Muhammad Haikal

Muhammad Haikal 010100110101001010100101010100101010010101101011010100101010111011010101011011 IG: Haikal666

- 0178991527

21/08/2019

Yisuki gucci yall

Lets go 70%
15/05/2019

Lets go 70%

Buat kelakar la
26/02/2019

Buat kelakar la

Seorang lelaki berusia 28 tahun ditahan di Lapangan Terbang Anqing Tianzhushan selepas pihak keselamatan menjumpai dua keping syiling berdekatan kawasan

Lil pump would buy this
01/02/2019

Lil pump would buy this

Gucci baru sahaja menghasilkan satu jaket yang unik untuk peminat tegar jenama berkenaan. Jaket memancing koleksi terbaru Gucci ini hadir dengan empat

Ha
15/01/2019

Ha

E
14/01/2019

E

Jika sudah namanya Ahmad Maslan, buatlah apa sahaja pasti menjadi sebutan netizen. Ahli Parlimen Pontian ini memang terkenal dengan masakan-masakan beliau

28/04/2014

Lalan News, Muba - Para Pengawas Sekolah dan Penilik Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) dituntut profesional dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab mereka, serta memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi). melaksanakan tugas dan tanggungjawab mereka, serta memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi).

Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) H Yusuf Amilin, pada Bimbingan Teknis dan Rakor Monitoring, Evaluasi serta Pelaporan 2014 bagi Pengawas TK, SD, SMP dan SMA, Penilik serta Kepala UPTD di Aula Disdikbud di Sekayu.

“Pengawas sekolah harus punya program kerja, bekerja profesional dan memahami tupoksi. Di antaranya menyusun program kerja, membimbing dan melatih kepala sekolah dan guru sesuai Peraturan Pemerintah No 74 Tahun 2008 tentang Guru”, ujarnya.

Begitu juga dengan PNFI. Menurutnya, selain merumuskan rencana dan program kerja bidang Pendidikan Non Formal dan Informal, PNFI harus punya data riil dan akurat antara lain data warga belajar yang mengikuti program paket A, B , dan C, serta jumlah warga belajar program sekolah paket tersebut.

“Para pengawas dan penilik harus membuat laporan hasil monitoring ke sekolah �" sekolah, rekomendasi untuk pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana Laboratorium dan perpustakaan, dan melaporkannya kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Ini akan jadi pertimbangan dalam pembangunan infrastruktur sekolah guna melaksanakan komitmen Pemkab Muba meningkatkan mutu pendidikan gratis," tambah Yusuf.

Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan dan Subsidi, H Fauzi Asran SE menambahkan, “Pengawas dan Penilik PNFI merupakan salah satu elemen yang paling penting di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, guna menunjang tercapainya tujuan pendidikan nasional, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya yang diantaranya, memiliki pengetahuan, ketrampilan, sikap dan tanggung jawab kemasyarakatan. *End

Editoring ( Bang Dens)

28/04/2014

PLTD TAK KUNJUNG MEMBAIK.

Lalan News Edisi Senin, 28/04/14 - Belum lama Pemilu dilaksanakan kini giliran protes keras masyarat Kec. LALAN atas pemadaman yang dilakukan secara bergilir oleh PLTD MEP.

Hal ini sangat tidak bisa diterima oleh warga lalan, apalagi lampu hidup dari jam 17:00-07:00 itupun masih di gilir dengan 1 malam nyala dan 1 malam Mati, Hal ini di karenakan salah satu mesin rusak, dan pemerintah pun terlihat sangat lamban untuk menangani problem yang di alami oleh masyarakatnya di Kec. LALAN.

APBD MUBA di beritakan mencapai 3,7 T pertahunnya, namun Kendala yang di alami masyarakat Lalan kurang diperhatikan dengan baik oleh pemerintah Muba.

Semoga pemerintah cepat bergerak,bdan mengatasi problem di Kec. Lalan. *red

Penulis (Bang Dens)

26/04/2014

Produksi perkebunan tanaman karet, Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar bimbingan teknis pengendalian Penyakit Jamur Akar Kering tanaman karet 2014, berlangsung di aula kantor tersebut, Kamis (24/4).Kegiatan yang diikuti sebanyak 160 orang petani ini, terbagi dalam dua kali sesi pertemuan atau dilaksanakan selama dua hari. Pada sesi hari pertama,diikuti sebanyak 80 orang petani yang berasal dari empat kecamatan yaitu, Kecamatan Sekayu, Lais, Batang hari Leko dan Bayung lencir. Sedangkan untuk sesi kedua, diikuti 80 orang petani dari Kecamatan Sekayu, Sungai Keruh, Babat Supat, Batang Hari Leko, Plakat Tinggi.Kepala Disbun Muba Ir A Thamrin melalui Kabid Proteksi A Nasir SP mengatakan, kegiatan ini untuk memberikan bimbingan terhadap para kelompok tani agar mengetahui secara jelas tentang penyakit jamur akar kering dan cara bagaimana meengatasi dn mengendalikan penyakit akar jamur kering pada tanaman karet. “Bimbingan teknis ini untuk mendapatkan wawasan, ilmu dan pelajaran baru. Sehingga dapat diaplikasikan ke masyarakat khususnya para petani karet, terkait tentang J*P ini. Dengan harapan, dapat meningkatkan kualitas karet yang dihasilkan oleh petani karet itu sendiri.”ujarnya.Sementara mengenai materi yang disampaikan oleh para narasumber tentang kebijakan pembangunan perkebunan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan, pemaparan tentang pengenalan hama dan penyakit tanaman, serta cara mengendalikan J*P pada tanaman karet. Dalam bimbingan teknis ini menghadirkan tiga narasumber ahli dari Disbun Muba.

26/04/2014

Fanpage LALAN Indonesia Membutuhkan 2 admin lagi untuk saling berbagi infomasi seputaran lalan, dan dapat mengelola LALAN Indonesia agar bisa terus memberika kabar/berita perihal Kec. Lalan dan sekitarnya.

Syarat :
1). Netral tidak berpihak ke siapapun..
2). Berita atau informasi dapat dipertanggung jawabkan.
3). Memiliki Tata cara pemberitaan yang baik.

Untuk yang berminat silahkan komenar di status ini.
Jika kita bisa berbuat untuk Kec. Lalan kenapa tidak?

Address

Kuala Lumpur

Telephone

+60178991527

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Muhammad Haikal posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share