18/08/2021
Tak ceritani ya bro ...
Ini soal perbedaan cara kita berpersepsi atau gampangnya cara kita melihat alias mendelok-i gambar/foto -terutama yg ada matahari atau bulannya.
Semoga tidak berbeda terlalu jauh, meski mungkin ga deket juga sih ya 😁. Pokoknya sangat berpotensi beda lah.
::
Bagiku, dari sekian gambar ini, yang mengandung "rada dekat dengan kenyataan di depan kamera" alias bernilai fotografis cuma dua foto. Hampir semua gambar atau "maunya disebut sebagai foto" ini memiliki nilai visual yang jauh berbeda dengan kenyataan di depan kameranya. Dan karena saya menilai dari sisi fotografis, maka yang saya pakai sebagai patokan adalah di elemen ke-foto-grafi-annya; yakni cahaya dan kontrol perekamannya lewat kamera; Fotos dan grafos nya.
Ceritanya bakal panjang, tapi intinya satu: saya tak akan bisa menjelaskan pada orang yang tidak pernah melihat dan mengamati dengan baik, apa warna segala hal di depan sumber cahaya (matahari ataupun bulan) kala atau saat matahari MENJELANG TERBIT, saat matahari SEDANG terbit, matahari SUDAH terbit, dan sebaliknya saat matahari terbenam.
Mengamati dengan baik itu maksudnya ingat betul apa beda pencahayaan sekeliling subyek yg sedang dilihatnya kala waktu-waktu itu.
::
Bagi kalian, mungkin gambar gambar ini kalian anggap cukup bagus atau sangat bagus.
Aku bukan sedang membahas nilai bagus/ga bagusnya fefotoan ini.
Karena bagiku, bagus itu hanya bisa disematkan pada sebuah foto jika jaraknya terhadap realita/kebenaran di depan kameranya adalah "pendek".
Bagiku, Ga bakal sebuah foto bernilai bagus jika sebuah foto -tujuannya pun agar diakui sebagai sebuah karya foto- tapi konten cerita cahayanya (fotografisnya) tidak sama dengan realita di depan kameranya.
Bisa jadi, bagi kalian: pokok gambarnya bagus > yo wis!
::
Beda kaaan?!