahan yaitu al Islam, jika anda memilih
khamar niscaya umat anda akan menyimpang dan sedikit yang mengikuti syariat andaโ€.

Kemudian setelah Beliau menyempurnakan segalanya, maka tiba saatnya Beliau
melakukan miโ€™raj yakni naik bersama Jibril menembus langit satu persatu
sampai akhirnya berjumpa dengan Khaliq-nya.

Setelah melakukan Israโ€™ dari Makkah al Mukarromah sampai ke Masjid al Aqsha,
Baitul Maqdis, kemudian Beliau disertai malaikat Jibril AS siap untuk melakukan
Miโ€™raj yakni naik menembus berlapisnya langit ciptaan Allah yang Maha Perkasa sampai
akhirnya Beliau SAW berjumpa dengan Allah dan berbicara dengan Nya,
yang intinya adalah beliau dan umat ini mendapat perintah sholat lima waktu.
Sungguh merupakan nikmat dan anugerah yang luar biasa bagi umat ini,
di mana Allah SWT memanggil Nabi-Nya secara langsung untuk memberikan dan
menentukan perintah ibadah yang sangat mulya ini.
Cukup kiranya hal ini sebagai kemulyaan ibadah sholat.
Sebab ibadah lainnya diperintah hanya dengan turunnya wahyu kepada beliau,
namun tidak dengan ibadah sholat,
Allah memanggil Hamba yang paling dicintainya yakni
Nabi Muhammad SAW ke hadirat Nya untuk menerima perintah ini.

Ketika beliau dan Jibril sampai di depan pintu langit dunia (langit pertama),
ternyata disana berdiri malaikat yang bernama Ismail, malaikat ini tidak pernah naik
ke langit atasnya dan tidak pernah p**a turun ke bumi kecuali disaat meninggalnya
Rasulullah SAW, dia memimpin 70 ribu tentara dari malaikat,
yang masing-masing malaikat ini membawahi 70 ribu malaikat p**a.
Jibril meminta izin agar pintu langit pertama dibuka,
maka malaikat yang menjaga bertanya:โ€œSiapakah ini?โ€
Jibril menjawab: โ€œAku Jibril.โ€
Malaikat itu bertanya lagi: โ€œSiapakah yang bersamamu?โ€
Jibril menjawab: โ€œMuhammad saw.โ€
Malaikat bertanya lagi: โ€œApakah beliau telah diutus (diperintah)?โ€
Jibril menjawab: โ€œBenarโ€.
Setelah mengetahui kedatangan Rasulullah malaikat yang bermukim disana
menyambut dan memuji beliau dengan berkata:
โ€œSelamat datang, semoga keselamatan menyertai anda wahai saudara dan pemimpin,
andalah sebaik-baik saudara dan pemimpin serta paling utamanya makhluk yang datangโ€.

Maka dibukalah pintu langit dunia iniโ€.
Setelah memasukinya beliau bertemu Nabi Adam dengan bentuk dan
postur sebagaimana pertama kali Allah menciptakannya.
Nabi saw bersalam kepadanya, Nabi Adam menjawab salam beliau seraya berkata:
โ€œSelamat datang wahai anakku yang sholeh dan nabi yang sholehโ€.
Di kedua sisi Nabi Adam terdapat dua kelompok,
jika melihat ke arah kanannya, beliau tersenyum dan berseri-seri,
tapi jika memandang kelompok di sebelah kirinya, beliau menangis dan bersedih.
Kemudian Jibril AS menjelaskan kepada Rasulullah, bahwa kelompok disebelah
kanan Nabi Adam adalah anak cucunya yang bakal menjadi penghuni surga sedang
yang di kirinya adalah calon penghuni neraka.
Kemudian Rasulullah melanjutkan perjalanannya di langit pertama ini,
tiba-tiba pandangan beliau tertuju pada kelompok manusia yang dihidangkan daging
panggang dan lezat di hadapannya, tapi mereka lebih memilih untuk menyantap
bangkai disekitarnya. Ternyata mereka adalah manusia yang s**a berzina,
meninggalkan yang halal untuk mereka dan mendatangi yang haram.
Kemudian beliau berjalan sejenak, dan tampak di hadapan beliau suatu kaum dengan
perut membesar seperti rumah yang penuh dengan ular-ular, dan isi perut mereka ini dapat
dilihat dari luar, sehingga mereka sendiri tidak mampu membawa perutnya yang besar itu.
Mereka adalah manusia yang s**a memakan riba.
Disana beliau juga menemui suatu kaum, daging mereka dipotong-potong lalu
dipaksa agar memakannya, lalu dikatakan kepada mereka:
โ€œmakanlah daging ini sebagaimana kamu memakan daging saudaramu di dunia,
yakni menggunjing atau berghibahโ€.

