26/06/2021
Krisna Satya menampilkan karya tari yang menelusuri hubungan hubungan tubuh dengan bangunan berdasarkan arsitektur tradisional Bali.
Kosagerak dalam karya ini bersumber dari eksplorasi atas "sikut gegulak" (anatomi tubuh) dalam "sikut satak", salah satu konsep arsitektur tradisional Bali. Karya ini adalah interpretasi bagaimana tubuh turut menentukan dimensi luas, jarak dan bentuk bangunan, sehingga sebuah bangunan punya keunikan masing-masing, sesuai anatomi tubuh. Setelah pertunjukan, jangan lewatkan 'Artist Talk' bersama Krisna Satya untuk menyimak dan mengulik proses kreatif di baliknya.
Mau tahu seperti apa eksperimentasi koreografi ini? Tonton segera penampilannya hanya di . Cek info & jadwal selengkapnya di salihara.org atau klik tautan di bio kami.
Tim Produksi Karya Tari Sikut Awak
Koreografer : Krisna Satya
Penari : - Pande Suari
- Nanda Gayatri
- Komangtrihandayani
- Made Ary Widayanti
Komposer : Pasek Wijaya
Director of photography : Prema Ananda
Asisten cam 1: Gungde Bagus
Asisten cam 2: Beni Suryawan
Offline Editor : Surya Bdot
Online Editor : Prema Ananda
Dokumentasi Foto : Gung Ayu Fajar
Crew : - Ria Andayani
- Mangmus
- Yan Ari
- Galang Bima Putra Windura
- Manik Juliartana Berkis
Lokasi : Omah Blumbungan Sibang Abiansemal,
Institut Seni Indonesia Denpasar
Penarungan
Canggu
UPT Museum Yadnya Mengwi