21/06/2026
Di ruang yang penuh kenangan ini, saya kembali berdiri bukan hanya sebagai seniman, tapi juga sebagai murid yang tak pernah lupa akarnya.
Di Sanggar Olah Seni, tempat pertama kali saya belajar serius tentang seni di Bandung, saya memamerkan dua karya sekaligus:
Lukisan potret Alm. Guru saya, ๐ฃ๐ฎ๐ธ ๐ง๐ผ๐ต๐ป๐ ๐๐ผ๐ฒ๐๐ผ๐ฒ๐ณ, yang saya kerjakan dengan penuh hormat dan kerinduan.
Serta karya instalasi berupa bingkai kayu cermin yang memuat tujuh objek wajah guru-guru saya yaitu: ๐๐ฒ๐๐ถ ๐ ๐ฎโ๐บ๐๐ป, ๐ฅ๐๐ฑ๐ ๐ฃ๐ฟ๐ฎ๐ป๐ฎ๐ฑ๐ท๐ฎ๐ท๐ฎ, ๐ง๐ฎ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐๐ฎ๐ป๐ฎ๐ฟ, ๐ฅ๐ฒ๐ฑ๐ต๐ฎ ๐ฆ๐ผ๐ฟ๐ฎ๐ป๐ฎ, ๐ฅ๐ถ๐ป๐ถ ๐๐ต๐ฎ๐ถ๐ฟ๐ถ๐ป ๐๐ฎ๐๐ฎ๐๐ถ, ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐ฆ๐๐ป๐ฎ๐ฟ๐๐ผ dalam perjalanan berkesenian.
Kedua karya tersebut adalah bentuk syukur dan penghargaan saya kepada mereka yang pernah membimbing, mengoreksi, dan membuka mata saya akan dunia seni yang luas.
Terima kasih rekan-rekan seniman yang hadir, berbagi cerita, dan ikut meramaikan pameran ini. ๐ฆ๐ฎ๐ป๐ด๐ด๐ฎ๐ฟ ๐ข๐น๐ฎ๐ต ๐ฆ๐ฒ๐ป๐ถ tetap terasa seperti rumah.
ArtInstallation