Aku dan Kamu adalah Amin

Aku dan Kamu adalah Amin Buku antologi puisi dengan judul 'Aku dan Kamu adalah Amin' merupakan sebuah buku yang berisi ungkap

Harapan Anak TaniSebuah siang telah pasrah Angin barat menjadi ibadahPanjatkan harapan-harapan Di negeri agraris memohon...
27/11/2021

Harapan Anak Tani

Sebuah siang telah pasrah
Angin barat menjadi ibadah
Panjatkan harapan-harapan
Di negeri agraris memohon hujan

Siang itu bertekuk dari tebal awan
Sebuah angkasa tak melawan
Kemudian menjelma cinta
Butir-butir hujan kemudian memeluk rimba

Dada yang getar kembali tenang
Elegi anak tani sedikit terbendung
Dari pondok itu, netranya sang tani tenang
Gembira sepanjang kabut memeluk tanah yang sempat gersang

Dahan-dahan bercerita
Kuping menyimak sejuta makna
Sebuah ceria dan tawa menggema
Sepanjang jantung anak tani mengembara

Kie, 27 November 2021.

Usia dan Bait-bait DoaAku tak tahu,Apakah pagi, siang, dan senja milik'kuS'bab kodrat memberitahukanBahwa manusia tak ma...
23/11/2021

Usia dan Bait-bait Doa

Aku tak tahu,
Apakah pagi, siang, dan senja milik'ku
S'bab kodrat memberitahukan
Bahwa manusia tak mampu mendekap semua tanya.

Sepanjang tanya bergelora
Doa-doa menjadi lilin yang menyatu pada darah
Mengalir sepanjang nadi dan dada yang tak usai sesak
Hingga tanya itu merumput sepanjang bening embun bertekuk.

Usia akan mencapai bulan dan bintang
Tapi ozon tak berkabar
Asa telah berkobar dan mengurai ditelan waktu
Tentang jarak yang sandar di labuhan hampa
Kemudian takut mendekap, tinggal bersamaku.

Sedangkan doa berpuisi adalah kepolosan
Aku yang apa adanya
Akan berkabar tentang harapan dan menenangkan dada
Meluruskan tanya yang kadang sesat, sepanjang lika-liku dan rimba.

Kefamenanu, 24 November 2021.

Hujan dan Sebuah Percakapan Oleh: Defri N. SaeLangit biru mendekam harapannya atas terangMendung menekan pekat kekuatan ...
21/11/2021

Hujan dan Sebuah Percakapan
Oleh: Defri N. Sae

Langit biru mendekam harapannya atas terang
Mendung menekan pekat kekuatan air di atas langit tinggi
Bumi mencekam seketika menjadi benderang
Butir-butir bening itu siap menjadi pekabar ke tumit-tumit bumi.

Di pegunungan sana ada deras mengguyur
Menuruni lembah dan tebing-tebing yang dikuasai kemarau
Rintik dan deras hujan menjelma harap tak berkesudahan
Kini, pangkuan bumi menanam basah dan subur.

Percapakan dan tutur dahan-dahan menjadi berseri
Bahasa alam hingga manusia menyatu atas cinta
Atas kesuburan dan kehidupan yang bahagia
Tak tercela titik-titik noda yang menjumpai kebahagiaan.

Sepanjang musim hujan terus berdoa
Alam dan tanaman membawa puji-pujian
Menjadi ikatan tak disudahi sebatas lisan
Kini percakapan itu menjadi siang dan malam diwarnai butir-butir air.

Kefamenanu, 21 November 2021.

Perasaan BerhakOleh: Defri N. SaeKesombongan telah subur sebelum jatuh mengguyurWalaupun ultimat Allah mendekap dalam te...
21/11/2021

Perasaan Berhak
Oleh: Defri N. Sae

Kesombongan telah subur sebelum jatuh mengguyur
Walaupun ultimat Allah mendekap dalam tegur
Niscaya yang berdosa tak boleh keras hati sebelum terkubur
Namun lisan tak dapat merengkuh daging, dunia, dan setan yang menjelma busur-busur.

Busur itu memilih egois
Kepada sesama menjadi lahapan bertahap yang manis
Merasa berhak atas klaim dunia yang sinis
Kepada tangan besi, mereka berjalan atas bengis.

Merasa berhak tak menyudahi bara api
Tak jarang, kosmik menjadi air mata yang sunyi
Manusia menjadi sentral polemik sepanjang surya berotasi
Sepanjang semesta mensyukuri anugerah Ilahi.

