benni_t_lontah.id2

benni_t_lontah.id2 Halaman Pribadi

Permanently closed.
15/04/2023

Saya telah mencapai 100 pengikut! Terima kasih atas dukungan berkelanjutan Anda. Saya tidak mungkin berhasil tanpa Anda semua. 🙏🤗🎉

31/01/2023

🍁UJUNG JANUARI🍁

Januari esok akan berlalu pergi, namun tidak dengan kenanganmu yang masih menepi.

Entah berapa banyak rindu yang kutepis ingin kembali, nyatanya tak ada lagi yang tersisa untuk sepenggal harap yang masih ku Amini.

Selalu sama, dan tak ada yang berubah, rasa ini masih menggelora bagai bola liar ke sana kemari untuk melupakan.

Bukan tentang pecandu masa lalu, karena yang terindah tetaplah megah tidak dapat dikerdilkan oleh logika.

Kubaitkan untuk sebuah nama dari kisah purba dalam aksara.

15/10/2021
Siapa yang berhak duluan untuk memilih melambaikan bendera putih atau bertahan?Dan, sungguh, semua itu hanya sebuah pert...
08/10/2021

Siapa yang berhak duluan untuk memilih melambaikan bendera putih atau bertahan?

Dan, sungguh, semua itu hanya sebuah pertempuran di dalam diriku sendiri, setelah tiada keberanian mengalir dari bibirku untuk mengatakannya padamu, lalu mengaku akulah yang paling patah. Padahal, akulah yang memilih kalah.

26/09/2021

🍁KOMITMEN🍁

Mencari teman hidup bukan menyoal tampang, harta, apalagi gelar. Tapi, tentang seseorang yang mau duduk bersamamu sampai rambut memutih dan raga tak mampu lagi berbuat banyak. Sayangnya, kita seringkali terdistorsi. kita lupa bahwa sebenarnya berkomitmen itu tentang komunikasi.
Bicara mengenai komitmen, aku pernah takut dengan komitmen. Aku takut dengan kata 'Menikah'; takut dengan ikatan monogami seiya sekata, sehidup semati. tapi, ketika rasa takut mendera, kupejamkan mata. Kubayangkan kita tinggal dirumah kayu di sisi danau disebuah kaki gunung, dengan aroma hutan dan danau memenuhi udara. Hidup kita sederhana, tanpa perlu disibukan urusan dunia maya; tanpa harus terbawa arus modernisasi. Dipenghujung hari, kita duduk bersama diberanda rumah dengan senyum di wajah kita; hingga tua. hingga salah satu dari kita dipanggil oleh-Nya. Tampaknya, berkomitmen itu bagus juga.
Jatuh cinta adalah anugerah, walau perjalanannya tidak selalu indah.
Lantas, apa itu cinta ? kau pernah bertanya soal itu. dan aku yang sok tahu ini berusaha terlihat pintar di hadapanmu, menjawab ;
Cinta adalah reaksi kimia; sebuah efek yang ditimbulkan oleh feromon, endorphin, dan serotonin, yang kelak mungkin saja menghilang.
Iya, Cinta bisa menghilang. Lantas, kenapa kakek dan nenek kita bisa bertahan hidup berdua sampai mereka meninggal ? Karena saat cinta menghilang, mereka punya sesuatu yang disebut kasih sayang, keterbiasaan, empati, dan tentu saja komunikasi. Jadi untukmu, calon pendampingku kelak, aku tidak tahu sampai kapan aku bisa jatuh cinta padamu. tapi aku jamin, aku akan jadi orang yang terbangun disebelahmu dan mengatakan, "Hidup akan baik-baik saja selama kita memiliki kita".

18/09/2021

🍁MENGINGATNYA SEKALI LAGI🍁

Terkadang setitik bara api di kemarau panjang, yang entah dari mana asalnya, bisa secara tiba-tiba jatuh begitu saja membakar sehelai belukar hingga membumihanguskan seisi padang gersang.

Kira-kira seperti itulah. hal kecil dalam proses melupakan yang secara tak sengaja tertangkap syaraf sadar hingga memaksa ingatan memutar memar memoriam bawah sadar.

Hal kecil yang bisa menjadi pemicu untuk membuka kembali kenangan yang telah tersimpan rapat dalam kotak pandora, hingga memenuhi seisi kepala dan tak jarang membuat sesak di dada.
Sesekali dalam proses melupakan, akan kau temui hal-hal yang menjadi pemicu untuk membuatmu kembali mengingatnya. Seperti bau aroma basah jalan sehabis hujan atau tempat yang biasa kau lalui bersamanya, yang mengingatkanmu kembali akan erat gengaman tangannya.

Sesekali tanpa sadar geliat manjanya saat bersandar dibahumu akan terbayang kembali dalam benakmu kala matamu menangkap tempat-tempat yang pernah kau habiskan untuk membunuh waktu bersamanya.

