Ruang Cerita Miiya

Ruang Cerita Miiya Penulis

Hal-Hal yang Paling Aku Sukai ๐ŸŒฟ๐ŸคSetiap orang pasti memiliki hal yang membuatnya merasa hidup dan bahagia. Begitu juga de...
13/07/2026

Hal-Hal yang Paling Aku Sukai ๐ŸŒฟ๐Ÿค

Setiap orang pasti memiliki hal yang membuatnya merasa hidup dan bahagia. Begitu juga denganku. Ada beberapa aktivitas yang selalu membuatku bersemangat dan ingin terus belajar.

โœจ Menulis
Ini adalah aktivitas yang paling aku s**ai.
Bagiku, menulis adalah cara terbaik untuk mengekspresikan diri. Lewat tulisan, aku bisa menuangkan perasaan, pengalaman, imajinasi, bahkan hal-hal yang sulit diucapkan secara langsung.
Saat menulis, aku bisa merasakan berbagai emosi. Kadang ikut tersenyum saat tokoh dalam ceritaku bahagia, kadang ikut sedih ketika mereka menghadapi masalah. Ada kepuasan tersendiri ketika sebuah tulisan selesai dibuat.
Selain itu, aku percaya bahwa melalui tulisan kita bisa berbagi kebaikan, memberikan semangat, bahkan membuat seseorang merasa tidak sendirian. Walaupun aku masih terus belajar, aku ingin terus berkembang melalui dunia kepenulisan.

Selain menulis cerita, novel, cerpen, puisi, dan e-book, aku juga s**a berbagi hal-hal yang berkaitan dengan psikologi, kesehatan mental, dan proses healing, dll. Aku percaya bahwa sebuah tulisan yang sederhana pun bisa menjadi teman bagi seseorang yang sedang berjuang, memberikan sudut pandang baru, atau membuat pembacanya merasa tidak sendirian.
Itulah mengapa aku ingin terus belajar agar setiap tulisan yang kubagikan bukan hanya enak dibaca, tetapi juga membawa manfaat dan kebaikan bagi orang lain.

๐ŸŽจ Mendesain dengan Canva dan AI
Aku juga sangat s**a membuat desain menggunakan Canva, seperti cover buku, flyer, sertifikat, poster, hingga konten media sosial.
Setiap kali menyusun warna, memilih font, dan melihat hasil akhirnya, ada rasa puas dan bahagia yang sulit dijelaskan.
Belakangan ini aku juga senang mencoba membuat gambar menggunakan AI. Rasanya menyenangkan melihat sebuah ide berubah menjadi visual yang indah.

๐Ÿ“š Membaca
Aku s**a membaca karena dari membaca kita bisa menambah ilmu dan wawasan.
Bagiku, membaca tidak selalu harus buku. Tulisan-tulisan yang bermanfaat di media sosial, artikel, atau pengalaman orang lain juga bisa menjadi sumber pembelajaran.
Semakin banyak membaca, semakin banyak p**a sudut pandang baru yang kita temukan.

๐ŸŒฟ Grounding dan Olahraga Pagi
Salah satu rutinitas favoritku adalah grounding di pagi hari sambil melakukan olahraga ringan.
Aktivitas sederhana ini membuat pikiranku terasa lebih tenang, tubuh lebih segar, dan suasana hati menjadi lebih baik.
Menurutku, bagi siapa pun yang sedang menjalani proses healing, memulai hari dengan grounding dan olahraga ringan adalah kebiasaan yang sangat baik.
Selain itu, aku juga rutin menulis jurnal sebagai bagian dari proses mengenal dan menerima diri sendiri.

๐ŸŽฌ Belajar Edit Video dengan CapCut
Aku juga sedang belajar mengedit video menggunakan CapCut.
Walaupun masih sederhana dan belum terlalu mahir, aku menikmati setiap prosesnya. Semoga ke depannya aku bisa membuat video yang lebih menarik untuk dibagikan.

