Dikha Bali New

Dikha Bali New Dibawa Enjoy Aja Bro

Gubernur Koster Bangga Generasi Muda Tampil Memukau di PKB XLVIII 2026Regenerasi Seni Budaya Bali Dinilai Jadi Kekuatan ...
14/06/2026

Gubernur Koster Bangga Generasi Muda Tampil Memukau di PKB XLVIII 2026

Regenerasi Seni Budaya Bali Dinilai Jadi Kekuatan Pariwisata dan Kesejahteraan Masyarakat

Semangat regenerasi seni budaya Bali terlihat kuat dalam pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Taman Werdhi Budaya Art Centre, Sabtu (13/6/2026). Gubernur Bali, Wayan Koster, menyampaikan rasa bangga atas tingginya keterlibatan anak muda hingga peserta usia dini yang tampil memukau dalam rangkaian pembukaan acara.

Menurut Gubernur Koster, antusiasme generasi muda menjadi sinyal positif bahwa seni budaya Bali tidak hanya tetap terjaga, tetapi juga berkembang secara berkelanjutan dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.

“Kehadiran anak-anak muda dan usia dini menunjukkan bahwa seni budaya di Bali akan terus hidup dan berkembang maju,” ujar Koster dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa kebudayaan merupakan fondasi utama yang menopang kekuatan ekonomi pariwisata Bali. Pelestarian seni dan budaya, menurutnya, bukan sekadar menjaga identitas daerah, tetapi juga menjadi sumber kesejahteraan masyarakat baik secara sekala maupun niskala.

Dalam momentum pembukaan PKB tahun ini, Gubernur Koster turut memberikan penghormatan kepada Prof. Dr. Ida Bagus Mantra yang dikenal sebagai penggagas Pesta Kesenian Bali sejak tahun 1979 dan memiliki kontribusi besar dalam upaya pelestarian seni budaya Pulau Dewata.

Pesta Kesenian Bali ke-48 kembali menjadi ruang ekspresi dan pembinaan generasi penerus seni Bali sekaligus memperkuat posisi budaya sebagai identitas serta kekuatan pembangunan daerah.

Mari terus menjaga dan melestarikan warisan adiluhung Bali untuk generasi mendatang.

Source.

Rahayu lan lanjutkan perjuangan Nang Etonk Bali Relawan Kemanusiaan Nang Etonk Bali Bagikan Ratusan Kilogram Daging Babi...
14/06/2026

Rahayu lan lanjutkan perjuangan Nang Etonk Bali

Relawan Kemanusiaan Nang Etonk Bali Bagikan Ratusan Kilogram Daging Babi dan Sembako untuk Warga Kurang Mampu Jelang Galungan

Menjelang Hari Raya Galungan, Relawan Kemanusiaan Nang Etonk Bali kembali menggelar aksi sosial dengan membagikan daging babi gratis kepada masyarakat kurang mampu di sejumlah wilayah di Bali. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian agar lebih banyak warga dapat menyambut hari raya dengan sukacita.

Dalam kegiatan yang berlangsung hari ini, relawan bersama para donatur menyalurkan sekitar 400 kilogram daging babi lengkap dengan bumbu rajang, bumbu lawar, beras, minyak goreng, serta paket sembako. Bantuan tersebut menyasar masyarakat di wilayah Karangasem, Bangli, dan Klungkung.

Koordinator kegiatan Nang Etonk Bali menyampaikan bahwa program ini berawal dari keinginan sederhana untuk menjangkau masyarakat di daerah yang membutuhkan agar tetap dapat menikmati hidangan khas menjelang Galungan.

“Awalnya kami hanya ingin membantu semeton yang berada di daerah pedalaman dan masyarakat kurang mampu supaya ikut merasakan kebahagiaan menyambut Galungan. Karena saya bergerak di bidang kuliner, akhirnya lahir program pembagian daging babi ini,” ujarnya.

Proses penyiapan bantuan dilakukan secara gotong royong, termasuk pengolahan bumbu yang dipersiapkan langsung di Pos Penampahan agar masyarakat bisa lebih mudah mengolah bahan yang diterima.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak dan donatur, termasuk apresiasi kepada Juna V**e Store serta para donatur lainnya yang ikut berkontribusi dalam pelaksanaan program sosial tersebut.

