02/10/2021
Ratu Cleopatra terus dikenang dalam sejarah pemerintahan Mesir Kuno. Dalam dua puluh satu tahun kepemimpinannya, ada banyak mitos seksual berkembang tentang Cleopatra.
Wanita yang melakukan skandal seks dengan Julius Caesar ini dikenal sebagai ratu sekaligus tugasnya sebagai pemimpin keagamaan tertinggi sekte Aset. Berikut ini beberapa mitos Ratu Cleopatra:
Konon sebagaimana ditulis fimela.com, Cleopatra bersedia melakukan apa saja demi meraih tahtanya. Bahkan dalam sebuah kisah, diceritakan bahwa Cleopatra memberikan fe****io (seks oral) kepada seratus bangsawan Romawi. Yang aneh, hal ini sangat dibanggakan oleh pengikutnya sebagai pendeta Aset.
Kisah lain menyebutkan jika dia juga pernah bercinta dengan seribu pria berbeda selama seminggu. Karena dalam kepercayaannya untuk dapat menjadi pendeta Aset, Cleopatra harus terlebih dahulu bercinta dengan seribu pria selama seminggu.
Pada masa itu, seminggu sama dengan sepuluh hari. Cleopatra berhasil menunaikan tugasnya kurang dari seminggu. Dan tentu para lelaki yang pernah melakukan ho ho hi he dengan Cleopatra juga senang dan bisa ketagihan.
Prilaku kontroversi lainnya adalah, Cleopatra yakin bahwa bercinta sebagai ritual pembersihan lelaki dan kesuburan. Karena masih menurut sekte keagamaan Aset, sebagai seorang pendeta, Cleopatra harus menjalankan ritual seks sebagai perlambang pembersihan dosa laki-laki dan demi kesuburan negerinya. Kok bisa, cara membersihkan dosa lelaki dengan melakukan hubungan badan dengannya.
Tidak hanya ahli berhubungan seks, Cleopatra juga melakukan pernikahan inces atau pernikahan sedarah. Pernikahan inces ketika itu wajar dilakukan di Mesir kuno untuk menjaga tahta dan garis keturunan bangsawan. Cleopatra pun diceritakan menikah dengan adik kandungnya yang baru berusia sepuluh tahun, Ptolemy XIII Theos Philophator.
Selain untuk pembersihan dosa, Cleopatra juga bercinta untuk mendapatkan tahta. Salah satu buktinya, Cleopatra memanfaatkan kemarahan Julius Caesar terhadap Firaun