Bahkan mungkin, telingamu akan mendengar jelas suaranya kala ia bersenandung saat tanpa sadar lagu kes**aannya yang kau simpan dalam playlist gawaimu tak sengaja terputar.

Entah bagaimana hal itu bisa terjadi, yang jelas hal kecil seperti itu saja selalu berhasil menjadi pemicu untuk membuatmu kembali mengingatnya sekali lagi. Namun mengingatnya kembali bukan berarti kau harus kembali padanya.

Mengingatnya tidak akan membuat hidupmu berakhir, dan melupakannya tak jua menjadikanmu juara. Kau hanya perlu merelakan agar lekas siuman selepas kepergian.

Terkadang beberapa orang memang diciptakan hanya untuk mengajarkan keikhlasan. meski dengannya kau tak lagi terpaut, hidupmu masih tetap harus berlanjut.

17/09/2021

🍁BERTAHAN, MENGIKHLASKAN LALU PERGI🍁

Aku masih bercengkerama dengan kesendirian ketika hujan mengajakku kembali pada episode terindah dalam hidupku. Ia menggiringku untuk mengenangmu dengan khidmat.

Dahulu, diruangan ini kita biasa tertawa. kau bercerita tentang cita-citamu dengan penuh semangat, sementara aku menjadi pendengarmu yang paling setia. kini, buku-buku di rak, buku catatan tua didalam laci, juga fotomu yang kini berdebu, menjadi benda-benda yang kehilangan nyawa.

Petir bersahutan dengan hujan yang semakin deras, kenangan kian membanjiri kepala.

Aku sempat meminta agar Tuhan memformat ingatanku dan menghapus jejak yang kau tinggalkan. Namun, kini aku bersyukur jejak sepasang kekasih bernama kau dan aku membekas. Tuhan mempertemukan kita seperti Dia mempertemukan tanah kering dengan rinai hujan. Aku yang gersang kau teduhkan. Maka, tatkala kau menjadi awan, tak semestinya aku berduka. Ada partikelmu yang mengalir bersamaku.

Sekarang aku mengerti, dibalik rencana yang gagal, tersembunyi hikmah yang indah.

Hidup bekerja secara misterius. dari tujuh miliar manusia dimuka bumi, kala itu matamu yang terpilih untuk menatap mataku, dan hatiku yang terpilih untuk jatuh di tanganmu. ketika apa yang kita bangun porak-poranda, kita selalu mencoba melanjutkan hidup dan menata ulang apa yang tersisa. seiring waktu, kebahagiaan akan kembali tumbuh bersama keikhlasan yang kita tanam.

Aku sudah genap mengingatmu. segala cerita telah kubungkus didalam kardus, tertata rapi disebelah figura fotomu yang membeku dalam waktu. serdadu hujan tidak lagi menabuh lagu rindu di jendela kamar, mereka telah berubah menjadi gerimis. ku persiapkan segala perlengkapan, disertai senyuman termanis. Aku keluar dari rumah lalu menutup pintu.

Kulangkahkan kaki untuk berjalan lagi dan lagi.

16/09/2021

🍁KENANGAN🍁

Perkenalkan, namanya adalah "Kenangan". Ia lahir beberapa saat setelah kelahiran kita dimuka bumi. Terkadang, kita membawanya bermain dengan rinai hujan yang kita pandangi dari sudut jendela kamar. Terkadang lagi, kita tertawa melihatnya bersenandung dengan dengan lembayung.

Kenangan bagaikan api. Ia bisa menghangatkan, atau membakar, semua tergantung dari cara kita memandangnya. Ia sering kali hadir saat kita berusaha melupakan, lalu hilang saat kita berusaha mengingat. Tapi, kita tidak bisa memungkiri bahwa kita dibentuk dari kenangan, bahkan apa yang kita rasakan hari ini pun akan jadi kenangan beberapa detik dari sekarang.

Aku sendiri pernah membuat kenangan kecewa. Aku sesumbar bahwa aku tidak mau lagi melihatnya. Aku bilang, Kenangan terlalu buruk untuk kupandang. Aku juga kelepasan berkata bahwa aku lebih memilih untuk membunuh dan menguburnya. Padahal, maksud Kenangan tidak pernah buruk.

Kenangan mencintai kita yang selalu saja berjalan di depannya. Ia tidak berharap kita selalu menengok kearahnya. Katanya, nanti kita lupa melihat apa yang ada didepan. Namun, ia juga tidak mau kalau kita melupakannya sama sekali. Dari mana kita belajar jika tidak mau lagi melihatnya barang sejenak ?.

Tuhan mengirimkan dua wajah untuk kenangan. Wajah cantiknya untuk membantu kita menghargai apa yang pernah kita punya, dan wajah buruknya untuk membantu kita menghargai kehidupan. Membenci dan mencemburui Kenangan adalah hal yang melelahkan dan tidak berguna. sebab, tempatnya selalu dibelakang, sebagai kawan dan juga guru. Kita tidak akan pernah bisa mengubah Kenangan, kita hanya bisa belajar darinya.

