Rizky Aulia

Rizky Aulia Update berita terkini & hiburan lucu 🤣📰
Konten edukatif, informatif, dan selalu menghibur.
👉 Follow sekarang biar nggak ketinggalan keseruan!

Open Endorse & Paid Promote 📩 DM sekarang

Dialog bertajuk "Indonesia Emas atau Cemas? Telaah Kritis Indonesia Hari Ini" di Semarang memanas saat sejumlah mahasisw...
14/06/2026

Dialog bertajuk "Indonesia Emas atau Cemas? Telaah Kritis Indonesia Hari Ini" di Semarang memanas saat sejumlah mahasiswa melontarkan kritik tajam kepada Kepala BP Taskin RI, Budiman Sudjatmiko.

Momen yang paling menyita perhatian terjadi ketika Ketua PMKRI Cabang Semarang, Bima Prayuda, mempertanyakan posisi Budiman sebagai mantan aktivis yang kini berada di dalam pemerintahan.

🗣️ "Apakah B**g Budiman masuk sistem dengan menjinakkannya, atau sistem yang menjinakkan Bapak?" tanya Bima dalam sesi dialog.

Suasana semakin tegang saat Ketua HMI Komisariat FISIP Undip, Muhammad Rafli Susanto, mengkritik pandangan Budiman dan menyinggung persoalan yang dihadapi rakyat, termasuk petani Pundenrejo. Ketika diminta menjelaskan lebih lanjut, Rafli memilih meninggalkan forum karena mengaku akan mengikuti aksi demonstrasi.

Menanggapi hal itu, Budiman melontarkan pernyataan yang kemudian menjadi sorotan:

🗣️ "Orang-orang tertarik dengan argumen Anda. Anda pernah dipenjara tiga bulan, bukan berarti Anda lebih hebat dan berhak untuk tidak menghormati forum ini. Anda bukan siapa-siapa. Silakan pergi," ujar Budiman.

Rafli kemudian meninggalkan forum, sementara diskusi berlanjut dengan peserta lainnya. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa juga menyoroti isu Indonesia Emas 2045, penyempitan ruang sipil, hingga dugaan intervensi militer dalam ranah sipil.

Budiman menegaskan bahwa keputusannya bergabung dengan pemerintahan merupakan bentuk perjuangan melalui jalur berbeda, yaitu mendorong perubahan dari dalam sistem demi kepentingan masyarakat miskin melalui kebijakan negara. 📰📍🔥

Pernyataan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari yang menyebut Presiden Prabowo Subianto sebagai...
14/06/2026

Pernyataan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari yang menyebut Presiden Prabowo Subianto sebagai "Pemimpin Reformasi Jilid II" memicu perdebatan di tengah menguatnya tuntutan perubahan yang disuarakan mahasiswa dalam aksi demonstrasi di Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Dalam sebuah diskusi televisi, Qodari menegaskan bahwa Prabowo tengah melakukan reformasi besar terhadap struktur ekonomi Indonesia. Menurutnya, pemerintah saat ini berupaya mengoreksi sistem yang selama ini dinilai hanya menguntungkan kelompok elite tertentu, sekaligus memperkuat upaya pemberantasan korupsi dan penertiban pengelolaan sumber daya negara.

Qodari mencontohkan sejumlah langkah yang dianggap sebagai bentuk perubahan mendasar, seperti pengusutan kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina periode 2018-2023 serta penertiban kawasan hutan oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH). Ia bahkan menyebut langkah-langkah tersebut sebagai transformasi bangsa yang dilakukan secara nyata dan berani.

Namun, pandangan tersebut mendapat bantahan dari Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun. Menurutnya, belum tepat menyebut Prabowo sebagai pemimpin Reformasi Jilid II. Ubed menilai masih banyak persoalan mendasar yang belum terselesaikan, termasuk maraknya kasus korupsi dan berbagai problem tata kelola pemerintahan.

Ia juga mengingatkan pentingnya mendengar aspirasi mahasiswa yang turun ke jalan menuntut perubahan. Dalam aksi yang berlangsung di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, mahasiswa dan masyarakat menyuarakan sejumlah tuntutan, mulai dari penghentian pemborosan anggaran negara, penurunan harga kebutuhan pokok dan BBM, evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), penghentian militerisme di ranah sipil, hingga desakan agar pemerintah lebih terbuka terhadap kritik publik.

Perdebatan ini menunjukkan bahwa makna "Reformasi Jilid II" masih menjadi ruang diskusi yang luas di tengah dinamika politik dan pemerintahan saat ini. Sebagian pihak melihat adanya langkah perubahan yang signifikan, sementara pihak lain menilai reformasi sejati harus menyentuh persoalan yang lebih mendasar dan dirasakan langsung oleh masyarakat. 📰📍🔥

Ketua Umum Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Hercules Rosario Marshal. Ia memastikan bahwa organisasin...
14/06/2026

Ketua Umum Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Hercules Rosario Marshal. Ia memastikan bahwa organisasinya siap menjadi garda terdepan untuk menghadapi siapa saja yang mencoba menggulingkan Presiden Prabowo Subianto.

