Nelia TV

Nelia TV I just share moments when I'm working❤️
Nelia is my child's name
Thanks for suport

21/08/2026

Tonton selengkapnya: https://bit.ly/fb-video22784435
Mantap pak sipir
Gerakan Pemuda Deli Bersatu (GPDB) mendesak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Jenderal Polisi (Purn.) Agus Andrianto, mengambil langkah tegas terhadap Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan apabila pemeriksaan resmi membuktikan adanya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan rutan.
Ketua GPDB, Solehuddin, menilai dugaan aktivitas narkotika di dalam fasilitas pemasyarakatan merupakan persoalan serius yang harus segera diusut secara transparan. Menurutnya, rutan yang semestinya menjadi tempat pembinaan tidak boleh tercoreng oleh praktik pelanggaran hukum akibat lemahnya pengawasan.
“Negara tidak boleh main-main dengan kasus narkotika, apalagi kalau sampai merambah ke dalam rutan di bawah kendali pemerintah. Kami memiliki bukti berupa rekaman video yang diduga memperlihatkan aktivitas penggunaan narkoba di dalam rutan. Jika setelah diperiksa indikasi tersebut terbukti benar, berarti terdapat celah pengawasan yang sangat serius,” ujar Solehuddin.
Ia menegaskan, bukti video tersebut siap diserahkan kepada pihak berwenang untuk dilakukan pemeriksaan dan verifikasi. GPDB meminta proses investigasi dilakukan secara independen, objektif, dan menyeluruh, termasuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain.
“Penanganannya jangan hanya berhenti pada warga binaan. Jika nantinya ditemukan adanya aparatur yang lalai, membiarkan, atau bahkan terlibat dalam pelanggaran, tentu harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.
Solehuddin juga meminta Menteri Imipas tidak ragu mengambil tindakan apabila hasil pemeriksaan menemukan adanya kelalaian serius dalam pengawasan.
“Jika hasil pemeriksaan membuktikan adanya kelalaian fatal hingga rutan menjadi tempat berlangsungnya penyalahgunaan atau bahkan jalur peredaran narkotika, maka Karutan Kelas I Medan harus dievaluasi, dan bila terbukti bertanggung jawab, kami meminta yang bersangkutan dicopot dari jabatannya. Integritas institusi harus ditempatkan di atas kepentingan jabatan,” tegasnya
Kami memiliki bukti kuat berupa video yang diduga memperlihatkan salah seorang tahanan menggunakan nark*ba

21/08/2026

Tonton selengkapnya: https://bit.ly/fb-video22784435
Kabar terbaru nih, KPK resmi nahan Muhammad Haniv, mantan Kepala Kanwil DJP Jakarta Khusus, terkait kasus dugaan gratifikasi.
Padahal, status tersangkanya udah ditetapkan sejak Februari 2025. Setelah diperiksa sebagai tersangka pada Rabu (19/8), Haniv akhirnya ditahan selama 20 hari pertama, mulai 19 Agustus sampai 7 September 2026 di Rutan KPK.
Menurut KPK, Haniv diduga memanfaatkan jabatan dan relasinya buat cari sponsor demi kepentingan bisnis anaknya. Modusnya, dia disebut mengirim email ke sejumlah pengusaha yang juga merupakan wajib pajak untuk meminta bantuan modal.
Kasus ini masih terus didalami KPK dan proses hukumnya masih berjalan.
Gimana menurut kalian?
💬Tulis di kolom komentar ya!

21/08/2026

Tonton selengkapnya: https://bit.ly/fb-video22784435
BANJARNEGARA - Seorang wisatawan lokal berdebat dengan jukir di area wisata candi arjuna dieng kabupaten banjarnegara, berikut kronologi dari sumber;
"Halo kak, saya mau cerita pengalaman saya saat ke candi Arjuna di dieng
nah kan saya mau masuk, tapi jalur masuknya mmg sempit jadi sangat tidak memungkinkan kalo lgsg muter balik, jadi saya masuk ke parkiran untuk muter balik lalu keluar lagi
saat keluar tbtb dipalak uang parkir 10 rb, sudah saya jelaskan bahwa saya hanya numpang muter tapi dianya nyolot, habis itu saya balas nyolot dan dia marah (marahnya sangat mengintimidasi melotot2 gitu) setelahnya saya diteriakin spt saya yang maling"
"apalagi saya (maaf) chinese, minoritas disana, jadi takut jika terjadi hal-hal yg tidak diinginkan"pungkasnya.
via