14/09/2021

📝 DIMENSI SETELAH MENGIKHLASKANMU 📝

Surat ini telah tiba pada ujungnya. ada lara, tawa, kecewa, serta cinta yang kutumpahkan didalamnya. rangkaian emosi datang silih berganti, hingga akhirnya tersemat sebuah keikhlasan. kuharap kau membacanya dengan senyuman; menikmatinya dengan secangkir teh yang kau sesap ketika langit sedang kemerahan. mungkin masih kau temui sisa-sisa kenangan disudut cakrawala. tak masalah jika begitu. Asalkan kali ini, ingat aku tanpa sedikitpun dendam, sebagaimana aku sudah lama berhenti menyalahkanmu atas hal-hal yang seharusnya tidak pernah terjadi. lalu bersyukurlah, karena kita telah berdamai dengan masa lalu.
Waktu telah mendewasakan kita dengan caranya yang ajaib. sekarang baru kulihat gambaran besarnya. Tuhan tidak pernah mengutusmu untuk menyempurnakanku. Tuhan hanya mengutusmu sebagai guru sebelum aku bertemu dengan pendamping hidupku yang sebenarnya. darimu aku belajar untuk mendamba, berharap, jatuh cinta, patah hati, hingga kemudian sembuh dan mampu melangkah lagi.
Perasaan kita untuk satu sama lain tidaklah mati, ia hanya bermetamorfosis menjadi sesuatu yang jauh lebih indah. Dan kini, kita sudah siap mengukir kisah indah kita masing-masing; siap untuk menghadapi hidup yang semakin berat dengan diri yang semakin kuat.
Salam untuk dia yang kini menjagamu; untuk buah hatimu yang sedang belajar mengeja bahagia. kuharap kau baik-baik saja disana. Dan soal aku, jangan khawatir. Alam semesta mempunyai rencana yang lebih besar untukku.
Terima Kasih banyak.

13/09/2021

🍁TAK PERLU MEMINTA MEREKA
UNTUK MENGERTI🍁

Akhir-akhir ini, kalimat "Jadilah diri sendiri" terasa klise. Apakah seseorang bisa menjadi diri sendiri ?Bukankah diri ini adalah hasil kolektif pengetahuan yang kita dapat dari lingkungan sekitar ? Kalau begitu aku ganti kalimatnya menjadi "Jangan berusaha menjadi keren, berusaha saja menjadi jujur". Sebab, banyak sekali orang yang merasa keren dengan cara mengikuti sekitarnya; memakai apa yang sedang keren, sampai melakukan hal-hal ngaco hanya karena ingin dianggap keren. Tapi, untuk menjadi jujur, itulah yang sulit. Setidaknya jujur kepada diri sendiri; melakukan hal-hal yang memang diinginkan oleh hati nurani, meski harus dihina oleh orang lain.
Kebanyakan dari kita terlalu takut untuk dihina. kita lupa bahwa hampir semua tokoh dunia mesti menghadapi hinaan pada zamannya sebelum dicantumkan dalan sejarah. Jadi, jangan takut untuk menjadi jujur. jangan takut melawan arus. hanya karena tidak ada yang setuju dengan pendapatmu, bukan berarti pendapatmu salah.
Ketika orang lain memakai sepatu keluaran terbaru dan kau tetap memakai kets butut, tak perlu meminta mereka untuk mengerti. Ketika orang lain betah mengobrol di dunia maya dan kau tidak betah berlama-lama didepan telepon genggam, tak perlu meminta mereka untuk mengerti. Ketika orang lain melakukan sesuatu untuk dis**ai dan kau melakukan sesuatu karena kau s**a, tak perlu meminta mereka untuk mengerti. Ketika orang lain memilih untuk terikat dengan rutinitas dan kau memilih untuk terikat dengan kebebasan, tak perlu meminta mereka untuk mengerti. Tak perlu menyeragamkan diri dengan kebanyakan orang. Tak perlu kekinian (Karena yang kekinian akan alay pada waktunya). Tak perlu repot-repot menyamakan diri dengan orang lain, kau diciptakan untuk menjadi unik. sudah terlalu banyak orang yang sama seperti kebanyakan orang.
Dirimu hanya ada satu dimuka bumi. lebih baik dibenci karena lidah berkata jujur, dari pada dis**ai karena lidah menjilat. Pengagummu akan pergi setelah kau tak sesuai lagi dengan imajinasinya, tapi orang yang menyayangimu akan tetap tinggal betapa pun buruknya dirimu. Dan diterima apa adanya tanpa harus berpura-pura menjadi orang lain, itu indah bukan.

Address

Purukcahu
73961

Telephone

+6285718145890

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when benni_t_lontah.id2 posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Establishment

Send a message to benni_t_lontah.id2:

Share

Category