Relawan Nang Etonk Bali menyebut kegiatan serupa masih akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan. Rencana distribusi berikutnya dijadwalkan menyasar wilayah Negara dan Buleleng dengan tambahan ratusan kilogram daging untuk dibagikan kepada masyarakat.

Di akhir kegiatan, relawan menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung aksi kemanusiaan ini.

“Matur suksma para donatur sami yang sudah ikut mensupport kegiatan kami. Rahayu, rahajeng nyanggra rahina Galungan.”

Menjelang Galungan, Ida Pandita Ingatkan Umat Jaga Pikiran dan Kendalikan EmosiMenjelang Hari Raya Galungan, tidak sedik...
14/06/2026

Menjelang Galungan, Ida Pandita Ingatkan Umat Jaga Pikiran dan Kendalikan Emosi

Menjelang Hari Raya Galungan, tidak sedikit masyarakat mengaku merasakan perubahan suasana batin dan emosi. Mulai dari lebih mudah tersinggung, cepat marah, hingga rentan terlibat perdebatan dengan keluarga, pasangan, maupun rekan kerja. Fenomena yang kerap disebut sebagai “drama menjelang Galungan” ini bahkan dianggap menjadi hal yang berulang setiap enam bulan.
Menurut penjelasan Ida Pandita Kebayan, kondisi tersebut tidak semata-mata dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas dan pengeluaran menjelang hari raya, tetapi juga memiliki kaitan dengan kepercayaan spiritual dalam ajaran Hindu Bali.

Beliau menjelaskan, tiga hari menjelang Galungan, yakni Minggu, Senin, dan Selasa, dipercaya sebagai masa ketika pengaruh Sang Kala Tiga sedang kuat. Sang Kala Tiga terdiri dari Bhuta Galungan, Bhuta Dungulan, dan Bhuta Amangkurat.

Dalam kepercayaan tradisional Bali, ketiga unsur tersebut diyakini dapat memengaruhi pikiran, perkataan, dan perilaku manusia. Dampaknya, seseorang dapat menjadi lebih mudah terpancing emosi, sulit mengendalikan diri, hingga berpotensi menimbulkan perselisihan tanpa disadari.

Meski demikian, Ida Pandita menegaskan bahwa masa ini juga menjadi bagian dari ujian spiritual bagi umat Hindu. Kemampuan menjaga pikiran tetap jernih, menahan amarah, mengendalikan ucapan, serta menghindari pertengkaran dipandang sebagai bentuk kemenangan diri sebelum memasuki Hari Raya Galungan.

Masyarakat pun diajak untuk memperbanyak introspeksi, memperkuat sembah bhakti, serta menjaga keharmonisan dengan sesama ketika mulai merasakan emosi yang tidak biasa.

“Apabila kita mampu melewati berbagai godaan dan dinamika menjelang Galungan dengan hati yang tenang, maka besar kemungkinan kita akan merayakan Hari Raya Galungan dengan perasaan yang lebih damai, bahagia, dan penuh makna,” demikian pesan yang disampaikan.

Hari Raya Galungan sendiri merupakan momentum kemenangan Dharma melawan Adharma. Karena itu, pengendalian diri, ketenangan batin, dan menjaga keharmonisan menjadi bagian penting dalam memaknai perayaan suci tersebut.

📸ida pandita kebayan

Ary Ulangun Imbau Publik Teliti Sebelum Berdonasi di Media SosialRelawan kemanusiaan 10 Ribu Mimpi, Ary Ulangun, mengimb...
14/06/2026

Ary Ulangun Imbau Publik Teliti Sebelum Berdonasi di Media Sosial

Relawan kemanusiaan 10 Ribu Mimpi, Ary Ulangun, mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap penggunaan data pribadi, foto, maupun informasi kemanusiaan yang berpotensi dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan pribadi melalui penggalangan dana di media sosial.

Imbauan tersebut disampaikan setelah muncul dugaan adanya akun TikTok bernama “al alyssa el syifa” yang membuka donasi dengan menggunakan unggahan dan story milik relawan tanpa izin. Donasi tersebut disebut mengatasnamakan bantuan untuk Nala dan kakeknya.

