RVGmusic

RVGmusic Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from RVGmusic, Delhi.

https://linktw.in/bxBKxR , semoga lagu ini menginspirasi para pejuang dollar
23/07/2025


https://linktw.in/bxBKxR , semoga lagu ini menginspirasi para pejuang dollar

Revigio - Cita Dan Mimpi (Official music video)Lagu ini menceritakan tentang kisah seseorang yang ingin menggapai sebuah cita cita atau mimpinya dangan caran...

11/12/2021
11/12/2021
18/05/2015

BUMI INI TIAP HARI BERSERU SAMPAI 5 KALI DENGAN BERKATA :

• Hai anak Adam, anda berjalan diatas punggungku
dan kembalimu didalam perutku.

• Hai anak Adam, anda makan berbagai macam
diatas punggungku dan anda akan dimakan ulat
didalam perutku.

• Hai anak Adam, anda tertawa diatas punggungku,
dan akan menangis didalam perutku.

• Hai anak Adam, anda bergembira diatas
punggungku dan akan berduka didalam perutku.

• Hai anak Adam, anda berbuat dosa diatas
punggungku, maka akan tersiksa didalam
perutku.

SUDAH KAH ANDA MEMBACA BIOGRAFI NABI MUHAMMAD SAW.Dari Ubdaidullah bin Utbah, ia mengabarkanbahwa Abdullah bin Abbas rad...
16/05/2015

SUDAH KAH ANDA MEMBACA BIOGRAFI NABI MUHAMMAD SAW.

Dari Ubdaidullah bin Utbah, ia mengabarkan
bahwa Abdullah bin Abbas radhiallahu ‘anhuma
menyediakan waktu khusus dalam harinya untuk
mempelajari sirah Nabi”. (Maghazi Rasulullah
oleh Mushthafa al-A’zhama, Hal: 23).

Abdullah bin Abbas adalah sepupu dan sahabat
Rasulullah yang hidup bersama Nabi ﷺ , namun
beliau tetap mempelajari dan mengkaji kehidupan
Nabi untuk beliau teladani. Bagaimana dengan
kita?
Biografi Nabi atau yang sering disebut sirah nabi
adalah bagian dari agama ini. Allah ﷻ berfirman,

ﻭَﻣَﺎ ﻳَﻨْﻄِﻖُ ﻋَﻦِ ﺍﻟْﻬَﻮَﻯٰ . ﺇِﻥْ ﻫُﻮَ ﺇِﻟَّﺎ
ﻭَﺣْﻲٌ ﻳُﻮﺣَﻰٰ

“Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Alquran)
menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu
tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan
(kepadanya).” (QS. An-Najm: 3-4).
Allah ﷻ juga berfirman,

ﺑِﺎﻟْﺒَﻴِّﻨَﺎﺕِ ﻭَﺍﻟﺰُّﺑُﺮِ ۗ ﻭَﺃَﻧْﺰَﻟْﻨَﺎ ﺇِﻟَﻴْﻚَ ﺍﻟﺬِّﻛْﺮَ
ﻟِﺘُﺒَﻴِّﻦَ ﻟِﻠﻨَّﺎﺱِ ﻣَﺎ ﻧُﺰِّﻝَ ﺇِﻟَﻴْﻬِﻢْ ﻭَﻟَﻌَﻠَّﻬُﻢْ
ﻳَﺘَﻔَﻜَّﺮُﻭﻥَ

“Keterangan-keterangan (mukjizat) dan kitab-
kitab. Dan Kami turunkan kepadamu Alquran,
agar kamu menerangkan pada umat manusia apa
yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya
mereka memikirkan.” (QS. An-Nahl: 44).

Penjelasan agama ini didapatkan melalui
penjelasan secara lisan, amalan, dan penetapan.
Sirah Nabi adalah bentuk amalan. Karena
merupakan praktik dari Rasululullah ﷺ terhadap
Alquran. Karena itu, mempelajari sirah Nabi
adalah hal yang sangat penting.
Ada beberapa alasan yang menjadi alasan
mengapa membaca biografi Nabi itu penting:
Pertama : Allah ﷻ memerintahkan kita untuk
menyusun dan membukukan perjalanan hidup
Nabi-Nya ﷺ . Allah Ta’ala berfirman,