Komitmen dan dukungan total ini disuarakan langsung oleh Hercules dan puluhan ribu kadernya

Peringatan Keras: Saat berpidato di acara HUT ke-15 GRIB Jaya di Istora Senayan, Jakarta, Hercules menegaskan bahwa organisasinya adalah bagian dari pemerintahan yang loyal dan akan menjadi garda terdepan untuk mengawal serta menjaga keamanan pemerintahan Prabowo-Gibran.

Hercules menekankan bahwa loyalitasnya terhadap Prabowo sudah teruji. Ia mengklaim organisasinya adalah salah satu elemen yang berjuang tanpa pamrih mengantarkan Prabowo ke kursi kepresidenan.

Hercules memperingatkan agar oknum-oknum yang memiliki niat untuk menjatuhkan Presiden Prabowo dengan cara-cara yang melanggar hukum untuk mengurungkan niatnya, karena GRIB Jaya tidak akan tinggal diam. 📰🔥📍

13/06/2026

Caught in the Act: Suspected Thief Confronted by Residents. 🚔🔥😂

Kehadiran personel TNI AD dalam pengamanan aksi mahasiswa di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6), menjadi s...
13/06/2026

Kehadiran personel TNI AD dalam pengamanan aksi mahasiswa di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6), menjadi sorotan para peserta demonstrasi. Sejumlah mahasiswa mengaku terkejut melihat banyaknya prajurit TNI yang berjaga di belakang barikade polisi saat massa BEM UI berupaya menuju titik aksi.

Beberapa peserta aksi mempertanyakan peran TNI dalam pengamanan demonstrasi sipil dan menilai kehadiran militer di lokasi memunculkan berbagai pertanyaan. Di sisi lain, aparat tetap menahan laju massa yang hendak menuju Bundaran HI hingga terjadi aksi saling dorong di depan barikade. 📰📹🔥

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melontarkan pernyataan bernada humor saat membuka Musyawarah Nasional (Mu...
12/06/2026

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melontarkan pernyataan bernada humor saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung, Rabu (11/6/2026).

Di hadapan ratusan pengusaha muda, Prabowo mengaku akan tetap mengawasi perjalanan bangsa bahkan ketika suatu saat dirinya telah dipanggil oleh Tuhan.

Pernyataan itu disampaikan saat Prabowo berbicara mengenai optimisme masa depan Indonesia menuju tahun 2045, bertepatan dengan satu abad kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurut dia, apabila seluruh elemen bangsa mampu bekerja dengan cerdas dan disiplin, Indonesia berpeluang besar menjadi negara dengan ekonomi terbesar keempat di dunia.

"Kalau kita pandai dan kita cerdas, 2045 kita ekonomi keempat terbesar di dunia, saudara-saudara. Yang muncul nanti nomor satu Tiongkok, nomor dua Amerika Serikat, nomor tiga India, nomor empat Republik Indonesia," ujar Prabowo.

Ia mengatakan para pengusaha muda yang saat ini aktif membangun usaha dan organisasi akan menjadi generasi yang berada pada puncak kariernya saat Indonesia memasuki tahun 2045.

Karena itu, mereka memiliki tanggung jawab besar dalam menentukan arah pembangunan nasional.

Dalam suasana yang cair, Prabowo kemudian menyinggung dirinya yang mungkin tidak lagi berada dalam pemerintahan ketika Indonesia mencapai target tersebut.

Namun, ia berseloroh bahwa dirinya akan tetap memantau perjalanan bangsa.

"Saya nanti di Hambalang monitor kalian di bawah. Kalau belum dipanggil Yang Maha Kuasa. Kalau dipanggil Yang Maha Kuasa aku lihat tetap saya monitor kalian. Kalau kalian kurang ajar malam-malam aku turun nyari kau," kata Prabowo yang langsung disambut tawa dan tepuk tangan para peserta Munas HIPMI.

Tidak berhenti sampai di situ, Prabowo kembali melanjutkan candaannya dengan nada tegas.

Ia mengingatkan generasi muda, khususnya para pengusaha, agar tidak mengkhianati kepentingan bangsa dan negara.

"Jangan main-main kau. Kau melanggar, berkhianat kepada Merah Putih, aku turun, aku cari kau ini," ujarnya yang kembali memancing gelak tawa hadirin.

Di balik candaan tersebut, Prabowo menyampaikan pesan serius mengenai pentingnya integritas dalam dunia usaha. Ia mengingatkan bahwa perkembangan teknologi saat ini membuat berbagai bentuk pelanggaran semakin mudah terdeteksi.