Menurut Ary Ulangun, pihaknya tidak mengetahui secara pasti alur penyaluran donasi maupun kepemilikan rekening yang digunakan dalam penggalangan tersebut. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan dan kekhawatiran di tengah masyarakat, terlebih unggahan tersebut telah ramai dan viral di TikTok sehingga memicu banyak pesan masuk dari masyarakat yang meminta klarifikasi.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan selalu melakukan pengecekan sebelum menyalurkan bantuan. Pastikan identitas penggalang dana jelas, tujuan donasi transparan, serta rekening yang digunakan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang merasa dirugikan atau telah terlanjur memberikan bantuan tanpa mendapatkan informasi yang jelas.

Relawan kemanusiaan mengajak masyarakat untuk meningkatkan literasi digital dan tidak mudah menyebarkan informasi donasi tanpa verifikasi terlebih dahulu. Langkah ini dinilai penting agar aksi solidaritas tetap tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh oknum yang merugikan pihak penerima bantuan maupun para donatur.

Masyarakat juga diimbau menggunakan jalur pelaporan resmi yang tersedia di platform apabila menemukan konten yang diduga menyesatkan atau menggunakan identitas pihak lain tanpa izin.

Lonjakan Medali Emas Antar Buleleng Pertahankan Juara Umum III PORJAR Bali 2026Kontingen Kabupaten Buleleng kembali mene...
14/06/2026

Lonjakan Medali Emas Antar Buleleng Pertahankan Juara Umum III PORJAR Bali 2026

Kontingen Kabupaten Buleleng kembali menegaskan eksistensinya di ajang Pekan Olahraga Pelajar (PORJAR) Provinsi Bali 2026 dengan mempertahankan posisi Juara Umum III. Prestasi tersebut diraih setelah berhasil mengoleksi total 499 medali, sekaligus menunjukkan peningkatan kualitas capaian dibanding tahun sebelumnya.

Berdasarkan data resmi yang dirilis Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, Buleleng menutup kompetisi dengan raihan 152 medali emas, 153 medali perak, dan 194 medali perunggu.

Pada klasemen akhir PORJAR Bali 2026, Kota Denpasar kembali menempati posisi Juara Umum I, sementara Kabupaten Badung berada di posisi Juara Umum II.

Sebelumnya, mewakili Bupati Buleleng, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, S.Pd., M.A.P., bersama tim panitia PORJAR Kabupaten menghadiri penutupan resmi PORJAR Bali 2026 yang berlangsung di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Rabu (10/6).

Kadisdikpora Buleleng menyampaikan apresiasi atas pencapaian para atlet muda yang dinilai menunjukkan peningkatan performa secara signifikan, terutama pada perolehan medali emas.

“Dengan hasil perolehan 152 medali emas kali ini, terjadi peningkatan performa yang nyata, yaitu lebih dari 10 persen dibandingkan perolehan medali emas pada PORJAR Bali tahun 2025 yang berjumlah 134 emas,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam keberhasilan tersebut, mulai dari atlet, pelatih, official hingga panitia yang telah bekerja keras sepanjang pelaksanaan ajang olahraga pelajar tingkat provinsi itu.

“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Kontingen Kabupaten Buleleng yang telah berjuang maksimal dan membawa nama daerah dengan penuh semangat,” katanya.

Capaian ini diharapkan menjadi dorongan baru bagi pengembangan olahraga prestasi di Kabupaten Buleleng, khususnya dalam pembinaan atlet usia dini dan pelajar agar mampu meraih hasil yang lebih tinggi pada kompetisi mendatang.

Bu Putri Bangga! Siswanya Raih Prestasi dan Buktikan Arti Tidak MenyerahKeberhasilan meraih juara dalam sebuah perlombaa...
14/06/2026

Bu Putri Bangga! Siswanya Raih Prestasi dan Buktikan Arti Tidak Menyerah

Keberhasilan meraih juara dalam sebuah perlombaan bukan hanya soal berdiri di atas panggung dan menerima piala. Di balik pencapaian tersebut, terdapat proses panjang, latihan, air mata, dan perjuangan yang sering kali tidak terlihat. Hal itulah yang dirasakan oleh Putri Adelia Savitri seorang guru yang akrab disapa Bu Putri saat mendampingi anak didiknya di ajang lomba puisi tingkat Provinsi Bali.