21/08/2026

Tonton selengkapnya: https://bit.ly/fb-video22784435
Koordinator Pemuda Lombok, Hendrawan Saputra, resmi melaporkan anggota DPD RI Arya Wedakarna (AWK) ke Badan Kehormatan DPD RI, Selasa (18/8/2026).
Laporan tersebut terkait dugaan pelanggaran kode etik dan perilaku, termasuk dugaan intimidasi serta penggunaan pengaruh atau kedudukan dalam proses mediasi antara seorang tukang jahit dengan Hilda, perempuan asal Lombok.
Hendrawan meminta Badan Kehormatan DPD RI memeriksa peristiwa tersebut secara objektif berdasarkan rekaman lengkap proses mediasi, bukan hanya potongan video yang beredar di media sosial.
“Kami menilai terdapat dugaan tindakan atau pernyataan dalam proses mediasi yang dinilai tidak sesuai dengan prinsip kepatutan dan etika seorang pejabat publik,” ujar Hendrawan.
Ia secara khusus meminta pemeriksaan terhadap dugaan adanya tekanan atau intimidasi terhadap Hilda, termasuk nada dan cara penyampaian pernyataan serta kemungkinan penyebutan jabatan atau kedudukan yang dapat menimbulkan rasa takut maupun tekanan.
Selain itu, Pemuda Lombok meminta Badan Kehormatan memeriksa dugaan penggunaan pengaruh atau kedudukan untuk memberikan tekanan, memengaruhi pihak lain, memperoleh perlakuan khusus, atau meningkatkan posisi tawar dalam persoalan pribadi.
Menurut Hendrawan, penyebutan jabatan tidak otomatis merupakan pelanggaran etik. Namun, konteks, tujuan, dan dampaknya perlu diperiksa untuk menentukan apakah terdapat pelanggaran terhadap prinsip kepatutan, integritas, keteladanan, serta kehormatan dan martabat lembaga negara.
Laporan tersebut kini menjadi dasar bagi Pemuda Lombok untuk meminta Badan Kehormatan DPD RI melakukan pemeriksaan atas dugaan pelanggaran etik tersebut.
Sumber: Inside Lombok

21/08/2026

Tonton selengkapnya: https://bit.ly/fb-video22784435
Awalnya situasi di toko terlihat biasa saja. Namun, pemilik toko mulai curiga setelah melihat gerak-gerik seorang ibu yang berada di dalam toko.
Dalam rekaman CCTV, terlihat ibu tersebut memasukkan sejumlah barang ke balik kerudungnya. Ia disebut awalnya hendak mengambil rokok, tetapi aksinya kemudian diketahui oleh pemilik toko.
Pemilik toko pun langsung menghampiri dan mengecek barang yang dibawa. Saat itulah dugaan pencurian tersebut terbongkar.
Kejadian seperti ini tentu menjadi pengingat bagi para pemilik usaha untuk tetap waspada, sekaligus mengingatkan kita agar tidak mengambil sesuatu yang bukan hak kita.
Apa pun alasannya, mengambil barang milik orang lain tetap bukan jalan keluar. 🙏

20/08/2026

Tonton selengkapnya: https://bit.ly/fb-video22784435
Dua anggota Polsek Duduksampeyan, Gresik, Jawa Timur, berinisial P dan D sedang diperiksa Propam setelah diduga meminta uang kepada warga yang dituding terlibat judi online (judol). Nilai uang yang diduga diminta mencapai Rp 55 juta.

Kedua anggota polisi tersebut bahkan sempat diamankan di Balai Desa Petung setelah warga mengetahui dugaan tindakan tersebut dan nyaris melakukan kekerasan.

Dugaan pemerasan tersebut kini tengah diselidiki Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Gresik dengan asistensi Bidang Propam Polda Jawa Timur. Kasihumas Polres Gresik Iptu Hepi Muslih Riza membenarkan bahwa P dan D merupakan anggota Polsek Duduksampeyan.

"Terkait dua oknum anggota, saat ini sedang menjalani proses penyelidikan dari Sipropam Polres Gresik dan diasistensi oleh Bid Propam Polda Jatim. Betul. Itu anggota Polsek Duduk Sampeyan Polres Gresik," ujarnya, Selasa (18/8/2026), dilansir dari Kompas.com.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua anggota polisi tersebut diduga mendatangi rumah tiga pemuda di Desa Petung, Kecamatan Panceng, yang dituding bermain judol.

Namun, kedua anggota polisi itu diduga tidak membawa persoalan tersebut ke proses hukum. Mereka justru diduga meminta sejumlah uang kepada warga sebagai gantinya. Kedua anggota polisi tersebut kemudian diduga menawarkan uang damai kepada tiga remaja Desa Petung dengan nilai mencapai Rp 50 juta.

Aksi serupa diduga kembali terjadi pada Minggu (16/8/2026) malam. Kedua anggota polisi tersebut mendatangi rumah warga lain di desa yang sama. Warga yang curiga kemudian mengikuti keduanya hingga mendapati dugaan tindakan serupa.

