02/05/2026
Semoga terwujud keinginannya pak 😇
Namanya Slamet Suradio, beliau adalah masinis kereta api KA-225 yang dituduh sebagai terdakwa Tragedi Bintaro pada tahun 1987. Beliau dituduh memberangkatkan kereta api tanpa seizin petugas KPKA.
Padahal saat itu beliau telah menerima surat PTP Yang artinya diizinkan berangkat.
Namun ternyata ada kesalahan komunikasi antara petugas PPKA St Sudimara dengan St Kebayoran, yang menyebabkan terjadinya insiden hebat ini, mengakibatkan 139 kor*ban meningg*al dan 254 orang terluka.
Pak Slamet juga dituduh melompat keluar dari lokomotif sesaat sebelum tabra*kan terjadi untuk menyelamatkan diri. Padahal Beliau sama sekali tidak keluar dan tetap berusaha menarik rem darurat sekuat tenaga, justru yang keluar menyelamatkan diri adalah asisten masinis.
Namun beliau memilih tetap di dalam hingga tangannya tidak kuat menarik rem lagi, dan saat terjadinya tabrakan beliau terpental ke bawah sehingga tulang pinggulnya re*tak dan ma*tanya terkena pecahan kaca.
Beliau juga meminta orang untuk memfotokopi surat PTP sebanyak mungkin yang masih ada dalam kantongnya. Itulah bukti bahwa beliau diizinkan untuk memberangkatkan kereta, dan di surat itu terdapat bercak da*rah.
Pak Slamet tidak melihat rambu-rambu sepanjang perjalanan yang mengisyaratkan adanya peringatan darurat atau perintah memberhentikan kereta.
Namun dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, beliau divonis sebagai terpidana dan surat PTP yang telah difotokopi sebanyak itu tiada artinya di hadapan majelis hakim, Beliau mengabdikan diri selama 23 thn.
Beliau seringkali dipa*ksa ttd dokumen yang tidak jelas asal usulnya oleh oknum dan beliau dipecat dari masinisnya tanpa pesangon sedikitpun.
Sang istri yang seharusnya mendukung Pak Slamet, justru malah menggugat cerai dan menikah dengan pria lain.
Kini beliau mengais rezeki dengan berjualan rok*k eceran, di suatu tempat yang jauhnya sekitar 15 km dari rumahnya.
Beliau pernah sama sekali tidak pulang ke rumah selama 2 bulan karena tidak adanya ongkos pulang, Dia tidur sehari-harinya di musalla.
Sampai sekarang beliau masih menyimpan fotokopi surat PTP dengan harapan nama baiknya dikembalikan seperti dahulu kala
(rumpigosip)