01/10/2026
Ketika bencana datang, kebutuhan setiap orang tidak selalu sama. Hari keempat Rural ICT Camp 2026, Kamis (17/9/2026), peserta mengikuti sesi Pembelajaran dan Lokakarya Perspektif Perempuan dalam Modul Internet dan Kebencanaan di Aula 1 BRPBAPPP Maros, yang dipandu Ferdhi Putra, Dini Zakia, dan Ellen Kusuma dari Combine Resource Institution. Diskusi membedah pentingnya menghadirkan perspektif perempuan dan kelompok rentan dalam kesiapsiagaan bencana, termasuk melalui kerangka keamanan holistik yang mencakup aspek fisik, psikososial, dan digital.
Pengalaman peserta dari berbagai wilayah kemudian memperlihatkan bahwa bencana tidak hanya menyisakan persoalan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan kebutuhan perlindungan, akses informasi, ruang aman, hingga pendampingan psikososial yang berbeda bagi perempuan, anak, dan kelompok rentan. Di tengah keterbatasan jaringan komunikasi dan informasi saat darurat, teknologi informasi dan komunikasi (TIK) juga dapat berperan dalam menyebarkan informasi, menghubungkan bantuan, serta memperkuat koordinasi masyarakat dan pemerintah.
Sesi ini menjadi ruang untuk merefleksikan bagaimana modul internet dan kebencanaan dapat terus dikembangkan agar lebih peka terhadap pengalaman perempuan dan kelompok rentan, sekaligus mendorong kesiapsiagaan yang lebih inklusif di tingkat komunitas.