Jong Puisi

Jong Puisi Berpuisi sampai mati

Wahjoe Sardono  atau disapa Dono, salah satu dari trio legendaris Warkop DKI, adalah seorang  pelawak, aktor, dosen, akt...
04/01/2024

Wahjoe Sardono atau disapa Dono, salah satu dari trio legendaris Warkop DKI, adalah seorang pelawak, aktor, dosen, aktivis dan penulis yang memenangkan hati jutaan penonton di Indonesia. Lahir pada 30 September 1951 Delanggu, Klaten, Jawa Tengah dengan nama Wahjoe Sardono, Dono tumbuh dalam dunia seni mulai rajin menggambar kartun dan karikatur serta menulis puisi untuk dicoba dimuat di surat kabar.
Dono berkuliah di Universitas Indonesia, Jakarta jurusan sosiologi. Dono termasuk salah satu orang yang sangat kritis. Pada Januari 1974 ia pernah turun ke jalan dalam aksi demonstrasi Malari (Malapetaka Limabelas Januari) adalah peristiwa demonstrasi mahasiswa dan kerusuhan sosial yang terjadi pada 15 Januari 1974. Dono membuat skripsi tentang sejauh mana pemerataan pendidikan terwujud di kampung halamanya di Delanggu. Skripsi berjudul Hubungan Status Sosial Ekonomi Keluarga dengan Prestasi Murid di Sekolah: Studi Kasus SMP Negeri Desa Delanggu berhasil dipertahankan olehnya pada 1978.
Bersinar ketika ia bersama dengan Indro dan Kasino membentuk Warkop DKI. Selama beberapa dekade, Dono tidak hanya memikat penonton dengan kecerdasan komedinya. Karya-karyanya tidak hanya menghibur, tetapi juga merangkum kehidupan sehari-hari dengan sentuhan humor khasnya.


Ini salah satu tulisan Wahjoe Sardono esai yang menceritakan tentang humor dan politik yang berjudul “Koran, Koran… ABRI Tertipu” dimuat majalah Panji Utama pada 24 Juni 1998.

Bisa dibaca di https://www.jongpuisi.blog/2024/01/keren-esai-dono-warkop-tentang-humor.html

Kisah abad pertengahan yang melibatkan kerajaan itu kisah cinta Tristan dan Isolde. Isolde merupakan putri Raja Anguish ...
01/01/2024

Kisah abad pertengahan yang melibatkan kerajaan itu kisah cinta Tristan dan Isolde. Isolde merupakan putri Raja Anguish dari Irlandia sedangkan Tristan seorang Ksatria. Dia adalah keponakan dan juara Raja Mark dari Cornwall dan putra Meliodas, Raja Lyoness. Ibu Tristan meninggal ketika dia lahir dan sebagai Tristan tinggal bersama pamannya Mark di Cornwall.

Sir Tristan menjadi perwakilan Raja Mark. Dalam sebuah sayembara duel yang diselenggarakan oleh Raja Anguish dengan hadiah putrinya yaitu Isolde. Saat duel tibalah masuk ke babak final, Tristan melawan Marhaus dari Irlandia. Tristan berhasil mengalahkan dan membunuh Marhaus.

Kekalahan itu menyebabkan gencatan senjata dengan Raja Anguish dari Irlandia. Raja Anguish harus menyerahkan putrinya, Isolde untuk dinikahkan dengan Raja Mark. Tristan yang dikirim ke Irlandia untuk menjemput calon Ratu Isolde, tetapi saat dalam proses membawanya kembali ke Cornwall, Tristan dan Isolde saling jatuh cinta satu sama lain dengan hubungan terlarang.

Setelah Tristan dan Isolde menyadari tidak ada harapan bagi hubungan mereka apalagi hidup bersama dengan bahagia. Mereka melarikan diri dari Raja Mark dan menjalani sisa hari-hari mereka dalam pelarian.

Tristan dan Isolde menghabiskan waktu bertahun-tahun dalam pelarian, bersembunyi di bukit, di biara, dan di mana pun mereka bisa bersembunyi. Namun pada akhirnya, legenda mengatakan bahwa ketika Tristan memainkan harpanya untuk Isolde, Raja Mark menyelinap di belakangnya dan membunuhnya dengan belati atau tombak di belakang.

Referensi:

https://kingarthursknights.com/knights-of-the-round-table/sir-tristan/
https://kingarthursknights.com/arthurian-characters/king-mark-of-cornwall/ #:~:text=King%20Mark%20of%20Cornwall%20was,three%20powerful%20swineherds%20of%20Britain.
https://kingarthursknights.com/arthurian-characters/iseult/
https://www.cornwalls.co.uk/

Address

Jakarta

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Jong Puisi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category