MovieManiak ID

MovieManiak ID Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from MovieManiak ID, Jakarta.

24/09/2021

HUT Kota Jakarta

23/09/2021

Tutorial cara penggunaan layanan Helpdesk

23/09/2021

Bingung ketika perangkatmu bermasalah harus gimana?

22/09/2021

Sering lupa CICO? Atasi dengan 2 cara ini

1. Pasang Alarm di Ponsel
Cara paling gampang untuk mengingat CICO adalah dengan memasang alarm pada ponsel. Dengan begitu, saat waktunya tiba dan kamu kebetulan lupa, alarm ponsel akan berbunyi untuk mengingatkanmu.

2. Gunakan Post it dan tempelkan di meja kerja
Untuk menghindari lupa, kamu juga dapat membuat catatan menggunakan Post It berwarna warni untuk membantu kamu mengingat catatan pekerjaan dan kamu bisa tempelkan di meja kerja agar catatan tersebut selalu terlihat.

LoganSee, you know who I am - May Contain SpoilerBersetting pada tahun 2029, dimana dunia mutan sudah sangat berbeda den...
08/03/2017

Logan

See, you know who I am - May Contain Spoiler

Bersetting pada tahun 2029, dimana dunia mutan sudah sangat berbeda dengan yang kita kenal pada masa kejayaannya, Logan yang sudah tua dan mulai kehilangan kekuatannya. Self-healing yang ia miliki tidak bereaksi secepat saat ia masih bugar seperti yang biasa kita kenal. Ditemani oleh Charles yang juga dengan kondisi sama seperti Logan, ditambah sakit-sakitan yang membuat kekuatannya menjadi tidak terkendali. Dan juga Laura, seorang anak hasil regenerasi Essex Corp. yang mirip seperti Logan.

Kecemasan yang ditakuti oleh Logan yaitu kehilangan orang-orang terdekatnya terlihat sangat dalam di film ini. Sangat terlihat perjuangan berat beliau melindungi Charles disaat beliau sendiri tidak dalam kondisi segar seperti dulu. Film ini membawa nuansa yang sangat berbeda ketimbang franchise X-Men biasanya. Lebih banyak unsur drama yang ditanamkan di film ini ketimbang unsur actionnya. Ya masih ada adegan tusuk menusuk seperti yang biasa dilakukan Logan, namun ceritanya lebih tersusun rapih ketimbang film lainnya. Dan bila dibandingkan dengan dua film solo Wolverine sebelumnya, film ini bisa dikatakan yang terbaik.

Plot cerita yang pelan demi membangun chemistry antara ketiga karakter utama pada awalnya memang terasa membosankan, namun dibalik dari tempo pelan itu ada dua scene yang mampu memecah emosi para penonton tumpah. Diluar dari ketiga karakter utamanya, karakter lainnya tidak meninggalkan kesan yang berarti. Termasuk karakter antagonisnya, mimin ga ngerasa ada yang spesial dari mereka. Ada plot twist diakhir yang terlihat cliche layaknya film Father-Daughter pada umumnya. Namun final scenenya benar-benar meninggalkan kesan penonton terhadap karakter Wolvie. For me personally, film ini masih menimbulkan banyak pertanyaan (This nonsense timeline is confused me), namun juga meninggalkan banyak kesan. Thanks for everything Hugh Jackman.

Overall: 7.5/10

Hacksaw RidgeAll I saw was a skinny kids. I didn’t know who you were. - May Contain SpoilerBerlatar pada perang dunia ke...
26/02/2017

Hacksaw Ridge

All I saw was a skinny kids. I didn’t know who you were. - May Contain Spoiler

Berlatar pada perang dunia kedua, Desmond Doss (Diperankan oleh Andrew Garfield) adalah seorang pria yang ingin mengabdi kepada negaranya. Namun keinginannya itu tidak dapat diraih dengan mudah dikarenakan beliau pria yang taat agama, dan percaya dengan keyakinan yang diajarkan oleh Tuhan, yaitu membunuh adalah dosa yang paling dibenci oleh Tuhan. Tingkat kompleksitas Desmond semakin tinggi ketika beliau disuruh oleh atasannya untuk menggunakan senjata api saat pelatihan kemiliteran. Beliau tidak ingin menyentuhnya karena tujuan beliau masuk kemiliteran adalah sebagai paramedis, bukan untuk membunuh. Jelas merupakan hal yang mustahil untuk ikut berperang namun tidak memakai senjata api sebagai alat pertahanan diri sendiri, dan hal itu semakin membuat rumit langkah Desmond untuk mengabdi kepada negaranya. Lantas bagaimana Desmond Doss dapat mengabdi kepada negaranya untuk ikut berperang, disaat perang tidak lain adalah soal bunuh-membunuh?

