Uchan dug

Uchan dug Jangan lupa Ibadah

"BINUANGEUN"Tulisan ini adalah cerita dan pandangan saya tentang kampung halaman tempat saya lahir dan bertumbuh. Kata "...
28/06/2024

"BINUANGEUN"

Tulisan ini adalah cerita dan pandangan saya tentang kampung halaman tempat saya lahir dan bertumbuh.

Kata "BINUANGEUN" bukan lagi nama Desa atau nama Kampung, tapi "Binuangeun" menjadi nama identitas masyarakat pesisir, nelayan dan kemajemukannya.

Saya hanya ingin berbagi kisah tentang perjalanan yang telah saya lalu pada hari Kamis, 27 Juni 2024. Dihari itu saya mendapatkan tanggungjawab sebagai ketua panitia musyawarah "Pembentukan Paguyuban Nelayan Kab Lebak". Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan lancar dan menambah semangat baru dalam menyikapi persoalan-persoalan masyarakat pesisir umum dan khusus adalah Nelayan.

Sebenarnya Binuangeun adalah salah satu kekuatan Banten dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional. Namun ada hal yang perlu di perbaiki dan terus dikembangkan untuk bagaimana hasil laut yang diambil oleh para nelayan Binuangeun, bisa berdampak positif bagi seluruh masyarakat Banten khususnya masyarakat Binuangeun itu sendiri.

Diketahui TPI Binuangeun setiap tahunnya terus mencapai target dalam membayar retribusi yang 3 %, retribusi masuk kedalam PAD Kabupaten Lebak, jika dinominalkan kurang lebih diangka 1,2 Miliar pertahun sumbangan dari retribusi yang di ambil dari para pembeli ikan (Bakul) di Binuangeun.

Sepintas kita akan menganggap betapa kayaknya sumberdaya alam yang dimiliki oleh daerah kami ini. Dibalik itu keberuntungan yang dimiliki oleh kami, ternyata banyak problematika dan persoalan yang sangat mendasar, yaitu kemiskinan, pengangguran, insfratruktur, dan kebodohan yang menyelimuti daerah kami yang subur ini.

Sumberdaya alam yang kaya, salah satu penyumbang PAD terbesar di Banten, tapi kenapa tingkat kesejahteraan masyarakat Binuangeun sangat memprihatinkan.

Jika, ada pertanyaan, lantas kenapa hal itu bisa terjadi?. Mungkin saya tidak bisa menjawab secara eksplisit, namun secara pandangan yang kurang mendasar karena lebih kepada tuduhan emosional pribadi terhadap apa yang dirasakan oleh saya. Hal itu terjadi, karena tidak ada distribusi kesempatan kepada semua masyarakat Binuangeun khususnya, hal ini yang menyebabkan sirkulasi penikmat kekayaan alam Binuangeun hanya berputar-putar di dalam lingkungan orang-orang itu saja.

Hal ini menjadi akar masalah penyebab jomplang nya ekonomi masyarakat Binuangeun. Kekayaan akan berputar dalam lingkaran para pengekploitasi.

Maka masyarakat Binuangeun harus cerdas dan bijak dalam memanfaatkan semua kekayaan yang dianugerahkan oleh tuhan kepada kita semua.

Gambar Hanya Pemanis

DITINGGALKAN DAN MENINGGALKAN.Kita Awali dengan pertanyaan, kenapa kita meninggalkan, baik itu pasangan, tempat kelahira...
28/05/2024

DITINGGALKAN DAN MENINGGALKAN.

Kita Awali dengan pertanyaan, kenapa kita meninggalkan, baik itu pasangan, tempat kelahiran, atau pekerjaan ?

Sebenarnya ditinggalkan dan meninggalkan itu seperti sunahtullah karena semua yang ada di dunia ini sementara, tak ada yang abadi. Namun saya tidak akan bercerita tentang ditinggalkan atau meninggalkan dalam bentuk kematian, melainkan dalam bentuk prilaku sosial seseorang.

Alasan jika kita ditinggalkan. Pertama, karena kita lambat dan menghambat. Kedua, karena kita membuat seseorang tidak merasa nyamanan saat bersama kita. Adapun yang terakhir karena mereka yang meninggalkan menemukan yang lebih indah dibandingkan saat bersama kita. Begitupun alasan meninggalkan seperti yang diatas, itu menurut pandangan pribadi ya, tapi kalau menurut kalian kenapa coba ?