ﻟَﻘَﺪْ ﻛَﺎﻥَ ﻟَﻜُﻢْ ﻓِﻲ ﺭَﺳُﻮﻝِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺃُﺳْﻮَﺓٌ
ﺣَﺴَﻨَﺔٌ ﻟِﻤَﻦْ ﻛَﺎﻥَ ﻳَﺮْﺟُﻮ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻭَﺍﻟْﻴَﻮْﻡَ
ﺍﻟْﺂﺧِﺮَ ﻭَﺫَﻛَﺮَ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻛَﺜِﻴﺮًﺍ

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah
itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi
orang yang mengharap (rahmat) Allah dan
(kedatangan) hari kiamat dan dia banyak
menyebut Allah.” (QS. Al-Ahzab: 21).

Tidak mungkin seseorang bisa menjadikan Nabi
ﷺ sebagai teladan kecuali dengan mempelajari
jalan hidup beliau. Dan seseorang tidak bisa
mempelajari perjalanan hidup beliau kecuali ada
pembukuan sunnah, bimbingan, perkataan,
perbuatan, dan taqrir beliau ﷺ .

Kedua: kita mempelajari perjalanan hidup Nabi,
karena merupakan perjalanan tokoh terbesar
dalam sejarah dunia. Perjalanan hidup manusia,
anak keturunan Adam yang paling utama.
Sebagaimana sabda beliau,

ﺃَﻧَﺎ ﺳَﻴِّﺪُ ﻭَﻟَﺪِ ﺁَﺩَﻡَ ﻳَﻮْﻡَ ﺍْﻟﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ

“Aku adalah pemimpin anak adam pada hari
kiamat…” (HR. Muslim, 4: 1782).

Sering sejarah kehidupan tokoh-tokoh besar
dunia saja menarik perhatian kita. Lalu kita pun
membacanya, memberi inspirasi dan semangat
pada kehidupan kita. Lalu bagaimana dengan
sejarah tokoh terbesar dalam peradaban
manusia? Sudahkah kita membacanya? Sudahkah
memberi semangat dan inspirasi dalam
kehidupan kita?

Ketiga: mempelajari sirah Nabi merupakan jalan
untuk memahami Alquran. Karena banyak ayat
yang diturunkan berkaitan dengan suatu kejadian
dalam perjalanan hidup Nabi ﷺ .
kemudian
setelah ayat tersebut diturunkan, Rasulullah ﷺ
mempraktikan suatu amalan sebagai penjelasan
dari ayat. Ini merupakan penjelasan secara amal/
praktik dari beliau ﷺ .

Jadi, sirah menjelaskan ayat dari sisi sebab
diturunkannya dan dari sisi bagaimana
mengamalkan kandungan ayat tersebut.
Abdurrahman bin Humaid Badis rahimahullah
mengatakan, “Memahami Alquran adalah dengan
cara memahami kehidupan Nabi dan sunnahnya.
Memahami kehidupan Nabi bergantung kepada
Alquran. Dan memahami Islam adalah dengan
cara memahami keduanya.” (ad-Durar al-Ghaliyah
fi Adab ad-Da’wah wa ad-Da’iyah oleh Ibnu Badis,
Hal: 59).

Keempat: di antara prinsip agama yang paling
mendasar adalah pengenalan seseorang terhadap
Nabi Muhammad ﷺ . Prinsip ini merupakan
prinsip dasar yang kedua setelah mengenal Allah
ﷻ .
Mengenal Nabi ﷺ meliputi lima hal: (1)
mengenal nasab beliau yang merupakan nasab
yang mulia, (2) mengetahui tahun dan tempat
beliau dilahirkan serta tempat hijrahnya, (3)
mengetahui kehidupan kenabian yang
berlangsung selama 23 tahun, (4) dengan apa
beliau diangkat menjadi nabi dan rasul, dan (5)
untuk apa dan mengapa beliau diutus.
Nabi ﷺ diutus dengan membawa risalah tauhid,
mengesakan Allah ﷻ . Membawa syariat-Nya
yang terdapat perintah dan larangan. Beliau
diutus sebagai rahmat, kasih sayang bagi alam
semesta. Mengeluarkan mereka dari gelapnya
kesyirikan, kekufuran, dan kebodohan, menuju
cahaya ilmu, hidayah, dan tauhid. Kemudian
seseorang mendapatkan maghfirah dan ridha
Allah. Mereka selamat dari siksa dan binasa.
Mengenal Rasulullah ﷺ akan mengantarkan
seseorang kepada:

Bertambah rasa cinta, pengagungan, dan
pemuliaan kepada Nabi ﷺ . Cinta dan
pengagungan yang dibangun berdasarkan
ilmu bukan hanya sekedar emosi temurun.
Dan cinta karena pengetahuan inilah cinta
yang dituntunkan oleh syariat.
Kita akan meneladani beliau ﷺ . Umat Islam
diperintahkan untuk menjadikan beliau
sebagai teladan. Allah Ta’ala berfirman,

“Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar)
mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah
mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu”.

