Teater Imago

Teater Imago Teater Imago Lahir 17 Januar 1973. Di nahkodai oleh D Rivai Harahap dan Diteruskan oleh Ayub Hamzah F

22/09/2024

Ayub Hamzah Fahreza

Teater Imago Medan adalah kelompok teater di Medan yang kini berusia 52 tahun sejak tahun 1972. Sebagai kelompok teater yang terus aktif mementaskan berbagai pertunjukan teater, kali Teater Imago Medan tengah kembali mempersiapkan satu pementasan berjudul "Rapel Pensiun" Karya Andi MS.

Ide kreatif pertunjukan panggung "Rapel Pensiun" ini berangkat dari niat Teater Imago Medan untuk ikut memeriahkan satu perhelatan yang bertajuk "Parade Teater Medan" atau yang di akronim kan menjadi "PATEN".

Kondisi perteateran saat ini semakin "dingin" saja. Untuk membuat satu karya atau pertunjukan saja terasa sangat berat sekali. Oleh karenanya dapat mengumpulkan teman-teman untuk membuat satu pertunjukan saja rasanya sudah point yang bisa dibanggakan.

Walau ada juga yang sibuk melirik lirik program pemerintah yang selalu merangkul orang orang yang dekat di mata dan dihidung saja, tanpa memperdulikan kehidupan Seniman yang mengais ngais dari pekerjaannya sebagai tukang batu, tukang becak, jualan bakso bakar atau ngojek untuk dipersembahkan ke dunia teater.

Tetapi orang lainnya, bahkan pegawai pemerintah diberangkatkan pada event event tertentu hanya karena mereka adalah orang dalam. Tanpa perduli dengan Seniman lainnya. Duh miris melihatnya.

Oleh karena itu Teater Imago dengan sisa sisa semangat yang ada, sisa sisa tenaga yang ada mencoba untuk menjawab kegelisahan ini. Dengan patungan keringat, latihan seadanya, semampunya, karena sebagai aktor, kami juga punya beban memberi makan keluarga kami.

Ini kegelisahan kami. Inilah tantangan hidup kami yang harus kami tertawai sendiri. Hidup yang pahit dan sulit ini memang bukan untuk dikeluhkan. Bukan untuk dibiarkan begitu saja. Setidaknya kita harus tertawa. Sedikitnya tertawa untuk diri kita sendiri.

Tertawa. Ya itu sepertinya mudah. Tinggal menarik bibir kita ke kiri dan ke kanan. Lalu nampak lah susunan gigi kita yang tak lagi kuat. Mungkin dimakan ulat. Mungkin dimakan selilit atau dimakan nikotin. Tapi masih mampukah kita tertawa?

Ini pertanyaannya. Sepertinya kita sudah lama tak bisa tertawa lagi bahkan tersenyum. Dunia kita telah dirampas oleh kesulitan hidup yang demikian melilit. Tapi orang-orang kaya masih juga pelit.

Tetapi tertawa adalah salah satu jalan keluar agar kewarasan tetap terjaga. Bukankah dokter mengatakan tertawa itu sehat?

Maka dari itu kami memilih naskah "Rapel Pensiun" Sebuah naskah komedi situasi karya Andi MS. Menggambarkan orang kaya di sebuah kampung yang pelit medit dan kikir.

Barangkali masih ada orang di zaman ini yang pelit medit, kikir dan bahil. Namun alasan kami mengambil naskah ini hanya karena ringan, tidak sulit di hapal dan sesuai dengan aktor yang sudah sulit menghapal dialog karena sibuk mencari sesuap nasi untuk anak istri. Salam...

20/09/2024



Dasar pemikiran lahirnya kerja teater dengan naskah Rapel Pemsiun ini, karena adanya "Parade Teater" yang diadakan oleh Konsorsium Seniman Medan.
Apa itu Konsorsium Seniman Medan?
Konsorsium Seniman Medan adalah komunitas dadakan yang terbentuk secara spontanitas para seniman yang berdomisili fi Medan untuk kembali merebut Taman Budaya Medan agar bisa dipakai kembali untuk aktifitas seni yang selama ini dikuasai oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan.
Dengan pengertian tersebut bisa disimpulkan pementasan ini merupakan pementasan solidaritas kita yang berkumpul di Teater Imago Medan kepada gerakan Seniman kota Medan tersebut.
Sampai hari ini kita belum tau bagaimana bentuk kerjasama antara pengisi acara dengan panitia Konsorsium. Karena ada 2 acara, yakni Pesta Seni Medan (PESAN) dan PATEN ini.
Mereka saat ini sedang konsentrasi pada PESAN sehingga belum melakukan rapat rapat. Tetapi panitia mungkin akan memberikan 100 undangan kepada peserta untuk dijual.
Lantas bagaimana pembiayaan untuk program pementasan garapan naskah RP ini?
Pembiayaan nya tentu saja melalui sistem urun rembug kita bersama juga.

1. Swadaya kita yang ada atau iklas
2. Donatur
3. Proposal
4. Penjualan tiketing

Dengan cara cara inilah (mungkin) akan terkumpul dana. Semuanya akan transparansi.

Itulah konsep garapan dan managemen yang akan kita terapkan pada program pementasan Rapel Pensiun kali ini

Semoga kawan kawan bergembira. Dan bersemangat....

Jadwal latihan : setiap hari di rumah masing masing dengan waktu yang diatur masing masing

Jadwal ngumpul : Hari Kamis di TBM

Ultah Teater Imago ke 50...
19/02/2023

Ultah Teater Imago ke 50...

Address

Medan

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Teater Imago posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category