Namun, jika kita yang melakukan tindakan meninggalkan tempat kelahiran, bisa disebabkan karena kita ingin melakukan lompatan yang lebih jauh dan terhindar dari siklus kehidupan yang turun menurun seperti itu-itu saja.

Adapun kita meninggalkan pekerjaan, karena sudah jenuh dan selalu ingin mendapatkan yang lebih enak dan gaji yang besar tanpa berpikir bahwa yang sedang kita lakukan sekarang adalah yang di dambakan oleh sebagian orang.

Ya, kalau kita meninggalkan pasangan, penyebab nya adalah miskomunikasi. Karena kalau misalkan dalam berhubungan asmara, sebenarnya tidak ada kalimat "kamu ko berubah". Namun, sebenarnya kita baru mengenal sikap pasangan kita yang sesungguhnya. Di fase ini kita akan memutuskan untuk tetap hidup bersamanya dan menerima segala konsekwensinya, atau pergi dan mencari seolah diluaran sana ada yang lebih indah.

Padahal keindahan itu hanya ekspektasi pikiran saja, dimanapun, kapanpun dengan siapapun, jika kita bisa menerima apa yang sudah di takdir kan dalam setiap garis kehidupan itu semua akan lebih indah, tanpa harus mencari lagi.

15/12/2023

Sisa Kongres Pontianak 32

18/11/2023

Sore tadi aku jumpa dengan perempuan yang pernah membuatku jatuh cinta. pertemuan yang satu minggu lalu sudah kami rencanakan, akhirnya perjumpaan itu terwujud.

Sebelumnya terjadi perjumpaan tadi, aku sudah tidak berkabar lagi dengannya semenjak bulan mei kemarin. Aku sudah berikrar untuk tidak menemuinya dan aku sampaikan juga padanya, akhirnya kami sudah tidak melakukan komunikasi lagi baik itu lewat media sosial atau komunikasi bertemu fisik.

Setelah kurang lebih enam bulan berlalu, tepatnya dua minggu dari hari ini. Ada notif di handphone bahwa ia follow instagram ku, disana bayangan indah dan pedihnya perpisahan denganya seolah nampak dalam isi kepala ku.

Tak berpikir lama, aku follback dan langsung message dia, akhirnya percakapan itu di mulai dari tadinya dia ingin cerita, yang isinya tentang kisah perjanan cintanya dengan laki-laki lain.

Sampai akhirnya sore tadi kita berjumpa, sebenarnya aku berharap bisa menyampaikan apa yang sebenarnya aku rasakan terhadapnya, namun kesempatan itu hangus lantaran dia merasa risih saat bersamaku ternyata, sehingga ia tak lama langsung pulang lagi.

Malam tadi kami bertiga menyempatkan untuk mengobrol sebentar. Ternyata, dalam obrolan itu, banyak hal yang aku tidak ta...
15/11/2023

Malam tadi kami bertiga menyempatkan untuk mengobrol sebentar. Ternyata, dalam obrolan itu, banyak hal yang aku tidak tau tentang mereka, padahal kami cukup mengenal dalam 3 tahun terakhir.

Setelah aku mendengarkan beberapa hal yang mereka ceritakan banyak ke kaguman terhadap mereka yang baru aku ketahui, tentang bagaimana menyikapi segala tentang perjalanan hidup.

Saya sering mngutip kata, Seprti ini kira-kira "Hidup untuk makan, atau makan untuk hidup" Jelas dari kutipan akan melah...
13/11/2023

Saya sering mngutip kata, Seprti ini kira-kira "Hidup untuk makan, atau makan untuk hidup" Jelas dari kutipan akan melahirkan perbedaan bagaimana kita makan dan beraktivitas.

Sehingga lupa bagaimana badan tersiksa atas pemaknaan yang salah terhadap prinsip yang dipegang dalam hidup.

Maka jangan terlalu berprinsip jika akan mencelakai dirimu sendiri.

Hidup yang bermartabat itu seperti apa menurut kalian
11/11/2023

Hidup yang bermartabat itu seperti apa menurut kalian

Address

Serang

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Uchan dug posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share