20/04/2026
warna daun yang menguning (agak oranye/kemerahan) dari ujung dan adanya gejala macet pertumbuhan biasanya mengarah ke kondisi Asem-aseman atau masalah Ph tanah.
Berikut adalah analisis dan langkah penanganannya:
1. Kemungkinan Penyebab
โข Asem-aseman (Keasaman Tanah Tinggi): Biasanya terjadi karena proses dekomposisi sisa jerami yang belum sempurna atau drainase yang buruk. Akar tanaman tidak bisa menyerap nutrisi dengan maksimal karena pH tanah terlalu rendah.
โข Defisiensi Nutrisi: Akibat pH rendah, unsur hara seperti Kalium (K), Fosfat (P), dan Zinc (Zn) sering terikat di tanah dan tidak bisa diserap tanaman, sehingga muncul warna kuning/oranye di daun.
2. Langkah Penanganan Segera
Jika kondisi ini terjadi di usia sekitar 30โ45 HST, Anda bisa mencoba langkah berikut:
โข Keringkan Lahan: Segera buang air di petakan sawah dan biarkan tanah mengering (sampai retak rambut) selama 2-3 hari untuk membuang gas beracun (H2S) hasil pembusukan jerami dan memberikan oksigen ke akar.
โข Aplikasi Dolomit/Kalsium: Taburkan kapur pertanian (Dolomit) atau kalsium murni untuk menaikkan pH tanah secara cepat.
โข Gunakan Asam Humat (Humic Acid): Aplikasi PowerSoil atau produk asam humat lainnya sangat disarankan untuk membantu memulihkan struktur tanah dan mengikat zat besi yang berlebih.
โข Nutrisi Tambahan (Foliar): Jangan beri pupuk urea berlebih dulu karena bisa memperparah kondisi. Sebaiknya semprot melalui daun dengan pupuk yang tinggi unsur Phosphate dan Zinc (seperti Ultradap atau nutrisi mikro) untuk memancing pertumbuhan akar baru.