Allah Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang.” (QS. Ali Imran: 31). Allah ﷻ
janjikan kecintaan dan pengampunan dosa
bagi orang-orang yang meneladani Nabi.
Tidak mungkin kita bisa meneladani beliau
tanpa mengetahui perjalanan hidup beliau.

Sesuatu yang menyempurnakan kewajiban,
maka ia juga menjadi wajib untuk dilakukan.
Allah mewajibkan meneladani Nabi, maka
wajib bagi seseorang mengetahui perjalanan
hidup beliau.

Kelima : sirah Nabi adalah ilmu yang luas
cakupannya, bahkan bisa meliputi ilmu-ilmu
syariat lainnya. Dari belajar sirah Nabi kita bisa
mengetahui tentang:

Akidah: seseorang akan memahami urgensi
akidah ketika mengetahui betapa besarnya
perhatian Nabi dalam mensucikan akidah,
mendakwahkannya, dan menjadikannya
prioritas dalam dakwahnya.
Hukum-hukum fikih: sering para sahabat
bertanya tentang suatu permasalahan ibadah,
lalu beliau menjawab dan menjelaskannya.

Akhlak: dari belajar sirah kita juga bisa
mengetahui bagaimana praktik Rasulullah ﷺ
dalam kehidupan sosial. Bagaimana akhlak
beliau terhadap sahabat-sahabatnya, istri-
istrinya, pembantunya, dll.
Dakwah: kita bisa mengetahui materi dakwah
Nabi dan bagaimana kesabaran beliau dalam
menjalaninya.

Sudahkah Anda mempelajari sirah Nabi?

Sumber:
– az-Zaid, Zaid bin Abdul Karim. Cet. ke-8 1436
H. Fiqh as-Sirah. Riyadh: Dar at-Tadmoria.

16/05/2015

AMALAN YG MENYELAMATKAN DARI API NERAKA.

Wahai Saudaraku sesama Muslim, Abu Zdar ra.
pernah berkata:
Saya pernah bertanya pada Rasulullah SAW.

“Perbuatan apa yang bisa menyelamatkan orang
dari api neraka?
Beliau menjawab: “Iman kepada Allah”.
Saya berkata lagi: “Wahai Nabi Allah, dengan iman
itu tentu ada amal perbuatan?”.

Jawab Beliau: “Hendaklah engkau sedekahkan apa
apa yang diberikan Allah.”
Saya bertanya lagi: “Wahai Nabi Allah, kalau orang
orang itu fakir miskin, tidak memiliki sesuatu?”

Beliau menjawab: “Lakukan amar ma’ruf dan nahi
mungkar”.
Saya bertanya p**a: “Kalau orang itu tidak bisa
melakukan amar ma’ruf dan nahi mungkar?”.

Beliau bersabda p**a: “Suruhlah dia mengajar
orang bodoh”.
Saya bertanya lagi: “Jika orang itu tidak bisa
melakukannya?”.

“Suruhlah dia membela orang yang dizalimi orang”,
sabda Nabi p**a.

Saya bertanya lagi: “Kalau orang itu tergolong
lemah, tidak sanggup membela orang yang
teraniaya?”.

Beliau menjawab seraya bertanya: “Perbuatan apa
yang engkau inginkan dari rekanmu itu untuk bekal
kebajikan? ! Suruhlah dia jangan menyakiti hati
orang lain”.

Saya bertanya lagi: “Wahai Rasulullah, apakah
perbuatan itu akan memasukannya ke dalam
Surga?”.

Lalu jawabnya lagi menegaskan: “Seorang mukmin
yang telah mengerjakan salah satu dari perbuatan
itu, akan dituntun masuk kedalam Surga”.

