18/07/2026
Melihat diriku yang sekarang, aku bangga.
Bangga karena dulu, mengasihi diri sendiri adalah hal yang paling sulit kulakukan. Sebagai anak pertama di keluargaku, aku tumbuh dengan banyak tanggung jawab, mimpi, dan keinginan untuk membahagiakan banyak orang. Sampai sampai, aku lupa bahwa diriku juga pantas untuk disayangi.
Perjalanan ini mengajarkanku bahwa yang paling berharga bukanlah seberapa lama kita hidup di bumi, tetapi dengan siapa dan bagaimana kita menghabiskan setiap waktunya.
Selama pulang di kampung, aku menghabiskan waktu bersama keluarga. Dan aku mengambil satu hari khusus untuk diriku sendiri. menikmati waktu bersama sahabatku, Kristina kristina_sinurat . Ternyata, memberi ruang untuk diri sendiri bukanlah sebuah bentuk egois, melainkan cara untuk mengisi kembali hati yang selama ini terus memberi.
Aku hanya ingin bersyukur. Karena di setiap proses, Tuhan selalu punya cara untuk menghadiahkan hal-hal yang tidak pernah kuduga.
Terima kasih, Tuhan, untuk begitu banyak hadiah yang Kau titipkan dalam perjalanan hidupku.
Sangat terberkati .