Kemudian beliau naik ke langit kedua, seperti sebelumnya malaikat penjaga bertanya
seperti pertanyaan di langit pertama.
Akhirnya disambut kedatangan beliau SAW dan Jibril AS seperti sambutan sebelumnya.
Di langit ini beliau berjumpa Nabi Isa bin Maryam dan Nabi Yahya bin Zakariya,
keduanya hampir serupa baju dan gaya rambutnya.
Masing-masing duduk bersama umatnya.
Nabi saw menyifati Nabi Isa bahwa dia berpostur sedang,
putih kemerah-merahan warna kulitnya, rambutnya lepas terurai seakan-akan
baru keluar dari hammam, karena kebersihan tubuhnya.
Nabi menyerupakannya dengan sahabat beliau โ€˜Urwah bin Masโ€™ud ats Tsaqafi.
Nabi bersalam kepada keduanya, dan dijawab salam beliau disertai sambutan:
โ€œSelamat datang wahai saudaraku yang sholeh dan nabi yang sholehโ€.

Kemudian tiba saatnya beliau melanjutkan ke langit ketiga,
setelah disambut baik oleh para malaikat, beliau berjumpa dengan Nabi Yusuf bin Yaโ€™kub.
Beliau bersalam kepadanya dan dibalas dengan salam yang sama seperti salamnya Nabi Isa.
Nabi berkomentar: โ€œSungguh dia telah diberikan separuh ketampananโ€.
Dalam riwayat lain, beliau bersabda: โ€œDialah paling indahnya manusia yang diciptakan Allah,
dia telah mengungguli ketampanan manusia lain ibarat cahaya bulan purnama
mengalahkan cahaya seluruh bintangโ€.

Ketika tiba di langit keempat, beliau berjumpa Nabi Idris AS.
Kembali beliau mendapat jawaban salam dan doa yang sama seperti Nabi-Nabi sebelumnya.

Di langit kelima, beliau berjumpa Nabi Harun bin โ€˜Imran AS, separuh janggutnya hitam dan
seperuhnya lagi putih (karena uban), lebat dan panjang.
Di sekitar Nabi Harun tampak umatnya sedang khusyuโ€™ mendengarkan petuahnya.

Setelah sampai di langit keenam, beliau berjumpa beberapa nabi dengan umat
mereka masing-masing, ada seorang nabi dengan umat tidak lebih dari 10 orang,
ada lagi dengan umat di atas itu, bahkan ada lagi seorang nabi yang tidak ada pengikutnya.
Kemudian beliau melewati sekelompok umat yang sangat banyak menutupi ufuk,
ternyata mereka adalah Nabi Musa dan kaumnya. Kemudian beliau diperintah agar
mengangkat kepala beliau yang mulya, tiba-tiba beliau tertegun dan kagum karena
pandangan beliau tertuju pada sekelompok umat yang sangat banyak,
menutupi seluruh ufuk dari segala sisi, lalu ada suara:
โ€œItulah umatmu, dan selain mereka terdapat 70 ribu orang yang masuk surga tanpa hisab โ€œ.

Pada tahapan langit keenam inilah beliau berjumpa dengan Nabi Musa AS,
seorang nabi dengan postur tubuh tinggi, putih kemerah-merahan kulit beliau.
Nabi saw bersalam kepadanya dan dijawab oleh beliau disertai dengan doa.
Setelah itu Nabi Musa berkata: โ€œManusia mengaku bahwa aku adalah paling mulyanya
manusia di sisi Allah, padahal dia (Rasulullah saw) lebih mulya di sisi Allah daripada akuโ€.
Setelah Rasulullah melewati Nabi Musa, Beliau menangis.
Kemudian ditanya akan hal tersebut. Beliau menjawab: โ€œAku menangis karena seorang
pemuda yang diutus jauh setelah aku, tapi umatnya lebih banyak masuk surga daripada umatkuโ€.

Kemudian Rasulullah saw memasuki langit ketujuh, di sana beliau berjumpa
Nabi Ibrahim AS sedang duduk di atas kursi dari emas di sisi pintu surga sambil menyandarkan punggungnya pada Baitul Makmur, di sekitarnya berkumpul umatnya.
Setelah Rasulullah bersalam dan dijawab dengan salam dan doa serta sambutan yang baik,
Nabi Ibrahim berpesan: โ€œPerintahkanlah umatmu untuk banyak menanam tanaman surga,
sungguh tanah surga sangat baik dan sangat luasโ€.
Rasulullah bertanya: โ€œApakah tanaman surga itu?โ€,
Nabi Ibrahim menjawab: โ€œ(Dzikir) Laa haula wa laa quwwata illa billahil โ€˜aliyyil โ€˜adziimโ€œ.
Dalam riwayat lain beliau berkata:
โ€œSampaikan salamku kepada umatmu, beritakanlah kepada mereka bahwa surga sungguh
sangat indah tanahnya, tawar airnya dan tanaman surgawi adalah
Subhanallah wal hamdu lillah wa laa ilaaha illallah wallahu akbarโ€.