Visual effect dari ledakan dan juga beberapa luka yang terlihat cukup explicit mungkin akan terasa menjijikan bagi beberapa penonton, namun itulah bagian kelam yang memang kenyataannya terjadi pada perang tersebut. Mel Gibson berhasil membawa nuansa kelam yang terjadi saat perang dunia kedua, dimana ketegangan serta ketakutan yang ditunjukkan oleh para cast menjadi nilai plus dalam film ini. Satu kutipan diatas dapat menggambarkan bahwa kita tidak dapat melihat orang hanya dari tampak luarnya saja. Dan hal itulah yang coba disampaika melalui oleh Desmond Doss, tekad dan dedikasi tingginya dalam menyelamatkan para tentara lainnya membuat beliau menjadi pahlawan yang sebenarnya. “Help Me Get One More”, Andrew Garfield berhasil menyampaikan emosi yang dalam kepada penonton.

Overall: 8.5/10

LionI'm not from Calcutta... I'm lost - May Contain SpoilerMengisahkan tentang Saroo, seseorang yang terpisah dari kelua...
23/02/2017

Lion

I'm not from Calcutta... I'm lost - May Contain Spoiler

Mengisahkan tentang Saroo, seseorang yang terpisah dari keluarganya sejak kecil. Berusaha untuk bertahan hidup di kerasnya lingkungan kumuh India. Sampai pada suatu hari beliau diadopsi oleh keluarga di Australia. 20 tahun berlalu, Saroo masih tidak bisa berhenti memikirkan tentang keluarganya aslinya, meski beliau sudah meninggalkan tanah kelahirannya tersebut lebih dari dua dekade. Cerita yang sangat menyentuh, dengan pembangunan tempo yang sangat detail. Sangat disayangkan kehidupan Saroo di Australia kurang diekspose lebih dalam, namun termaafkan dengan final scene yang intense dan bikin Heart Melting. Penampilan yang luar biasa ditunjukkan oleh para pemeran yang mampu menumpahkan emosinya kedalam film ini, meskipun ada beberapa karakter yang terkesan numpang lewat. Banyak pesan moral yang tertanam di film ini, fakta bahwa lebih dari 80 ribu anak kecil hilang setiap tahunnya begitu menyedihkan.

Overall: 8/10

The Lego Batman MovieEmmet where are you? - May Contain SpoilerMimin salut sih mereka mau ngebawain cerita Batman beda d...
14/02/2017

The Lego Batman Movie

Emmet where are you? - May Contain Spoiler

Mimin salut sih mereka mau ngebawain cerita Batman beda dari biasanya, tapi mimin ga begitu bisa menikmatinya. Mengajarkan bagaimana pentingnya kekeluargaan dan pertemanan bagi kehidupan kita. Pesan moral tersampaikan dengan baik dan sepertinya anak-anak akan dengan mudah menikmati filmnya meskipun mimin pribadi menganggap plot dan twistnya terlalu childish. Well THB, i’m such an fool. Berharap ceritanya akan lebih serius seperti film Batman pada umumnya namun melupakan unsur penting bahwa film ini adalah versi Animasinya. Dan tidak hanya animasinya saja, animasinya juga berdasarkan mainan Lego yang merupakan mainan untuk anak-anak. Emmet adalah karakter yang paling mimin pikirkan sepanjang menonton film ini, karakter yang sukses membuat kita tertawa di film Lego sebelumnya tidak muncul disini, dan tidak ada karakter lain yang menggantikan sosok beliau difilm ini. Anyway seperti film sebelumnya, ada beberapa cameo dari karakter-karakter film Warner Bros. dan DC (Dalam versi Lego tentunya) yang bikin senyum-senyum sendiri saat melihatnya.

Overall: 7/10

ArrivalIf you could see your whole life from start to finish, would you change things? - May Contain SpoilerMemang pada ...
04/02/2017

Arrival

If you could see your whole life from start to finish, would you change things? - May Contain Spoiler

Memang pada awalnya cerita akan terlihat membingungkan, namun jika melihat bagaimana Sicario dibuat, sepertinya memang hal inilah yang dicoba diraih oleh sutradara. Membuat penonton bengong dan terdiam akan ceritanya, membuat penonton bertanya-tanya dan mencoba menebak bagaimana akan jalan ceritanya. Dan diakhir penonton dibuat kagum akan plot twist diakhirnya. Semua pesan tersampaikan dengan baik, dan emosi yang dikeluarkan dari Amy Adams sangat luar biasa. Namun porsi dialog dari karakter lain kurang begitu imbang dengan peran yang didapat oleh Amy. Dapat dipahami bahwa chemistry antara beliau dengan Jeremy Renner kurang terlihat kuat disini, dikarenakan ceritanya lebih terfokus pada bagaimana pendekatan Amy dengan Alien tersebut.