Bu Putri menyampaikan rasa bangga kepada para peserta didiknya yang telah menunjukkan semangat dan kerja keras hingga berhasil menorehkan prestasi membanggakan.

“Selamat ya anak-anak. Kalian hebat dan luar biasa. Ibu bangga sekali melihat perjuangan kalian sampai di titik ini,” ujar Bu Putri.

Ucapan selamat juga diberikan kepada Galang Nova selaku guru pembina dari SDN 2 Sesetan yang turut mengantarkan siswanya, Nadya, tampil membanggakan di ajang tersebut.

Menurut Bu Putri, Dwi, Riva, dan Nadya merupakan anak-anak yang sudah cukup sering bertemu dalam berbagai perlombaan puisi. Meski menjadi pesaing saat tampil di atas panggung, di luar perlombaan mereka dikenal sebagai sahabat yang saling mendukung.

“Mereka sering bertemu di lomba puisi. Saingan di panggung, tapi di luar tetap sahabat puisi yang seru dan saling mendukung. Mereka punya karakter suara dan penampilan yang khas sehingga mampu menarik perhatian juri,” jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa proses menuju kemenangan tidaklah mudah. Latihan dilakukan hingga pulang sore, pengulangan dilakukan berkali-kali, bahkan ada momen ketika peserta mengalami tekanan dan rasa gugup menjelang tampil.

“Mungkin orang hanya melihat piala dan piagam lalu berpikir semuanya selesai dalam beberapa menit di atas panggung. Tapi bagi saya sebagai guru pembina, saya melihat latihan berhari-hari, puluhan kali mengulang, rasa gugup, bahkan air mata dan perjuangan anak-anak,” katanya.

Bu Putri menegaskan bahwa pencapaian terbesar bukan semata-mata menjadi juara, melainkan keberanian anak-anak untuk terus mencoba meski pernah ingin menyerah.

“Dulu ada yang kesulitan mengatur emosi saat membaca puisi, ada yang takut tampil, ada yang belum percaya diri. Tapi sekarang mereka bisa membuat satu aula terdiam saat tampil. Itu kemenangan yang sesungguhnya. Juara hanya bonus,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan bahwa peran guru pembina bukan hanya melatih kemampuan teknis, tetapi juga menjadi sosok yang membentuk mental anak didik.

“Kadang saat latihan kami harus tegas supaya mereka kuat. Tapi ketika mereka berhasil, justru guru yang paling terharu dan bangga melihat perjuangan itu terbayar,” tambahnya.

Bu Putri berharap pengalaman ini menjadi bekal bagi para siswa untuk terus berkembang dan tidak takut menghadapi tantangan di masa depan.

“Jangan pernah menyerah. Tetap optimis, terus semangat, dan buktikan bahwa kerja keras akan selalu menemukan hasil terbaik,” tutupnya.

Source. Putri Adelia Savitri

Seni Tak Mengenal Batas, Penyandang Disabilitas Tampil Memukau di Pembukaan Pesta Kesenian Bali 2026Pembukaan Pesta Kese...
13/06/2026

Seni Tak Mengenal Batas, Penyandang Disabilitas Tampil Memukau di Pembukaan Pesta Kesenian Bali 2026

Pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 menghadirkan banyak penampilan yang memukau, namun salah satu momen yang paling menyentuh perhatian publik hadir dari penampilan Duta Kabupaten Badung dalam Pawai Peed Aya.

Di tengah kemeriahan pawai yang berlangsung di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali (MPRB) Bajra Sandhi, Renon, Denpasar, rombongan Duta Kabupaten Badung menampilkan pesan kuat tentang inklusivitas melalui kehadiran para penari difabel yang tampil bersama peserta lainnya.

Dengan penuh percaya diri, para penari menunjukkan bahwa seni tidak mengenal batas. Setiap gerakan yang ditampilkan bukan hanya menghadirkan keindahan pertunjukan, tetapi juga menjadi simbol semangat kesetaraan, keberanian, dan ruang berekspresi bagi semua kalangan.