Menurut dia, kemajuan teknologi digital dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) telah mengubah cara pemerintah maupun aparat melakukan pengawasan terhadap berbagai aktivitas ekonomi dan bisnis.

"Sekarang jangan coba-coba melanggar hukum, saudara akan kalah. Kenapa? Sekarang ada teknologi, sekarang ada AI, ada kecerdasan. Sekarang semua dokumen setebal ini bisa dibaca dalam lima menit. Kontrak setebal ini lima menit," kata Prabowo.

Ia menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi harus diarahkan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan dunia usaha yang bersih. Dengan demikian, seluruh potensi ekonomi nasional dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.

"Jadi saudara-saudara, mari kita raih masa depan yang baik, kita kuasai, kita kendalikan semua untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat kita," tutur Prabowo.

Pernyataan Presiden tersebut menjadi salah satu momen yang paling menyita perhatian dalam pembukaan Munas HIPMI XVIII.

Selain menyampaikan visi besar Indonesia Emas 2045, Prabowo juga berupaya membangkitkan optimisme kalangan pengusaha muda agar berani mengambil peran lebih besar dalam pembangunan ekonomi nasional, namun tetap menjunjung tinggi etika, hukum, dan kepentingan bangsa. 📰📹🔥

Pemerintah menargetkan hingga 40 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat mulai beroperasi sampai akhir 2026. Ment...
12/06/2026

Pemerintah menargetkan hingga 40 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat mulai beroperasi sampai akhir 2026. Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengungkapkan bahwa saat ini lebih dari 12 ribu unit telah menyelesaikan pembangunan fisik, sementara lebih dari 22 ribu lainnya masih dalam proses pembangunan.

Program ini dirancang untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa dan kelurahan melalui berbagai layanan, mulai dari penjualan kebutuhan pokok, penyaluran barang bersubsidi, layanan keuangan mikro, pergudangan, hingga apotek dan klinik sederhana.

Selain itu, Koperasi Merah Putih juga diproyeksikan menjadi penampung hasil produksi warga, seperti pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, hingga produk kerajinan. Pemerintah berharap koperasi ini dapat menjadi penggerak ekonomi lokal sekaligus mempermudah penyaluran berbagai program bantuan kepada masyarakat. 📰📹🔥

Langkah mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC) d...
11/06/2026

Langkah mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC) dinilai menjadi titik penting dalam pengusutan dugaan penyalahgunaan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Melalui kuasa hukumnya, Krisna Murti, Sony disebut telah memberikan keterangan secara luas kepada penyidik Kejaksaan Agung, termasuk mengungkap lebih dari 20 nama dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Menurut Krisna, nama-nama yang tercantum dalam pemeriksaan tersebut berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat pemerintah, anggota DPR, hingga aparat penegak hukum. Pengungkapan itu disebut berpotensi membuka lebih jauh pihak-pihak yang diduga mengetahui atau memiliki keterkaitan dengan tata kelola program MBG.

Seiring berkembangnya penyelidikan, sejumlah nama tokoh publik juga ramai diperbincangkan setelah disebut dalam berbagai informasi yang beredar terkait dugaan kasus tersebut.

Di antaranya Patris Rumbayan, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, Wakil Menteri Desa Ahmad Riza Patria, hingga Kepala Kantor Staf Presiden Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman. Namun hingga kini, status dan keterkaitan nama-nama tersebut masih menunggu hasil pendalaman lebih lanjut dari penyidik. 📰📹🔥

Menteri Ham Natalius Pigai menegaskan bahwa dalam penanganan kasus hukum terhadap mantan Ketua Badan Gizi Nasional (BGN)...
11/06/2026

Menteri Ham Natalius Pigai menegaskan bahwa dalam penanganan kasus hukum terhadap mantan Ketua Badan Gizi Nasional (BGN), proses yang dijalankan tidak boleh dilakukan secara semena-mena.

Ia mengingatkan agar setiap tahap pemeriksaan dan penahanan harus mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia.

"Siapa pun yang berhadapan dengan hukum tetap memiliki hak untuk mendapatkan perlakuan yang adil dan proses yang transparan. Penegakan hukum harus berjalan sesuai koridor aturan, bukan sewenang-wenang, supaya tidak terjadi pelanggaran HAM dalam prosesnya," ujar Pigai.

Ia juga berharap agar kasus ini diselesaikan secara objektif, sehingga keadilan dapat tercapai tanpa mengesampingkan prinsip-prinsip hukum dan kemanusiaan. 📰📹🔥

10/06/2026

Motorbike Thief Trapped and Caught by Local Residents. 😂🔥🚔

Address

Jakarta

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Rizky Aulia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share