Tulisan Pena

Tulisan Pena Musik dan Puisi

Permanently closed.
K I T A_______Kita adalah sepasang tinta bagi kertas-kertas yang haus oleh maknaKita pernah menari begitu indah di atasn...
21/09/2021

K I T A
_______
Kita adalah sepasang tinta bagi kertas-kertas yang haus oleh makna
Kita pernah menari begitu indah di atasnya
Membentuk paragraf-paragraf yang berisi tentang kita.

Kita pernah menjadi prosa paling syahdu yang dinantikan semesta
Kita adalah rangkaian diksi yang menyenandungkan keutuhan. Namun, Kau tiba-tiba kehabisan tinta keyakinan memilih mengosongkan lembar terakhir.

Kita pernah terluka dan melukai
Kita sama-sama saling mengenal luka
Kita begitu senang terluka
Walau tanpa saling bertatap muka
Hingga kelelahan dengan semua duka.

06/09/2021

Segera tayang jangan lupa mampir YouTube channel BANGSA EL17

06/08/2021

Puisi Khalil Gibran "Sayap-sayap Patah" dibacakan oleh Galang Langoday

"Allaahu akbar Allaahu akbar Allaahu akbar, laa illaa haillallahuwaallaahuakbar Allaahu akbar walillaahil hamd"_________...
20/07/2021

"Allaahu akbar Allaahu akbar Allaahu akbar, laa illaa haillallahuwaallaahuakbar Allaahu akbar walillaahil hamd"
________________________________________
Lebaran kali ini tidak ada yang berbeda
Dari tahun-tahun sebelumnya
Dalam sunyi yang begitu mencekik
Jauh dari keluarga, tanpa suara rabana, dan alunan pawai takbiran.

Pada sepertiga malam nanti
Kekhusyukan beribadah
Ku korbankan seluruh raga ini dalam doa
Berulang kali berteriak di bawah sajadah panjang
Mereka dan semesta masih bersekongkol menciptakan konspirasi yang jenaka.

Kepada sang pencipta
Bergemalah suara mu bertalu-talu
Kami berkurban atas diri kami
Agar mengambulkan segala penjuru doa
_________________________
Galang Langoday
Makasssar, 19 Juli 2021

DOA PARA JOMBLOKarya: Galang LangodayMakassar, 09 Juli 2021__________________________________Tuhan...Siang dan malam sel...
09/07/2021

DOA PARA JOMBLO

Karya: Galang Langoday
Makassar, 09 Juli 2021
__________________________________

Tuhan...
Siang dan malam selalu ku serahkan ragaku untukmu
Doaku tak pernah berhenti bermunajat
Agar rusuk kiriku kau ambil
Meletakan pada pasangan yang sudah kau takdirkan

Tuhan...
Bukankah kakek moyangku Adam pernah jomblo juga, sebelum malam-malam kau ambil rusuknya, dan Kau jadikan dengan hawa?

Usiaku tak muda lagi
Ribuan siang dan malam ku lewati dengan kesendirian
Berapa lama lagi harus menunggu?
Atau jangan-jangan rusuk ku telah Kau ambil diam-diam,
Jika benar, tunjukkan dimana tempat Kau sembunyikan
Yang ku sebut itu misteri
Supaya aku tak sibuk mencari dan tak lelah untuk menunggu

Tuhan...
Kapan kejombloanku ini berakhir?
Apakah harus ku makan buah khuldi di semak belukar
Agar diriku bertemu dengan Hawa
Yang selalu digoda ular
Bisa saja dia sedang suap-suapan bersama lelaki bengal

Tuhan...
Sabar ku tak mampu tertahan lagi
Sebelum pagi, ku serahkan kejombloanku kepada-Mu
Hehehe...Amin ku dalam doa.

APAKAH ENGKAU SEPUISI ITU?_________________________________Aku tak tahuHubungan apa kau dengan kataSejak mengenalmuBibir...
05/07/2021

APAKAH ENGKAU SEPUISI ITU?
_________________________________

Aku tak tahu
Hubungan apa kau dengan kata
Sejak mengenalmu
Bibir pendiam dan jemariku yang telah lama beku
Tiba-tiba terus melahirkan anak-anak diksi
yang biasanya ku tulis dalam puisi

Apakah engkau sepuisi itu?