Penampilan tersebut mendapat apresiasi hangat dari masyarakat yang memadati lokasi pawai. Kehadiran para penari difabel menjadi salah satu momen yang mencuri perhatian dalam rangkaian pembukaan PKB tahun ini sekaligus menghadirkan suasana haru dan kebanggaan.

Partisipasi mereka menegaskan bahwa pelestarian budaya Bali adalah ruang bersama yang terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat. Seni tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media yang menyatukan dan memberikan kesempatan yang sama bagi setiap individu untuk berkarya.

Semangat kebersamaan yang ditampilkan Duta Kabupaten Badung menjadi pesan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk terus melestarikan budaya dan menunjukkan kemampuan terbaik di panggung seni.

📸 .com

Gubernur Koster Lepas Peed Aya, Tandai Resmi Dibukanya Pesta Kesenian Bali XLVIIIPesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun ...
13/06/2026

Gubernur Koster Lepas Peed Aya, Tandai Resmi Dibukanya Pesta Kesenian Bali XLVIII

Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 resmi dibuka melalui prosesi pelepasan Peed Aya (pawai) yang dipimpin langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster di depan Monumen Puputan Bajra Sandhi, Denpasar, Sabtu (13/6/2026).

Pembukaan ajang seni dan budaya tahunan terbesar di Bali tersebut berlangsung meriah sekaligus sarat makna. Tahun ini, PKB mengusung tema “Jiwa Sidha Parisudha”, yang merefleksikan semangat pemuliaan jiwa menuju kesempurnaan serta harmoni dalam kehidupan.

Sebagai tanda resmi dimulainya rangkaian kegiatan, dilakukan pemukulan kulkul sebanyak lima kali oleh Gubernur Bali bersama Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa dan Ketua DPRD Bali. Prosesi tersebut menjadi simbol persatuan, kebersamaan, dan komitmen dalam menjaga serta melestarikan seni budaya Bali.

Suasana pembukaan semakin semarak dan sakral melalui penampilan kolosal “Maha Merdangga Kalpa” yang berhasil memukau para penonton yang memadati kawasan Renon. Atraksi tersebut menjadi pembuka yang menggambarkan kekayaan ekspresi seni tradisi Bali.

Rangkaian Pawai Peed Aya diawali oleh penampilan kontingen Kabupaten Jembrana dan ditutup oleh kontingen Kota Denpasar. Setiap kabupaten dan kota menampilkan kekhasan budaya daerah masing-masing sebagai cerminan keberagaman seni yang hidup di Bali.

Pesta Kesenian Bali XLVIII akan berlangsung hingga 11 Juli 2026 di Taman Budaya Provinsi Bali (Art Center) dan menghadirkan beragam pertunjukan, pameran, parade, hingga aktivitas budaya lainnya yang dapat dinikmati masyarakat maupun wisatawan.

Melalui penyelenggaraan PKB, Bali kembali menegaskan komitmennya sebagai pusat pelestarian budaya yang terus hidup, berkembang, dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Source. Nangun Satkerti Lokabali

Kasus Tabrak Lari di Banjarangkan Terungkap, Truk dan Pengemudi DiamankanKesigapan dan kerja keras Personel Unit Gakkum ...
13/06/2026

Kasus Tabrak Lari di Banjarangkan Terungkap, Truk dan Pengemudi Diamankan

Kesigapan dan kerja keras Personel Unit Gakkum Satlantas Polres Klungkung membuahkan hasil dengan berhasil mengungkap kasus tabrak lari yang terjadi di wilayah Kabupaten Klungkung. Setelah melalui serangkaian penyelidikan intensif, pelaku beserta kendaraan yang digunakan saat kejadian berhasil diamankan.

Peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi pada Minggu, 7 Juni 2026, di Jalan Raya Takmung, tepatnya di simpang tiga Museum Gunarsa, Banjar Banda, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung. Usai kejadian, kendaraan yang diduga terlibat langsung meninggalkan lokasi sehingga kasus tersebut ditangani melalui proses penyelidikan mendalam oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Klungkung.