Overall: 8.5/10

La La LandPeople love what other people are passionate about – May Contain SpoilerDamian Chazelle, yang pada tahun 2014 ...
12/01/2017

La La Land

People love what other people are passionate about – May Contain Spoiler

Damian Chazelle, yang pada tahun 2014 lalu sukses dengan film Whiplash nya kembali hadir ke dunia perfilm’an Hollywood. Kali ini beliau membawa kisah tentang Mia, seorang perempuan yang memiliki cita-cita untuk menjadi aktris. Serta Sebastian, seorang musisi jazz yang bercita-cita untuk mendirikan klub jazznya sendiri.

Masih ada beberapa nama dibalik kesuksesan Whiplash yang dibawa kedalam proyek ini, seperti JK Simmons yang waktu itu sukses menyabet penghargaan Best Supporting Actor diajang Oscars ke-87, ada juga nama Justin Hurwitz sebagai sosok dibalik musik indah yang kita dengar didalam film. Namun untuk pemeran utama, dipilihlah duet Ryan Gosling dan Emma Stone. Lalu, mampukah La La Land mengulang kesuksesan Whiplash?

Cerita mengenai dua orang seniman, Mia sebagai aktris yang mencoba untuk merintis kariernya, namun selalu berakhir pada kegagalan saat audisi. Dan Sebastian sebagai musisi Jazz idealis yang merasa bahwa identitas Jazz sudah rusak dikarenakan perkembangan zaman, dan ingin membuka klub jazz sendiri. Konflik yang dihadirkan cukup nyata, salah satu karakter mengorbankan idealisme untuk bisa bertahan hidup dan meraih kesuksesan sedangkan karakter lainnya masih tetap dikata gagal dan akhirnya muncul perpecahan antara keduanya. Hingga keduanya meraih kesuksesan dan menempuh hidupnya masing-masing. Mimin s**a dengan penyelesaian akhir film ini. Dimana ada adegan flashback dari kisah awal mereka bertemu sampai dengan akhir film. Dan meskipun endingnya tidak seperti yang kita inginkan (Believe me, kalian pasti ingin akhirnya berbeda dari ini), namun akhir ceritanya pun realistis dan tidak terkesan dibuat-buat layaknya kisah cinta pada umumnya.

Ryan Gosling dan Emma Stone mempunyai charisma yang kuat, dan menyatukan kedua pemain hebat membawakan chemistry yang kuat diantara mereka berdua. Emosi yang dibawakan saat titik jatuh masing-masing karakternya pun sangat menyentuh. Namun mimin merasa tidak ada karakter pembantu yang terlalu berperan banyak dalam film ini. I mean it’s an okay thing mengingat kedua karakter utama sudah berperan sangat baik terhadap pembangunan ceritanya. Namun karakter seperti flat-mate nya Mia, orang tuanya Mia disaat titik jatuhnya dia, serta nama besar JK Simmons yang dulu pernah sukses bersama sang sutradara, hanya sekedar numpang lewat saja di satu scene. Sosok Keith yang diperankan oleh John Legend pun mempunyai peran dalam perubahan karier mereka, namun hanya diceritakan lewat dialog tanpa diperkenalkan lebih dalam mengenai karakternya. Namun sekali lagi termaafkan karena charisma kedua karakter utama yang sudah sangat kuat.

Tampilan visual yang unik, setting pemilihan tempat bernuansa klasik meskipun settingan waktunya adalah jaman sekarang (Terlihat dari penggunaan iPad dan iPhone), pemilihan beberapa background scene yang unik dan colorful serta pemilihan desain kostum yang tepat juga ikut membuat film ini menjadi semakin lebih baik. Pergerakan koreo yang rapih dari para dancer disaat lantunan Another Day of Sun & Someone in the Crowd juga turut diacungi jempol.

Dan puncaknya adalah soundtrack yang benar-benar meninggalkan kesan disetiap lagunya. Disaat Sebastian mulai memainkan “Mia & Sebastian’s Theme”, muncul feel yang erat antara kedua karakter, yang saat itu belum mengenal satu sama lain. Serta “Epilogue” yang merupakan gabungan dari semua lagu, mengiringi scene flashback diakhir film. Ryan Gosling & Emma Stone pun membawakan beberapa lagu seperti A Lovely Night yang menandakan awal yang kuat dari kisah mereka berdua. Sungguh pemilihan soundtrack yang sangat baik.