Kami bisa membayangkan api neraka sebagai
puncak siksaan lahir atau bathin yang ditimpakan
kepada penjahat. Dan Surga sebagai suatu puncak
penilaian kebajikan yang merupakan ganjaran lahir
atau bathin p**a, bagi orang orang yang beramal
saleh di jalan Allah. Dalam hadist ini terlihat
Rasulullah SAW. banyak menampilkan rahmat dan
amal kebajikan, dan penilaian pahala tidaklah
mensyaratkan orang harus mengerjakan
semuanya. Melakukan satu saja, sudah cukup baik.
Ya, hanya satu saja sudah bisa membawa si
pelakunya ke puncak sana (Surga). Itulah makna
kata kata agung yang diucapkan beliau pada
penutup hadistnya itu. Demikianlah seperti yang
diuraikan oleh Abu Zdar.

Dalam kisah lain diceritakan oleh Rasulullah SAW.
bagaikan seniman jenius, dimana beliau
melukiskan pengertian rahmat itu dalam bentuk
kisah yang indah dan menarik.

“Seorang rahib dari Bani Israel telah beribadat pada
Allah didalam sebuah biara selama enam puluh
tahun. Pada suatu hari hujan pun turun dengan
lebatnya dan pemandangan sekitarnya menjadi
hijau. Sang rahib melepaskan pandangannya keluar
biara seraya berkata: “Kalau aku turun keluar sambil
berzikir menyebut nyebut nama Allah, tentulah
akan menambah kebaikanku “.

Diapun menuruni tangga sambil membawa dua
potong roti. Sesampainya dia dibawah dia
disambut oleh seorang wanita. Maka berbincang
bincanglah mereka, dan dimabuk cinta serta tak
sadarkan diri. Kemudian sang rahib pergi mandi ke
sebuah kolam, lantas datanglah seorang peminta
minta. Dia menunjuk pada dua potong rotinya agar
si peminta minta mengambil makanan itu. Dan tiba
tiba saja sang rahib meninggal dunia.

Lalu ditimbangkanlah pengabdiannya selama enam
puluh tahun itu dengan perbuatannya main
dengan pelacur tersebut. Perbuatannya dengan
sang pelacur ternyata mengalahkan semua
kebaikannya. Kemudian pahala karena memberikan
dua potong roti kepada si pengemis ditambahkan
ke dalam pengabdiannya itu, maka ternyata
timbangan kebaikannya menjadi lebih berat. Maka
diapun diampuni ! “.

Sungguh hebatnya Rasulullah SAW. meletakkan
kedudukan rahmat pada puncak yang begitu
agung, sehingga kita bisa melihat betapa Allah
SWT.

Menimbang rahmat seseorang bukan dari
besarnya, akan tetapi berdasarkan penampilan
spiritual dari rahmat itu sendiri.
Tiap karya seseorang sekalipun nampaknya kecil,
bisa menyelamatkan orang itu dari bencana besar,
seperti yang disabdakan Rasulullah: ” Perbuatan
baik dapat mencegah menangnya keburukan”.

05/11/2014

SEPOTONG ROTI PENEBUS DOSA.

Abu Burdah bin Musa Al-Asyari
meriwayatkan, bahwa ketika
menjelang wafatnya Abu Musa pernah
berkata kepada putranya:

"Wahai
anakku, ingatlah kamu akan cerita
tentang seseorang yang mempunyai
sepotong roti."

Dahulu kala di sebuah tempat ibadah
ada seorang lelaki yang sangat tekun
beribadah kepada Allah. Ibadah yang
dilakukannya itu selama lebih kurang
tujuh puluh tahun. Tempat ibadahnya
tidak pernah ditinggalkannya, kecuali
pada hari-hari yang telah dia
tentukan. Akan tetapi pada suatu hari,
dia digoda oleh seorang wanita
sehingga diapun tergoda dalam bujuk
rayunya dan bergelimang di dalam
dosa selama tujuh hari sebagaimana
perkara yang dilakukan oleh pasangan
suami-isteri. Setelah ia sadar, maka
ia bertaubat, sedangkan tempat
ibadahnya itu ditinggalkannya,
kemudian ia melangkahkan kakinya
pergi mengembara sambil disertai
dengan mengerjakan solat dan
bersujud.