Dipimpin langsung oleh Kanit Gakkum Satlantas Polres Klungkung, Ipda Luh Made Ayu Rupini, S.H., personel segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan berbagai keterangan serta barang bukti yang dapat mendukung proses pengungkapan kasus.

Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil memperoleh rekaman CCTV dari sejumlah titik di sekitar lokasi kejadian. Melalui analisis rekaman tersebut, personel melakukan penelusuran terhadap arah pelarian kendaraan yang diduga terlibat dalam insiden kecelakaan.

Berdasarkan hasil analisis CCTV dan keterangan sejumlah saksi, petugas berhasil mengidentifikasi ciri-ciri kendaraan pelaku yang diketahui merupakan sebuah truk. Penyidik kemudian melakukan pengembangan hingga memperoleh informasi mengenai keberadaan pelaku.

Hasil pendalaman menunjukkan bahwa pelaku sempat berada di wilayah Lumajang, Jawa Timur. Namun, penyelidikan terus berlanjut hingga diperoleh informasi terbaru bahwa pelaku diduga telah kembali ke Bali.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim yang dipimpin Kanit Gakkum segera bergerak melakukan pencarian dan akhirnya berhasil menemukan serta mengamankan pelaku berikut kendaraan yang digunakan saat kejadian di kawasan Jalan Mengwi Tani, Kabupaten Badung.

Selanjutnya, pengemudi truk beserta seorang kenek dan barang bukti kendaraan berupa truk nomor polisi BE 8621 NBB diamankan ke Unit Gakkum Satlantas Polres Klungkung guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Keberhasilan pengungkapan kasus ini menjadi bentuk komitmen Satlantas Polres Klungkung dalam memberikan kepastian hukum serta perlindungan kepada masyarakat, khususnya korban kecelakaan lalu lintas. Selain itu, keberadaan CCTV dan partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi dinilai turut mempercepat proses pengungkapan kasus.

Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Klungkung masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pengemudi dan saksi-saksi guna melengkapi proses penyidikan serta memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang terjadi.

Source.

Sapa Warang Tutup Parade Peed Aya PKB XLVIII 2026, Suguhkan Atraksi Memukau di RenonParade Peed Aya dalam rangka Pesta K...
13/06/2026

Sapa Warang Tutup Parade Peed Aya PKB XLVIII 2026, Suguhkan Atraksi Memukau di Renon

Parade Peed Aya dalam rangka Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 ditutup dengan penampilan spektakuler ogoh-ogoh bertajuk Sapa Warang, karya maestro Marmar Herayukti dari Banjar Gemeh, Denpasar. Penampilan tersebut sukses mencuri perhatian ribuan penonton yang memadati kawasan Renon.

Sebagai penampil penutup rangkaian parade, Sapa Warang hadir dengan detail garapan yang artistik dan penuh karakter. Perpaduan antara kekuatan visual karya, teknik pengerjaan yang detail, serta semangat para sekaa pengiring menghadirkan suasana yang meriah sekaligus memukau sepanjang lintasan parade.

Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi. Ribuan penonton menyaksikan secara langsung penampilan ogoh-ogoh yang menjadi salah satu sorotan pada ajang budaya terbesar di Bali tersebut. Kehadiran Sapa Warang sekaligus memberikan penutup yang berkesan bagi pelaksanaan Parade Peed Aya PKB tahun ini.

Lebih dari sekadar pertunjukan visual, karya tersebut menunjukkan bahwa seni tradisi Bali terus berkembang mengikuti zaman tanpa meninggalkan akar budayanya. Kreativitas yang ditampilkan menjadi bukti bahwa generasi muda Bali tetap memiliki ruang untuk mengekspresikan identitas budaya melalui karya-karya inovatif.

Melalui penampilan Sapa Warang, semangat pelestarian budaya kembali ditegaskan—bahwa warisan leluhur tidak hanya dijaga, tetapi juga terus dihidupkan dan diperkenalkan kepada generasi berikutnya melalui karya seni yang relevan dan menginspirasi.

Source.

Address

Singaraja
81191

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dikha Bali New posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Establishment

Send a message to Dikha Bali New:

Share