Kang Izul Kreatif

Kang Izul Kreatif Kreator Konten Video AI

30/05/2026

Viral! Warga Non Muslim turut bahagia dapat daging kurban

30/05/2026

Viral Penjual Sayur bantu bersihkan Akses jalan

30/05/2026

Viral Petugas penjaga Jenazah hilangkan rasa takut dengan cara ini

Ahmad Ali Rayyan Shahab (17), siswa Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Kota Pekalongan, berhasil diterima di...
02/05/2026

Ahmad Ali Rayyan Shahab (17), siswa Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Kota Pekalongan, berhasil diterima di 15 perguruan tinggi internasional. Siswa asal Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur ini mengaku pencapaiannya tak lepas dari pengalamannya menyaksikan permasalahan limbah batik di Kota Pekalongan.

Rayyan menceritakan, ketertarikannya pada jurusan lingkungan berawal saat ia melihat limbah batik yang dibuang sembarangan di Pekalongan. Ia tak menyangka ada kota selain Jakarta yang memiliki tingkat pencemaran lingkungan cukup tinggi. Pengalaman itulah yang kemudian ia tuangkan ke dalam aplikasi pendaftaran kampus luar negeri.

“Jadi karena di Pekalongan itu saya sering menyaksikan gitu ya limbah-limbah batik, karena kota Pekalongan sering dikenal dengan kota batik, nah limbahnya itu seringkali dibuang secara semena-mena,” ucapnya saat diwawancarai via WhatsApp, Kamis (23/4/2026).

Menurutnya, cerita pindah sejauh 350 kilometer dari orang tua menjadi narasi kuat yang menarik perhatian pihak universitas. “Saya pindah 350 km jauhnya dari orang tua, dari kehidupan yang sebelumnya saya kenal, itu saya jelaskan di aplikasi mendaftar di luar negeri menjadi selling point narasi yang kuat,” lanjutnya.

Siswa yang gemar bermain basket ini juga bersyukur dikelilingi teman-teman yang mendukung serta guru berkualitas selama di MAN IC. Ia mengaku tidak menyangka bisa diterima di sejumlah kampus luar negeri, dan pencapaian tersebut menambah kepercayaan dirinya menghadapi rintangan ke depan.

Kepala MAN IC Kota Pekalongan, Khoirul Anam, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian Rayyan. Ia menyebut Rayyan merupakan siswa berprestasi selama di madrasah. Anam menjelaskan, pihak madrasah memiliki sejumlah program unggulan seperti boarding school, penguatan bahasa Inggris dan Arab, hingga pendampingan studi ke dalam dan luar negeri.

“Di MAN IC, kami memiliki berbagai program unggulan yang mendorong kedisiplinan dan prestasi siswa,” tulis Anam.

Selain Rayyan, total 16 siswa MAN IC berhasil diterima di kampus luar negeri tahun ini. Salah satunya Valzan Baruna Arkananta yang diterima di 24 kampus luar negeri. *zn

Kasus video 4s*sil4 pasangan muda asal Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, yang viral di media sosial, diduga bermula da...
02/05/2026

Kasus video 4s*sil4 pasangan muda asal Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, yang viral di media sosial, diduga bermula dari iming-iming uang hingga Rp220 juta dari akun misterius di Telegram. Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Batang kini tengah mendalami kasus tersebut.

Penyelidikan tidak hanya berfokus pada pemeran dalam video, tetapi juga pada pihak yang pertama kali menyebarkan rekaman tersebut ke publik. Kanit PPA Satreskrim Polres Batang, Ipda Maulidya Nur Maharanti, mengatakan proses penyidikan masih berlangsung, termasuk analisis barang bukti digital yang telah diamankan. Untuk saat ini sudah kami lakukan penyidikan. HP terduga sudah kami kirim ke Laboratorium Forensik di Semarang untuk mengembalikan memori dan video-video yang ada di dalamnya,” ujar Maulidya, Kamis (30/4/2026).

Ia menambahkan, pihak kepolisian juga tengah mempersiapkan langkah lanjutan berupa gelar perkara guna menentukan status hukum para pihak yang terlibat. Rencana ke depan akan dilakukan penetapan tersangka, baik dari kedua belah pihak ataupun salah satu pihak, masih perlu pendalaman,” katanya. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kasus ini bermula dari interaksi di media sosial.

Pelaku laki-laki diduga awalnya dihubungi oleh akun tak dikenal melalui TokTok dengan modus kerja sama pembuatan konten biasa. Dalam tahap awal, k*rban diminta mengirimkan konten non-s3nsitif seperti video pemandangan atau materi promosi. Untuk membangun kepercayaan, akun tersebut beberapa kali mengirimkan uang dengan nominal kecil secara bertahap. Pertama Rp100 ribu, lalu Rp200 ribu, kemudian Rp150 ribu dan Rp300 ribu. Total sekitar Rp750 ribu,” ungkap Maulidya.

Setelah kepercayaan k*rban terbentuk, akun tersebut kemudian menawarkan imbalan jauh lebih besar, yakni Rp220 juta, dengan syarat k*rban mengirimkan video pribadi yang bersifat s3nsitif melalui Telegram. Namun, alih-alih menerima uang yang dijanjikan, video tersebut justru tersebar luas di berbagai platform media sosial. Akun yang sebelumnya berkomunikasi dengan korban pun menghilang tanpa jejak.

Kena batunya tergiur janji manis

Ada lawan kah.?
27/01/2026

Ada lawan kah.?

27/01/2026
27/01/2026

Address

Jakarta
Jakarta
65513

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kang Izul Kreatif posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share