Akhirnyadalam pengembaraannya itu
ia sampai ke sebuah pondok yang di
dalamnya sudah terdapat 12
orang fakir miskin, sedangkan lelaki
itu juga bermaksud untuk menumpang
bermalam di sana, karena sudah
sangat letih dari sebuah perjalanan
yang sangat jauh, sehingga akhirnya
dia tertidur bersama dengan lelaki
fakir miskin dalam pondok itu.

Rupanya di samping kedai tersebut
hidup seorang pendita yang ada setiap
malamnya selalu mengirimkan
beberapa buku roti kepada fakir
miskin yang menginap di pondok itu
dengan masing-masingnya mendapat
sebuku roti.

Pada waktu yang lain, datang p**a
orang lain yang membagi-bagikan roti
kepada setiap fakir miskin yang
berada di pondok tersebut, begitu
juga dengan lelaki yang sedang
bertaubat kepada Allah itu juga
mendapat bagian, karena disangka
sebagai orang miskin.

Rupanya salah
seorang di antara orang miskin itu ada
yang tidak mendapat bagian dari
orang yang membagikan roti
tersebut, sehingga kepada orang yang
membagikan roti itu ia berkata:

"Mengapa kamu tidak memberikan
roti itu kepadaku." Orang yang
membagikan roti itu menjawab:

"Kamu dapat melihat sendiri, roti yang
aku bagikan semuanya telah habis,
dan aku tidak membagikan kepada
mereka lebih dari satu buku roti."

Mendengar ungkapan dari orang yang
membagikan roti tersebut, maka lelaki
yang sedang bertaubat itu lalu
mengambil roti yang telah diberikan
kepadanya dan memberikannya
kepada orang yang tidak mendapat
bagian tadi, Sedangkan keesokan
harinya, orang yang bertaubat itu
meninggal dunia.

Di hadapan Allah, maka ditimbanglah
amal ibadah yang pernah dilakukan
oleh orang yang bertaubat itu selama
lebih kurang tujuh puluh tahun dengan
dosa yang dilakukannya selama tujuh
malam. Ternyata hasil dari timbangan
tersebut, amal ibadah yang dilakukan
selama tujuh puluh tahun itu
dikalahkan oleh kemaksiatan yang
dilakukannya selama tujuh malam.

Akan tetapi ketika dosa yang
dilakukannya selama tujuh malam itu
ditimbang dengan sebuku roti yang
pernah diberikannya kepada fakir
miskin yang sangat memerlukannya,
ternyata amal sebuku roti tersebut
dapat mengalahkan perbuatan
dosanya selama tujuh malam itu.

19/09/2014

50.000 TAHUN LAMA NYA DI PADANG MAHSYAR.

Tak seorangpun tahu
berapa lama jatah hidupnya di
dunia fana ini. Ada yang
mencapai 60, 70 atau 80-an
tahun. Ada yang bahkan berumur
pendek. Wafat saat masih muda
beliau. Yang pasti tak
seorangpun bisa memastikan
porsi umurnya di dunia. Pendek
kata Wallahu a’lam , Allah saja
yang Maha Tahu.
Adapun jatah hidup kita kelak di
akhirat adalah tidak terhingga.
Kita insyaAllah bakal hidup kekal
selamanya di sana.

ﺧَﺎﻟِﺪِﻳﻦَ ﻓِﻴﻬَﺎ ﺃَﺑَﺪًﺍ

Alangkah senangnya bila hidup
kekal tersebut dipenuhi dengan
kenikmatan surga. Namun,
sebaliknya, alangkah celakanya
bila kehidupan abadi tersebut
diisi dengan siksa neraka yang
menyala-nyala. ”Ya Allah, kami
mohon kepadaMu surgaMu dan
apa-apa yang mendekatkan kami
kepadanya, baik ucapan maupun
perbuatan. Ya Allah, kami
berlindung kepadaMu dari siksa
nerakaMu dan apa-apa yang
mendekatkan kami kepadanya,
baik ucapan maupun perbuatan.”

Artinya, jika kita bandingkan
lama hidup di dunia dengan di
akhirat, maka jatah hidup di
dunia sangatlah sedikit.
Sedangkan hidup manusia di
akhirat sangat luar biasa
lamanya. Praktis, hidup manusia
di dunia seolah zero time (nol
masa waktu) dibandingkan hidup
di akhirat kelak. Wajar bila Nabi
Muhammad shollallahu ’alaih wa
sallam sampai mengibaratkan
dunia bagai sebelah sayap seekor
nyamuk. Artinya sangat tidak
signifikan. Dunia sangat tidak
signifikan untuk dijadikan barang
rebutan.