Kemudian Rasulullah diangkat sampai ke Sidratul Muntaha, sebuah pohon amat besar
sehingga seorang penunggang kuda yang cepat tidak akan mampu untuk mengelilingi
bayangan di bawahnya sekalipun memakan waktu 70 tahun.
Dari bawahnya memancar sungai air yang tidak berubah bau, rasa dan warnanya,
sungai susu yang putih bersih serta sungai madu yang jernih.
Penuh dengan hiasan permata zamrud dan sebagainya sehingga tidak seorang pun
mampu melukiskan keindahannya. Kemudian beliau saw diangkat sampai akhirnya
berada di hadapan telaga Al Kautsar, telaga khusus milik beliau saw.

Setelah itu beliau memasuki surga dan melihat disana berbagai macam kenikmatan
yang belum pernah dipandang mata, didengar telinga dan terlintas dalam hati setiap insan.
Begitu p**a ditampakkan kepada beliau neraka yang dijaga oleh malaikat Malik,
malaikat yang tidak pernah tersenyum sedikitpun dan tampak kemurkaan di wajahnya.
Dalam satu riwayat, setelah beliau melihat surga dan neraka, maka untuk kedua kalinya
beliau diangkat ke Sidratul Muntaha, lalu beliau diliputi oleh awan dengan beraneka warna,
pada saat inilah Jibril mundur dan membiarkan Rasulullah berjalan seorang diri,
karena Jibril tahu hanya beliaulah yang mampu untuk melakukan hal ini,
berjumpa dengan Allah SWT.

Setelah berada di tempat yang ditentukan oleh Allah, tempat yang tidak seorang
makhlukpun diizinkan berdiri disana, tempat yang tidak seorangpun makhluk mampu
mencapainya, beliau melihatNya dengan mata beliau yang mulya.
Saat itu langsung beliau bersujud di hadapan Allah SWT.
Allah berfirman: โ€œWahai Muhammad.โ€
โ€œLabbaik wahai Rabbkuโ€, sabda beliau.
โ€œMintalah ses**a hatimuโ€, firman Nya.
Nabi bersabda: โ€œYa Allah,
Engkau telah menjadikan Ibrahim sebagai Khalil (kawan dekat),
Engkau mengajak bicara Musa,
Engkau berikan Dawud kerajaan dan kekuasaan yang besar,
Engkau berikan Sulaiman kerajaan agung lalu ditundukkan kepadanya jin,
manusia dan syaitan serta angin,
Engkau ajarkan Isa at Taurat dan Injil dan
Engkau jadikan dia dapat mengobati orang yang buta dan belang serta
menghidupkan orang matiโ€.

Kemudian Allah berfirman: โ€œSungguh Aku telah menjadikanmu sebagai kekasihKuโ€.
Dalam Shohih Imam Muslim diriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik,
bahwa Rasulullah bersabda:โ€ โ€ฆ kemudian Allah mewajibkan kepadaku (dan umat) 50 sholat
sehari semalam, lalu aku turun kepada Musa (di langit ke enam),
lalu dia bertanya:โ€œApa yang telah Allah wajibkan kepada umat anda?โ€

Aku menjawab: โ€œ50 sholatโ€,
Musa berkata: โ€œkembalilah kepada Rabbmu dan mintalah keringanan sebab
umatmu tidak akan mampu untuk melakukannyaโ€,
Maka aku kembali kepada Allah agar diringankan untuk umatku, lalu diringankan 5 sholat
(jadi 45 sholat), lalu aku turun kembali kepada Musa, tapi Musa berkata:
โ€œSungguh umatmu tidak akan mampu melakukannya,
maka mintalah sekali lagi keringanan kepada Allahโ€.
Maka aku kembali lagi kepada Allah, dan demikianlah terus aku kembali kepada Musa
dan kepada Allah sampai akhirnya Allah berfirman:
โ€œWahai Muhammad, itu adalah kewajiban 5 sholat sehari semalam,
setiap satu sholat seperti dilipatgandakan menjadi 10, maka jadilah 50 sholatโ€.

Maka aku beritahukan hal ini kepada Musa, namun tetap dia berkata:
โ€œKembalilah kepada Rabbmu agar minta keringananโ€,
Maka aku katakan kepadanya:
โ€œAku telah berkali-kali kembali kepadaNya sampai aku malu kepadaNYaโ€.

