24/01/2020
"Chinese Fan Dance" atau "Tarian Kipas" dianggap sebagai bentuk kuno tarian rakyat, yang awalnya adalah ritual pemujaan dan penghormatan terhadap Dewa Mitologi Cina.
Dewa Dewi pada masa lalu senantiasa menjadikan kipas sebagai alat keperluan. Ditambah lagi, angin merupakan satu tradisi masyarakat cina yang mempercayai "Fung Shui" ialah suatu kepercayaan masyarakat cina yang umumnya tentang suatu pertanda baik dan buruk terhadap sesuatu kehidupan ditempat mereka.
STIKES Suaka Insan Banjarmasin telah melalui Almamater Weeks (AW) XIII yang terselaksanakan pada 20 - 24 Januari 2020, kegiatan ini merupakan suatu moment indah sekaligus berkesan yang pastinya dirasakan seluruh keluarga STIKES Suaka Insan Banjarmasin mulai dari Mahasiswa/i, Dosen STIKES dan seluruh Staff STIKES.
Pada hari ini Jum'at, 24 Januari 2020 adalah penutupan dalam kegiatan AW XIII. Pada moment indah ini UKM Tari STIKES Suaka Insan Banjarmasin mempersembahkan Tarian China "Chinese Fan Dance" atau "Tarian Kipas", dengan harapan membawa kebaikan atau "Fung Shui" yang baik untuk kita semua.
Tidak hanya belajar mengenai kesehatan, kami juga ingin belajar mencintai kebudayaan dari berbagai suku yang ada di Indonesia dengan salah satunya melalui tarian.
Mari kita lestarikan kebudayaan yang ada di Indonesia 😊💜
Salam UKM Tari 😍😍😍
@ STIKes Suaka Insan Banjarmasin