Aku tak tahu
Hubungan apa kau dengan waktu
Sejak kepergianmu
Aku bisa sesabar ini menunggu
tiba-tiba saja jarak kembali menghukum ku
yang tak bisa menghadirkan temu di antara kita

Apakah engkau serindu itu?

Aku tak tahu
Apa sebenarnya hububanmu dengan mata
Sejak kehilanganmu
Segala yang dulunya biasa
Tiba-tiba saja
terlihat sangat berharga

Apakah aku senaif itu?

Mungkin karena aku tahu
Bahwa esok nanti
Akan memiliki kenangan baru
yang terbuat hari ini.
______________________
Makassar, 05 Juli 2021
Galank Langoday

MENUNDA PERGIAku ingin pulang kepangkuanmu IbuMenanyakan perihal cintanya padakuJawab Ibu padaku, cintanya akan selalu a...
04/07/2021

MENUNDA PERGI

Aku ingin pulang kepangkuanmu Ibu
Menanyakan perihal cintanya padaku
Jawab Ibu padaku, cintanya akan selalu abadi
Bertanya ku dalam hati, Jika cinta itu abadi, lantas mengapa ada kata pisah yang berujung kehilangan?

Aku ingin menghapus cinta dari pikiran
Mencoba seperti yang lain, yang tidak lagi percaya akan cinta
Menuliskan puisi perlawanan, mengkritisi para elit politik, bahkan ada yang menulis surat untuk Negeri yang kacau ini

Aku tak bisa seperti mereka
Tak tahu, atau berlagak tak tahu
Yang tak mahir menulis kata lawan untuk para elit.
Aku hanya mampu menulis namamu di purnama
Agar mampu melihat serpihan-serpihan cahaya cinta
Bagi mu hanya merindu pulang ku.

Sesungguhnya aku ingin pulang
Namun pulangku adalah sebuah kepergian
Maka aku akan pergi
Ketika kau akan melupakan pamit ini.

________________________
Makassar, 04 Juli 2021
BANGSA EL17

TANAH LEPAN BATA______________________LembataTanah Lepan Bataberbagai macam suku dan agama, dengan satu budaya Lamaholot...
04/07/2021

TANAH LEPAN BATA
______________________

Lembata
Tanah Lepan Bata
berbagai macam suku dan agama, dengan satu budaya Lamaholot dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Duka pilu perjuangan aspirasi rakyat, melalui tongkak sejarah engkau berdiri di kaki sendiri.
Statement 7 Maret 1954 jadi saksi bisu. Merajut banyak peristiwa.

Lembata
Tanah Lepan Bata
Usia mu tak muda lagi
Namun jauh dari kata sejahtera.
Mata sipit berkuasa dengan dalih perubahan.
Gedung-gedung, pariwisata kau bangun hanya tinggal puing-puing tiang tergeletak di pesisir pantai,
pulau penuh misteri.

Lembata
Tanah Lepan Bata
Rakyat menjadi budak para mata sipit.
Demokrasi diperjual belikan
hanya kepentingan politik tai kucing.

Awolong, Kuma resort, Bukit Cinta
kau dagangkan kepada kami lewat
pundi-pundi lembaran kertas merah, demi memenuhi kantong celanamu.
Rakyat dibungkam dengan keindahan pariwisata.

Kawan-kawanku,
Mari kita duduk di jalanan
Bukan untuk mabuk-mabukan
Tapi....
Budayakan mata merah kita
Bukan alkohol yang kau sanjung-sanjungkan.
Jadikan botol itu membakar semangat kita orang mencari keadilan.

wahai kaum Muda
Jangan diam...
Jangan tuli...
Jangan buta...
Mari rebut tanah kita yang di rampas oleh rezim mata sipit.
Panjang umur perjuangan
Terus kepalkan tangan kirimu kawan

Lembata
Tana Lembata
Tana Lepan Bata
Helero.......
____________________________________
Makassar,07 Juli 2020 || BangsaEl17

04/07/2021

Intro Chanel youtube

Address

ALAUDIN 2 LORONG 10
Makassar

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Tulisan Pena posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Establishment

Send a message to Tulisan Pena:

Share