Ada satu alasan yang sangat kuat mengapa harus menonton film ini. Yap, film ini berhasil meraup 7 kemenangan dari 7 nominasi pada ajang Golden Globe Awards edisi ke 74. Hal ini merupakan rekor kemenangan terbanyak dalam sejarah Golden Globe Awards yang sebelumnya dipegang oleh One Flew Over the Cuckoo's Nest (1975) dan Midnight Express (1978) dengan jumlah 6 piala. Dan patut disaksikan p**a apakah film ini mampu berbuat banyak di ajang Academy Awards edisi ke 89 yang diselenggarakan pada bulan Februari nanti.

Overall: 9/10

74th Golden Globe AwardsAjang penghargaan film yang diselenggarakan di California, Amerika Serikat ini menampilkan Jimmy...
09/01/2017

74th Golden Globe Awards

Ajang penghargaan film yang diselenggarakan di California, Amerika Serikat ini menampilkan Jimmy Fallon sebagai pembawa acaranya. Dan Miss Golden Globe kali ini adalah ketiga gadis cantik dari Sylvester Stallone, Sophia, Sistine, dan Scarlett.

La La Land, film drama musikal yang dibintangi oleh Ryan Gosling dan Emma Stone, berhasil meraup 7 kemenangan dari 7 nominasi. Hal ini merupakan rekor kemenangan terbanyak dalam sejarah Golden Globe Awards yang sebelumnya dipegang oleh One Flew Over the Cuckoo's Nest (1975) dan Midnight Express (1978) dengan jumlah 6 piala.

Dan berikut adalah List lengkap para Pemenang 74th Golden Globe Awards.

Movies
Best picture, drama: “Moonlight”
Best picture, comedy or musical: “La La Land”
Actress, drama: Isabelle Huppert, “Elle”
Actor, drama: Casey Affleck, “Manchester by the Sea”
Actress, comedy or musical: Emma Stone, “La La Land”
Actor, comedy or musical: Ryan Gosling, “La La Land”
Supporting actress: Viola Davis, “Fences”
Supporting actor: Aaron Taylor-Johnson, “Nocturnal Animals”
Director: Damien Chazelle, “La La Land”
Screenplay: Damien Chazelle, “La La Land”
Animated film: “Zootopia”
Foreign language film: “Elle” (France)
Original score: Justin Hurwitz, “La La Land”
Original song: “City of Stars,” “La La Land”

Television
Best series, drama: “The Crown,” Netflix
Best series, comedy or musical: “Atlanta,” FX
Best television movie or mini-series: “The People v. O.J. Simpson: American Crime Story,” FX
Actress, mini-series or television movie: Sarah Paulson, “The People v. O.J. Simpson: American Crime Story”
Actor, mini-series or television movie: Tom Hiddleston, “The Night Manager”
Actress, drama: Claire Foy, “The Crown”
Actor, drama: Billy Bob Thornton, “Goliath”
Actress, comedy or musical: Tracee Ellis Ross, “black-ish”
Actor, comedy or musical: Donald Glover, “Atlanta”
Supporting actress: Olivia Colman, “The Night Manager”
Supporting actor: Hugh Laurie, “The Night Manager”

Cek Toko SebelahI did not see that coming – May Contain SpoilerFilm yang satu ini sebenernya cukup simpel, cerita nyata ...
02/01/2017

Cek Toko Sebelah

I did not see that coming – May Contain Spoiler

Film yang satu ini sebenernya cukup simpel, cerita nyata mengenai orang tua yang ingin pensiun dari menjaga toko dan menyuruh salah satu dari kedua anaknya untuk meninggalkan karier/kehidupan lamanya untuk meneruskan warisan sang ayah. Dan karena plot dan twistnya ada di kebanyakan kehidupan kita, penonton dapat dengan mudah terbawa suasana difilm ini. Ketiga karakter utama sukses memerankan perannya, dan karakter pembantunya pun, meskipun pembagian porsi dialognya tergolong tidak banyak, masih bisa memberikan kesan tersendiri lewat jokes-jokes yang bikin ketawa ngakak. Ernest selalu tau cara yang baik untuk menutup tahun setelah sebelumnya sukses dengan Ngenest nya, dan semoga akhir tahun ini bisa mengulangi kesuksesan 2 film sebelumnya.

Overall: 8.3/10

Address

Jakarta

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when MovieManiak ID posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share