Orang beriman kalaupun turut
berkompetisi atau berjuang di
dunia hanyalah sebatas
mengikuti secara disiplin aturan
main yang telah Allah
subhaanahu wa ta’aala gariskan.

Mereka tidak mengharuskan
apalagi memaksakan hasil.
Sehingga bukanlah menang atau
kalah yang menjadi isyu sentral,
melainkan konsistensi di atas jalan Allah.

Berbeda dengan orang-orang
kafir dan para hamba dunia
lainnya. Mereka tidak pernah
peduli dengan aturan main Allah
subhaanahu wa ta’aala . Yang
penting harus menang. Prinsip
hidup mereka adalah (Kalau tidak sekarang,
kapan lagi). Sedangkan prinsip
hidup orang beriman adalah (Kalaupun tidak
sekarang, maka masih ada nanti
di akhirat).

Sehingga orang
beriman akan selalu tampil
elegan , tidak norak ketika terlibat
dalam permainan kehidupan
dunia. Sebab kalaupun ia kalah di
dunia, ia sadar dan berharap
segala usahanya yang bersih
tersebut tidak menyebabkan
kekalahan di akhirat. Sementara
kalau ia menang di dunia ia
sadar dan berharap segala amal
ikhlasnya bakal menyebabkan
kemenangan di akhirat yang jauh
lebih menyenangkan.

Di antara perkara yang selalu
membuat orang beriman berlaku
wajar di dunia adalah ingatannya
akan hari ketika manusia
dibangkitkan. Saat mana setiap
kita bakal dihidupkan kembali
dari kubur masing-masing lalu
dikumpulkan di Padang Mahsyar.

Tanpa pakaian apapun di badan
dengan matahari yang jaraknya
sangat dekat dengan kepala
manusia. Seluruh manusia bakal
hadir semua sejak manusia
pertama, Adam alaihis-salaam
hingga manusia terakhir.

Semua menunggu giliran diperiksa dan
diadili orang per orang. Sebuah
proses panjang serta rangkaian
episode harus dilalui sebelum
akhirnya tahu apakah ia bakal
senang selamanya di akhirat
dalam surga Allah ataukah
sengsara berkepanjangan di
dalam api neraka. Proses
panjang tersebut akan
berlangsung lima puluh ribu
tahun sebelum jelas bertempat
tinggal abadi di surgakah atau
neraka. Laa haula wa laa quwwata
illa billah…! Begitulah gambaran
yang diberikan oleh Nabi
Muhammad shollallahu ’alaih wa
sallam:

ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ ﻗَﺎﻝَ ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ
ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻣَﺎ ﻣِﻦْ ﺻَﺎﺣِﺐِ ﻛَﻨْﺰٍ ﻟَﺎ ﻳُﺆَﺩِّﻱ ﺣَﻘَّﻪُ ﺇِﻟَّﺎ
ﺟُﻌِﻞَ ﺻَﻔَﺎﺋِﺢَ ﻳُﺤْﻤَﻰ ﻋَﻠَﻴْﻬَﺎ ﻓِﻲ ﻧَﺎﺭِ ﺟَﻬَﻨَّﻢَ ﻓَﺘُﻜْﻮَﻯ ﺑِﻬَﺎ
ﺟَﺒْﻬَﺘُﻪُ ﻭَﺟَﻨْﺒُﻪُ ﻭَﻇَﻬْﺮُﻩُ ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﺤْﻜُﻢَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﺰَّ ﻭَﺟَﻞَّ ﺑَﻴْﻦَ
ﻋِﺒَﺎﺩِﻩِ ﻓِﻲ ﻳَﻮْﻡٍ ﻛَﺎﻥَ ﻣِﻘْﺪَﺍﺭُﻩُ ﺧَﻤْﺴِﻴﻦَ ﺃَﻟْﻒَ ﺳَﻨَﺔٍ ﻣِﻤَّﺎ
ﺗَﻌُﺪُّﻭﻥَ ﺛُﻢَّ ﻳُﺮَﻯ ﺳَﺒِﻴﻠَﻪُ ﺇِﻣَّﺎ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ ﻭَﺇِﻣَّﺎ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ
(ﺃﺣﻤﺪ )

