01/10/2026
𝗧𝗶𝗹𝗶𝗸 𝗕𝗮𝘁𝘂 #𝟱 — 𝗕𝗮𝘁𝘂 𝗦𝗲𝗸𝗲
Di area kolam Wot Batu, airnya bersumber dari sebuah batu yang mengaliri layaknya mata air.
Batu itu adalah 𝘉𝘢𝘵𝘶 𝘚𝘦𝘬𝘦, “séké” dalam bahasa Sunda berarti mata air. Ditempatkan di pinggir kolam, ia menjadi salah satu pusat sirkulasi air sekaligus titik yang menghidupi ekosistem kecil di sekitarnya.
Air yang muncul dari 𝘉𝘢𝘵𝘶 𝘚𝘦𝘬𝘦 dan mengalir hingga terjatuh di 𝘉𝘢𝘵𝘶 𝘈𝘪𝘳 membentuk sebuah siklus. Air yang menghilang lalu muncul kembali menyiratkan gambaran tentang perjalanan—sesuatu yang terus berlanjut dan menemukan bentuknya kembali setelah sebuah perjalanan berakhir.
Dari instalasi ini, kehidupan kecil di sekitarnya pun turut tumbuh; rumput, lumut, ikan, serangga, hingga berbagai organisme yang mungkin luput dari perhatian. Saat berkunjung, cobalah mendekat ke 𝘉𝘢𝘵𝘶 𝘚𝘦𝘬𝘦, perhatikan detail ukirannya, sentuh permukaannya, dan dengarkan suara gemericik yang menyertainya. Sampai bertemu