03/11/2021
Achèh menjadi negeri super power ke 5 didunia berabad abad lamanya karena pendidikan dayah pesantren
______________________________
Walaupun Sekarang Acheh menjadi salah satu provinsi termiskin di negeri paling korup didunia berkat usaha pendidikan sekolah di titipkan oleh Belanda.
Zawiyah ( Dayah) Adalah Lembaga Pendidikan Resmi Kesulthan Achèh
Dari dulu sampai sekarang ini
Di masa kesultanan Aceh, sistem pendidikan yang dikembangkan di Aceh pada awalnya melalui pusat-pusat pengaji-an di mneunasah atau rumah-rumah, lalu berkembang hingga berlangsung di 'rangkang' (semacam balai-balai -red). Pengajaran paling awal dimulai dengan pengajian al-Qur'an dengan lafal bacaan bahasa Arab yang mengikuti aturan-aturan ilmu tajwid.
Pada setiap kampung di Aceh terdapat satu rneunasah yang di sana diadakan pendidikan dasar bagi anak laki-laki. Gurunya adalah teungku imum meunasah yang dibantu, dibantu beberapa orang lainnya. Di rumah teungku imum pun diadakan untuk pendidikan bagi anak-anak perempuan dan yang menjadi gurunya adalah istri dari sang teungku imum.
Disamping mengajarkan al-Qur'an, sebagian teungku imum juga mengajarkan kitab-kitab Jawi (kitab berbahasa Melayu dengan aksara Arab). Untuk tingkat pemula pendidikan seperti kitab Masailal Muhtadi (memakai sistem tanya jawab, yang dimulai dari masalah tauhid, hukum yang terkait masalah ibadah seperti salat dan puasa