Abu Hurairah r.a.berkata bahwa,
Rasulullah saw. bersabda,

“Tidak
seorang pun pemilik simpanan
yang tidak menunaikan haknya
(mengeluarkan hak harta tersebut
untuk dizakatkan) kecuali Allah
akan menjadikannya lempengan-
lempengan timah yang
dipanaskan di neraka jahanam,
kemudian kening dan dahi serta
punggungnya disetrika
dengannya hingga Allah SWT
berkenan menetapkan keputusan
di antara hamba-hambaNya pada
hari yang lamanya mencapai lima
puluh ribu tahun yang kalian
perhitungkan (berdasarkan tahun
dunia). (Baru) setelah itu ia akan
melihat jalannya, mungkin ke
surga dan mungkin juga ke
neraka.” (HR Ahmad 15/288)

Sungguh, suatu hari yang sulit
dibayangkan, Apalagi -karena
matahari begitu dekat dari kapala
manusia- selama hari itu
berlangsung manusia bakal
basah dengan keringat masing-
masing sebanding dosa yang
telah dikerjakannya sewaktu di
dunia. Ada yang keringatnya
hanya sampai mata kakinya. Ada
yang mencapai pinggangnya. Ada
yang mencapai lehernya. Bahkan
ada yang sampai tenggelam
dalam keringatnya. Hari itu
sedemikian menggoncangkan
sehingga para sahabatpun
sempat resah. Mereka meminta
kejelasan kepada Nabi
Muhammad shollallahu ’alaih wa
sallam . Mereka tidak bisa
membayangkan bagaimana akan
sanggup melewati hari yang
begitu lamanya, yakni hingga
lima puluh ribu tahun.

Maka Nabi
Muhammad shollallahu ’alaih wa
sallam menenteramkan hati
mereka dengan menjanjikan
adanya dispensasi khusus dari
Allah subhaanahu wa ta’aala
bagi orang beriman pada hari itu:

ﻗِﻴﻞَ ﻟِﺮَﺳُﻮﻝِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻳَﻮْﻣًﺎ ﻛَﺎﻥَ
ﻣِﻘْﺪَﺍﺭُﻩُ ﺧَﻤْﺴِﻴﻦَ ﺃَﻟْﻒَ ﺳَﻨَﺔٍ ﻣَﺎ ﺃَﻃْﻮَﻝَ ﻫَﺬَﺍ ﺍﻟْﻴَﻮْﻡَ
ﻓَﻘَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻭَﺍﻟَّﺬِﻱ
ﻧَﻔْﺴِﻲ ﺑِﻴَﺪِﻩِ ﺇِﻧَّﻪُ ﻟَﻴُﺨَﻔَّﻒُ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻦِ ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﻜُﻮﻥَ
ﺃَﺧَﻒَّ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻣِﻦْ ﺻَﻠَﺎﺓٍ ﻣَﻜْﺘُﻮﺑَﺔٍ ﻳُﺼَﻠِّﻴﻬَﺎ ﻓِﻲَّ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ
(ﺃﺣﻤﺪ )

Sahabat bertanya kepada
Rasulullah saw:”Sehari seperti
lima puluh ribu tahun… Betapa
lamanya hari itu!” Maka
Rasulullah saw bersabda

”Demi
jiwaku yang berada di dalam
genggaman-Nya, sesungguhnya
hari itu dipendekkan bagi mu’min
sehingga lebih pendek daripada
sholat wajibnya sewaktu di
dunia.” (HR Ahmad 23/337)
Alhamdulillahi rabbil ‘aalamiin .
Ya Allah, masukkanlah kami ke
dalam golongan orang beriman
sejati sehingga kami sanggup
menjalani hari yang tidak ada
naungan selain naunganMu.
Amin.

18/09/2014

KISAH MALAIKAT IZRAIL MENCABUT NYAWANYA SENDIRI.

Bagaimanakah rasanya jika si
pencabut nyawa mencabut
nyawanya sendiri?
Kenapa tidak dicabut oleh
malaikat Izrail? ya karena yang
dicabut nyawanya adalah ya
malaikat izrail itu sendiri. Karena
begitu taatnya malaikat kepada
Allah SWT, maka dicabut jualah
nyawanya sendiri itu.

Inilah Kisahnya ...