Kefamenanu, 21 November 2021.

KesempatanOleh: Defri N. SaeOktober dan November mengisahkan lisanKesempatan-kesempatan yang menang dan gugurSejoli dan ...
19/11/2021

Kesempatan

Oleh: Defri N. Sae

Oktober dan November mengisahkan lisan
Kesempatan-kesempatan yang menang dan gugur
Sejoli dan sekelompok oknum sosial luluh pun mujur
Membelai s**a dan kisah-kisah yang patah

Sebelum musim hujan mengguyur bumi
Para lelaki berburu 'tuk meminang dan menikah
Sebuah keputusan yang jatuh temponya hanya sekali

Kesempatan menuai album-album baru
Menorehkan seluk beluk sejarah manusia
Dan kepada bumi yang dipijak
Menenun derita, air mata dan kesempatan-kesempatan tersembunyi

Sedangkan puisi ini sedang bernyanyi
Mendekap kesempatan yang hampir pergi
Tetapi hati dan isi kepala mendesak jemari yang kadang lalai
Kepada kata-kata, kami bersinergi menjadi satu keutuhan

Kefamenanu, 19 November 2021.

Hujan Bulan NovemberOleh: Defri N. SaeMenjelang pagi, siang, pun malamButir-butir bening lebih mencintai tanah keringIa ...
13/11/2021

Hujan Bulan November

Oleh: Defri N. Sae

Menjelang pagi, siang, pun malam
Butir-butir bening lebih mencintai tanah kering
Ia memilih jatuh berulang-ulang walaupun sakit
Tapi, kesuburan menjadi doanya saat masih manjadi awan.

Tunas-tunas baru memeluk daratan yang sempat kering
Ranting-ranting pohon yang sempat lusuh
Kini diselimuti nyanyian dedaunan segar
Kicauan jenis-jenis burung telah kudengar kembali.

Di perkampungan sana ada cerita bahagia
Berupa amin yang telah tetua ingin peluk sepanjang musim kemarau
Hari ini telah tiba, anak-anak bergembira
Dan gadis manis itu menghitung butir-butir hujan yang mengetuk jendelanya.

Sedangkan di rantauan sana ada harap
Berdoa dan bernyanyi atas nama jarak
Sembari air mata memilih tanah agar sama-sama jatuh bersama hujan
Saat lagu natal berkumandang sepanjang subuh.

Kefamenanu, 13 November 2021.

Semoga menjadi maskulin sepanjang ibadah dan bait-bait doa masih menggema, ayah.Bukan hanya hari raya ayah sedunia, ini ...
12/11/2021

Semoga menjadi maskulin sepanjang ibadah dan bait-bait doa masih menggema, ayah.

Bukan hanya hari raya ayah sedunia, ini karya hidup sejak saya lahir dst.✊

Sebuah KekuatanOleh: Defri N. SaePundak itu sekuat apa?Jika aku bertanya dari bibir jelmaan hati kecilDarimu memberi kek...
12/11/2021

Sebuah Kekuatan

Oleh: Defri N. Sae

Pundak itu sekuat apa?
Jika aku bertanya dari bibir jelmaan hati kecil
Darimu memberi kekuatan yang menjelma kata
'Aku bertanggungjawab atas hidup dan matimu, nak'.

Pundakmu meyakinkan bahwa petra itu mewarnai netraku
Sekuat semesta dengan s**a duka itu
Pada pundak, petra itu kusebut
Bersama nyanyian dan ayat-ayat doa untukmu.

Pundakmu memilih air dan api
Ia membaca kekuatan hari yang kejam
Musim yang berganti kulit, pun beban yang entah menjadi apa, engkau menjadi panglima disana.

Tuhan kita menitipkan ayah yang telah kusebut
Kepada mama, dan kalender-kalender kehidupan sosial
Engkau membungkam luka dan air mata
Maka, kusebut ayah sebagai kekuatan atas s**a dan duka.

'Selamat hari ayah sedunia'

Kefamenanu, 12 November 2021.

SempurnaBenderang kian bertekut menjadi pagiMahligai hati memberi isyarat penuh empatiKepada manusia atas elemen bumiDan...
12/11/2021

Sempurna

Benderang kian bertekut menjadi pagi
Mahligai hati memberi isyarat penuh empati
Kepada manusia atas elemen bumi
Dan kepada mentari dan tumbuh-tumbuhan menjadi saksi.