Setelah beliau menerima perintah ini, maka beliau turun sampai akhirnya menaiki
buraq kembali ke kota Makkah al Mukarromah, sedang saat itu masih belum tiba fajar.
Pagi harinya beliau memberitahukan mukjizat yang agung ini kepada umatnya,
maka sebagian besar diantara mereka mendustakan bahkan mengatakan
nabi telah gila dan tukang sihir, saat itu pertama umat yang membenarkan dan
mempercayai beliau adalah Sayyiduna Abu Bakar,
maka pantaslah beliau bergelar As Shiddiq, bahkan tidak sedikit diantara mereka
yang tadinya beriman, kembali murtad keluar dari syariat.

Sungguh keimanan itu intinya adalah membenarkan dan percaya serta pasrah
terhadap semua yang dibawa dan diberitakan Nabi Muhammad SAW,
sebab beliau tidak mungkin berbohong apalagi berkhianat dalam Risalah dan Dakwah beliau.
Beliaulah Nabi yang mendapat gelar Al Amiin (dipercaya), Ash Shoodiq (selalu jujur) dan
Al Mashduuq (yang dibenarkan segala ucapannya). (AH)

ุงู„ู„ู‡ู… ุตู„ ุนู„ู‰ ุณูŠุฏู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆุนู„ู‰ ุขู„ ุณูŠุฏู†ุง ู…ุญู…ุฏ

Allahumma Sholli 'Ala Sayyidina Muhammad, Wa 'ala Aali Sayyidina Muhammad.

Semoga bermanfaat
Silahkan share

Sumber :
Kitab Al Anwaarul Bahiyyah dan Dzikrayaat wa Munaasabaat, keduanya
Karya Al Imam Al Muhaddits As Sayyid Muhammad bin Alawy al Maliky al Hasany RA,

28/11/2021

5 TANDA ORANG BAIK DAN BIJAK

1. Wajhu Mumbasyar (wajah yang senantiasa menggembirakan)
Dia memiliki penampilan diri yang menyenangkan bila dipandang, murah senyum, hangat percakapan, dan kehadirannya senantiasa dirindukan.

2. Lisanun Na'imah (tutur bahasa yang indah)
Dia memiliki bahasa yang indah meskipun sederhana, mudah difahami dan tidak membuat orang tersinggung.

3. Qolbur Rahmah (hati yang menyenangkan)
Hati adalah cerminan sikap peribadi seseorang. Sikap dan perilakunya memberikan rahmat bagi sekitarnya. Kehadirannya memberi manfaat, kata-kata yang terucap berfaedah buat yang mendengarnya.

4. Shodrul Muftihah (lapang dada)
Jiwanya terbuka, jujur, berterus-terang, dan bertoleransi. Arif menghadapi suasana gembira dan sedih, bijaksana dalam mengambil keputusan.

5. Yadul Muftihah (tangan yang senantiasa terbuka)
Dia senang membantu siapa saja, bahkan tanpa perlu dimintapun dia akan peka untuk membantu.

Semoga kita sentiasa diberikan jiwa dan hati seperti para salafus soleh dan alim ulama'.

Jadikanlah,
Yang indah itu budi.
Yang lembut itu hati.
Yang tipis itu benci.
Yang tebal itu iman.
Yang tajam itu akal.
Yang baik itu sifat.
Yang manis itu senyuman.
Yang rapat itu persaudaraan.

15/11/2021

Bismillah..

Mau pcran, mau tidak, klau aktivitas seperti org pcran,,maaf itu sama saja mendekati zinah...

โœ‹Stop berkholwat baik di dunia nyata atau maya (chat,tlpn) jika tdk ada kepentingan
โœ‹Stop mendekati zinah...

โœ”๏ธKlau seseorang mau serius dan paham maka dia akan Datangi ORG TUANYA, bukan ANAKNYA..

๐Ÿ—ฃUntuk perempuan, kamu itu mahal tdk bisa di beli dgn RAYUAN,GOMBALAN MAUT dan JANJI2 PALSU. Pantasnya kmu di hargai dgn MAHAR...

โœ‹JGN biarkan iffah dan izzah hilang dlm diri mu, karna itu lah jatih diri mu sebagai org wanita muslimah..

โŒ jgn mau di perbudaj NAFSU dan DUNIA, Bukankah musuh mu adalah diri sendiri...

Ketahuilah jatih diri mu, maka kita bisa menghargai,menjaga dan melindungi diri sendiri dan KAPAN kmu tdk paham maka sungguh miris Sekali dan sia2 perjuangan rosullah mengangkat DERAJAT mu wahai sholeha...

โœ”๏ธBentengi diri dgn Ilmu, in syaa Allah kmu akan di melindungi dan di lindungi

Address

Banjarmasin

Opening Hours

09:00 - 17:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Caption hijrah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share