๐ŸŽฅ Menonton Drama Korea dan Drama China
Menonton drama juga menjadi salah satu hiburanku.
Bukan hanya karena ceritanya seru, tetapi karena banyak drama yang mengangkat tema kehidupan, psikologi, misteri, keluarga, hingga perjuangan meraih mimpi.
Dari sana aku belajar memahami berbagai sudut pandang manusia, cara menghadapi masalah, dan mengambil pelajaran dari setiap cerita.

Semua hobi ini membuatku terus bertumbuh, aamiin ๐Ÿคฒ.
Melalui Ruang Cerita Miiya, aku ingin terus belajar, berkarya, berbagi cerita, dan menyebarkan hal-hal baik lewat tulisan, desain, maupun karya-karya sederhana yang kubuat.
Karena bagiku, setiap karya adalah bagian dari perjalanan untuk terus berkembang. ๐ŸŒฟ๐Ÿค

Sambungan part 2 kita kembali lagi dengan Mina dan emaknya hihi. "Swiss!""Argentina!"Oyen yang sedari tadi duduk di pint...
12/07/2026

Sambungan part 2 kita kembali lagi dengan Mina dan emaknya hihi.

"Swiss!"
"Argentina!"
Oyen yang sedari tadi duduk di pintu kamar hanya menatap kami.
Entah kenapa...
Mukanya mirip emak kalau lagi kesal.

"Nih, Mak. Livenya sudah jadi."
"Terima kasih."
"Oh iya..."
"Jangan satu kamar sama aku ya."
"Lho, kamu ngusir emak?"
"Bukan."
"Aku cuma sayang rambutku."
Emak mendengus lalu keluar kamar.
"Hmm... dasar anak."
Aku langsung menutup pintu.

"Pertandingan dimulai."
Lima belas menit kemudian...
GOOOOLL!!
"Yeees!"
"Argentina!"
Aku melonjak dari tempat duduk.
Di kamar sebelah...
"Yaah... payah sekali!"
Suara emak terdengar begitu keras.
Aku menahan tawa.

Empat puluh lima menit kemudian...
GOOOOLL!!
Swiss berhasil menyamakan kedudukan.
Kini giliran emak yang bersorak.
"Yes!"
Aku mulai gelisah.
"Kalau begini, siapa yang nanti kena omel ya?"

Babak kedua dimulai.
GOOOOLL!!
Argentina kembali unggul.
Aku melompat-lompat sambil joget.
"Messiii!"
Sedangkan dari kamar sebelah...
Terdengar suara pintu dibanting pelan.
Aku mulai merasa...
Bahaya.

Tak lama kemudian...

GOOOOLL!!

Argentina kembali mencetak gol.
Skor berubah menjadi 3-1.

Peluit panjang berbunyi.
Pertandingan selesai.

Aku langsung berjoget ala India keliling kamar.
"Yes!"
"Jagoanku menang!"
"Untung nggak jadi berenang."

Di kampungku memang ada tradisi lucu.
Siapa yang kalah taruhan...
Harus nyebur ke pantai pagi-pagi.
Aku tiba-tiba terdiam.
"Lho..."
"Kalau Argentina menang..."
"Berarti emak sama kedua paman..."
"Yang harus berenang?"

Beberapa saat kemudian..
Pintu depan terbuka.

Paman Han dan Paman Heru p**ang.
Wajah mereka kusut.

Di belakangnya...
Emak keluar dari kamar.
Wajahnya sama kusutnya.

Bedanya...
Ada sedikit ekspresi seperti ingin menangis.
Padahal emak terkenal anti nangis.

"Min...,"
"Iya, Mak?"
Aku langsung berdiri tegak.
Perasaanku mulai tidak enak.
"Coba ke kandang kambing nomor dua."
"Iya?"
"Kumpulkan eek kambingnya."
"Yang kandang satu tadi sudah emak kumpulkan."
"Nanti mau dibuat pupuk."

