20/04/2024
- Bahasa Dayak Dusun Paku/Karau -
APAKAH KAMI MEMILIKI HAK YANG SAMA???
Btw, tolonglah kami ini masyarakat adat Dusun Paku dan Dusun Karau (Sawa) difasilitasi oleh dan Pemerintah Daerah Barito Timur melewati dinas dan instansi terkait. Selama ini, masyarakat adat kedua suku ini merasa antara ada dan tiada. Pemerintah kan sudah tahu kalau sejak awal kemerdekaan, bahasa kami sudah hampir punah. Setelah banyak tulisan muncul mengenai suku kami, khususnya bahasa Dusun Paku, kami selaku masyarakat adat tidak sama sekali melihat keseriusan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah untuk benar-benar serius berdiskusi dengan kami. Masyarakat adat di akar rumput, seolah tidak ada sama sekali. Kami sudah menjadi suku dan bahasa minoritas di antara kaum dan suku Ma'anyan dan Luangan di daerah kami, jadi tolong jangan anggap kami tidak ada.
Pemerintah Kalteng tahu tidak, kalau Dayak Barangas (Baraki) di Barito Kuala, rumpun Ngaju-Ot Danum dan Dayak Abal di Tabalong, rumpun Luangan Paser sudah punah karena berasimilasi dengan Bahasa Banjar. Apakah kita akan menunggu demikian, menunggu punah? Sampai tiba masanya, bahasa Dayak Dusun Paku dan Dusun Karau/Sawa bisa saja akan lebih cepat hilang dari sejarah. Jika pemerintah, tidak segera mendorong dan mencari solusi terbaik atas permasalahan kami.
Bisa yok, kaum muda untuk bantu kami dalam speak up soal ini. Ito basa kaitn, ito wolupm kaitn! Tabe.