20/08/2026

Tonton selengkapnya: https://bit.ly/fb-video22784435
Keluhan seorang pelanggan terkait layanan perbaikan laptop di kawasan Harco Mangga Dua menjadi sorotan setelah dibagikan melalui media sosial.

Dalam unggahannya, pelanggan tersebut mengaku mendapati perubahan komponen RAM pada laptop setelah menjalani perbaikan di sebuah toko bernama Platinum Notebook. Sebelum diperbaiki, laptop disebut menggunakan RAM Lexar berkapasitas 16 GB.

Setelah laptop kembali dan dilakukan pengecekan menggunakan CPU-Z serta HWInfo, pelanggan mengklaim RAM yang terpasang berubah menjadi Micron 8 GB. Ia kemudian kembali mendatangi toko untuk meminta penjelasan dan mempertanyakan komponen miliknya.

Menurut pengakuannya, pihak toko disebut tidak memberikan penyelesaian terkait RAM yang dipersoalkan. Keluhan tersebut kemudian dibagikan ke media sosial sebagai peringatan bagi pelanggan lain yang hendak melakukan servis laptop di kawasan tersebut.

📽 ahmadshidqi__

20/08/2026

Tonton selengkapnya: https://bit.ly/fb-video22784435
Momen perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di wilayah Sukamaju, Gobras, Kota Tasikmalaya, diwarnai kejadian yang menarik perhatian warga.

Seorang wanita terlihat diamankan dan dievakuasi oleh anggota TNI dari sebuah kos. Berdasarkan narasi yang beredar, wanita tersebut diduga berada di dalam kos bersama seorang pria yang bukan mahramnya.

Warga disebut sebelumnya telah beberapa kali mengingatkan agar pria tersebut tidak dibawa ke kos. Kecurigaan warga kemudian muncul setelah sebuah sepeda motor terparkir semalaman di sekitar lokasi.

Saat warga tengah mengikuti berbagai kegiatan dan karnaval 17 Agustus, keduanya disebut berada di dalam kos hingga akhirnya warga mendatangi lokasi.

20/08/2026

Tonton selengkapnya: https://bit.ly/fb-video22784435
Kemeriahan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu, mendadak berubah menjadi ajang kekecewaan dan protes keras.

Warga merasa panitia tidak menghargai usaha para peserta yang telah berlomba mempertaruhkan fisik mereka.

Akar permasalahan bermula dari momen pembagian hadiah usai perlombaan.

Para peserta telah menguras tenaga untuk menyelesaikan lomba lari dengan rute yang cukup jauh, yakni mencapai 10 kilometer.

Kekecewaan memuncak ketika sang pemenang utama ternyata hanya menerima hadiah berupa tiga buah gelas.

Merasa anaknya tidak dihargai secara layak, orang tua salah satu peserta meluapkan amarahnya.

Pada Selasa (18/8/2026), orang tua peserta mendatangi Kantor Camat Kilo untuk melayangkan protes langsung.

Kekecewaan warga sangat beralasan.

Pasalnya, santer beredar informasi bahwa Pemerintah Kecamatan Kilo sebenarnya telah menyiapkan anggaran khusus sebesar Rp2 juta untuk hadiah perlombaan tersebut.

Warga pun mempertanyakan ke mana larinya dana yang sudah disiapkan itu.

Untuk meredam situasi yang semakin memanas dan menjaga nama baik wilayahnya, pucuk pimpinan kecamatan akhirnya mengambil langkah penyelesaian.

Camat Kilo langsung turun tangan menemui orang tua peserta.

Ia memutuskan untuk menanggung hadiah para pemenang menggunakan uang dari dompet pribadinya.

Sang Camat merombak hadiah yang tidak layak tersebut dengan uang tunai untuk masing-masing kategori, yakni Rp600 ribu (Juara 1), Rp400 ribu (Juara 2), dan Rp300 ribu (Juara 3).

Peristiwa ini menjadi teguran keras bagi panitia penyelenggara acara di mana pun agar lebih transparan dalam mengelola anggaran publik dan lebih memanusiakan para peserta lomba.

20/08/2026

Tonton selengkapnya: https://bit.ly/fb-video22784435
Kasus perusakan motor ojol di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan.

Sopir yang sebelumnya melakukan perusakan datang langsung ke kediaman ojol di Gang Kramat, dekat Bintaro Sektor 2. Ia hadir bersama pemilik mobil Alphard untuk menemui korban dan menyampaikan permintaan maaf.

Pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan bagi sopir untuk memberikan klarifikasi terkait insiden yang bermula dari motor ojol diduga tak sengaja menyenggol spion mobil Alphard di Jalan RC Veteran.

Dalam kesempatan itu, sopir menyatakan siap bertanggung jawab atas kerusakan motor ojol. Kedua pihak kemudian sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dan kondisi di lokasi kembali kondusif.

Address

Amerika Serikat
Sukamaju

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Nelia TV posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share