Adalah Malaikat Izrail yang telah
diberi tugas oleh Allah SWT
sebagai malaikat pencabut
nyawa. Kelak pada saat Malaikat
Israfil yang bertugas meniup
terompet sangkakala, maka nanti
kiamat akan terjadi. Saat itu
semua yang hidup akan mati.
Hari itu kiamat telah tiba, dan
sang sangkakala pun ditiuplah
sebanyak tiga kali.

Tiupan sangkakala pertama -
(Tiupan mengejutkan)
Tiupan sangkakala kedua -
(Tiupan mematikan)
Tiupan sangkakala ketiga -
(Tiupan membangkitkan)
Nah, pada saat sangkakala
ditiup oleh malaikat Israfil, maka
matilah semua makhluk,
kecuali: ...
1. Malaikat Jibril.
2. Malaikat Izrail.
3. Malaikat Israfil.
4. Hamalatul Arsy.
Kemudian Allah SWT
memerintahkan kepada Malaikat
Izrail untuk mencabut roh-roh
semua malaikat-malaikat di
atas. Dan malaikat Izrail
melaksanakan perintah Allah
SWT tersebut.

Setelah ketiga malaikat tadi
sudah dicabut, giliran Malaikat
Izrail, hanya ada Allah SWT dan
malaikat Izrail saja setelah itu.
Allah SWT berfirman, ..

"Hai Malakul maut (malaikat
izrail), tidakkah kamu mendengar
FirmanKu, Kullu Nafsin Dza'iqatul
maut, tidakkah engkau tahu
setiap yang bernyawa itu akan
merasakan mati."

Allah SWT berfirman lagi, "Aku
jadikan engkau untuk tugas itu
dan engkau juga harus mati."
Dalam riwayat lain diceritakan
bahwa ketika Allah SWT
memerintahkan Malaikat Izrail
untuk mencabut nyawanya
sendiri. Maka pergilah Malaikat
Izrail ke sebuah tempat antara
surga dan neraka. DI tempat
itulah Malaikat Izrail mencabut
rohnya sendiri.

Saat rohnya dicabut, maka
menjeritlah Malaikat Izrail
dengan sangat keras, bahkan
dengan jeritannya itu bila masih
ada makhluk yang hidup, maka
dia akan binasa, karena
jeritannya super dahsyat.
Malaikat Izrail berkata, ..
"Kalaulah aku tahu bagaimana
sakitnya saat roh dicabut, maka
aku sudah barang tentu akan
mencabut roh orang-orang
mukmin dengan cara yang paling
lembut sekali."

Setelah Malaikat Izrail mati,
maka tinggal Allah SWT sajalah
yang Maha Berdiri, Maha Esa,
Maha Berkuasa, Maha dan Maha
lainnya.
Manusia Dibangkitakan. ...
Nah, setelah hanya Allah SWT
saja yang ada, maka Allah SWT
kemudian menghidupkan
Malaikat Israfil dan Hamalatul
Arsy. Allah SWT memerintahkan
Malaikat Israfil untuk meletakkan
terompet sangkakala di
mulutnya, menunggu perintah
Yang Maha Kuasa selanjutnya
(belum ditiup).

Kemudian malaikat ketiga yang
dihidupkan Allah SWT adalah
Malaikat Jibril, dan yang
keempat Malaikat Mikail. Dan
setelah Malaikat Jibril dan Mikail
dihidupkan. Allah SWT
memerintahkan Malaikat Jibril
dan Malaikat Mikail untuk pergi
ke makam Rasulullah SAW
dengan membawa perhiasan-
perhiasan dari surga dengan
mengendarai BUROQ (Sejenis
hewan tunggangan Rasulullah
SAW pada saat Isra' Mi'raj).
Kemudian Allah SWT
menghidupkan Nabi Muhammad
SAW, barulah kemudian semua
manusia dihidupkan.
Semua manusia keluar dari
dalam perut bumi dalam
keadaan telanjang bulat, berjalan
menuju Tuhan mereka.

Kemudian
mereka (manusia) berhenti di
suatu tempat selama 70 tahun
dan Allah SWT membiarkan
mereka. Hanya isak tangis, banjir
air mata hingga sampai mulut
manusia itu sendiri. (Riwayat
Abu Hurairah R a ).

Address

Delhi

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when RVGmusic posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Establishment

Send a message to RVGmusic:

Share