Aroma tanah memberikan cinta
Ilalang menjadi permai dihembus angin utara
Tetua kampung memintal jemarinya
Menjadi kehidupan selusin musim dan seterusnya.

Manusia mengucap syukur sepanjang hayat
Mengendapkan luka ke perut bumi yang kian menggeliat
Kemakmuran menjadi subur bagai benih-benih jagung yang tumbuh
Kemudian dibelai embun, bersama Firman yang sempurna.

Kefamenanu, 12 November 2021.

Zona NyamanOleh: Defri N. SaeSebuah kehidupan makan minum keluargaTelah memeluk sebuah budaya dan etika dari rahim hingg...
11/11/2021

Zona Nyaman

Oleh: Defri N. Sae

Sebuah kehidupan makan minum keluarga
Telah memeluk sebuah budaya dan etika dari rahim hingga menjadi bocah-bocah
Canda dan tawa telah menjadi cinta
Hingga tangis dan dosa menjelma pada nadi manusia.

Lingkungan adalah firdaus bagi habitatnya
Ada ceria yang mengulas kehidupan sekitar Jordan dari kesuburannya
Hingga yang buruk disangka mukjizat
Dan yang baik tak sempat menjadi tumbuh.

Asmara turut mengabdi pada muda mudi
Menjadi nyaman adalah ibadah
Kemudian sejoli dan entah siapa menumpuk sejuta instan
Zona nyaman itu subur.

Kefamenanu, 11 November 2021.

TanggunganOleh: Denosa Mentari itu berlari, seperti adik'ku nan nakalLembaran kalender mencatat langkahnyaMenjadi sebuah...
11/11/2021

Tanggungan
Oleh: Denosa

Mentari itu berlari, seperti adik'ku nan nakal
Lembaran kalender mencatat langkahnya
Menjadi sebuah tanggal, dan selalu saja melaju ke depan
Saat itu, tanggungan menagih hutang-hutangnya.

Hutang itu bagai agama
Wajib hukumnya
Jika agamanya menjadi alat 'tuk taat menyembahNya
Maka hutang dan tanggungan wajib menjadi beban moril.

Kemarilah, kanda
Kita bergegas ke ladang
Untukmu, dinda. Menanak nasi demi ayah pun ibumu
Dan kami, perlahan akan menghitung jejak menjadi buruh.

Jika benakmu melahirkan tanya
Kepada seantero dan isinya
Maka mungkin mentari itu egois
Atau purnama dengan manisnya namun menyimpan misteri.

Jika tak ada jawab yang sempat menjadi cintamu
Maka tuluslah menjadi hamba nan baik
Biarkan keringat basahi pori-pori yang kering
Maka ia menjadi saksi dan bukti bahwa segala tanggungan adalah tanggungjawab masing-masing insan.

Kefamenanu, 11 November 2021.

Kawula Muda dan WaktuPada pagi, hasrat menggelora menjadi nadi yang maskulinSeperti mentari siang yang ganas sebelum sen...
05/10/2021

Kawula Muda dan Waktu

Pada pagi, hasrat menggelora menjadi nadi yang maskulin
Seperti mentari siang yang ganas sebelum senja menyelimutinya
Adalah remaja menghitung usia dan kesenangan tanpa enggan
Sang kawula muda itu menjadi apa saja pada buana.

Waktu berlari tiada lelah
Pesan tertulis dari cina kuno mencatatnya bagi dunia
Waktu bukan wanita yang malu jika sayu menjadi pelurunya
Waktu bukan lelaki yang gugup saat dara lantungkan syair rindu
Bukan, waktu adalah kesempatan untuk berlari.

Kesia-siaan dunia kemudian menjadi dosa
Kepada siapa insan menaruh harapan yang entah
Basa-basi menjelma angan hingga basi tak terhindarkan
Kawula muda kemudia ratapi tangis tak berkesudahan

Penyesalan adalah amin yang menolak perubahan
Usia menjadi catatan pelayanan
Jika begitu, kita akan pergi dan melayaniNya
Lebih menjadi kekal ketimbang janji-janji dunia pada kawula.

Kefamenanu, 04 Oktober 2021.

Address

Atambua

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Aku dan Kamu adalah Amin posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Establishment

Send a message to Aku dan Kamu adalah Amin:

Share

Category