Aku hanya bisa terdiam.
Kedua pamanku saling berpandangan lalu tersenyum lebar.
Tatapan mereka seolah berkata,
"Nikmati saja akibat tim jagoanmu menang."
Aku menarik napas panjang.
"Ternyata..."
"Menang pun belum tentu benar-benar menang." ๐Ÿ˜‚โšฝ

12/07/2026

Ruang cerita Miiya

Keluarga vs Argentina

Pagi hari.

Suasana rumah sudah ramai sejak subuh.
Yang satu sibuk memandikan Dono dan kawan-kawannya. Yang satu lagi sibuk memandikan bibak alias para bebek. Begitu melongok ke belakang rumah, ternyata emak sedang memandikan si Oyen. Kucing kesayangannya yang menurut emak wajahnya mirip Ayu Ting Ting.
Kita tinggalkan dulu keluarga ajaib ini.

Sementara itu...
Aku sudah bersiap di kamar. Hari ini jagoanku akan bertanding.
Di atas meja sudah berjejer camilan, biskuit, keripik, cokelat, sampai beberapa gelas air mineral.
Pokoknya...
Jangan ada yang mengganggu konsentrasiku.

"Mina," panggil Paman Han.
"Iya, Paman?"
"Paman Han sama Paman Heru berangkat dulu ke balai desa. Mau nonton bola bareng. Tolong lihat emakmu ya, jangan sampai migrain terus masuk got."

Aku hanya mengangguk sambil menahan tawa.

"Iya, Paman."
Kedua pamanku pun pergi dengan penuh percaya diri.
Dalam hati aku bergumam.
"Kasihan... mereka belum tahu tim jagoannya bakal kalah."

Tak lama kemudian...
Emak masuk rumah tergesa-gesa.
Sepertinya baru p**ang dari kandang kambing.

"Mina..."
"Iya, Mak."
"Pamanmu ke mana?"
"Sudah berangkat."
"Berangkat ke mana?"
Aku tidak menjawab.
Fokusku sedang memilih baju biru kebanggaanku.
Lambang dukungan.
Tak lama kemudian emak keluar dari kamar mandi sambil membawa ponsel.
"Mina, bikinin emak live Argentina lawan Swiss."
Aku langsung menoleh.
"Tapi Mak..."
"Ingat ya! Jangan kayak minggu kemarin."
Aku mengernyit.
"Kenapa memangnya?"
"Kamu malah bukain live game."
"Paman Han nonton sampai siang karena dikira pertandingan beneran."
Aku menahan tawa.
"Lah... ternyata itu gara-gara aku."
"Sudah cepat!"
"Emak mau lihat Argentina kalah."
Aku tersenyum.
"Belum tentu, Mak."
"Sudah pasti."
"Swiss kuat."
"Argentina yang menang."
"Swiss!"
"Argentina!"

Bersambung ke postingan berikutnya ๐Ÿ™‚โ€โ†”๏ธ๐Ÿ™‚โ€โ†”๏ธ



Kembali lagi dengan ruang cerita Miiya. Hmm kali ini ada yang ingin ruang cerita Miiya bagikan. Semoga terhibni, Eh terh...
12/07/2026

Kembali lagi dengan ruang cerita Miiya. Hmm kali ini ada yang ingin ruang cerita Miiya bagikan. Semoga terhibni, Eh terhibur maksudnya hehe.

"Ku kira ini asam lambung, ternyata asam rindu"

Sejak tadi aku tak bergeming. Membisu depan cermin. Mau rebahan udah. Apa yang salah dengan diri ku yah. Rasanya malas melakukan apa pun.

"Ya Allah ... aku kenapa, ya? gumamku pelan.
Dari luar celah pintu yang terlihat. Terdengar suara Emak ku.

"Mina, kamu teh kenapa atuh?. Dari tadi kaya orang sariawan aja."

Mama yang baru saja lewat depan kamar sambil mengoyangkan badan mengikuti irama dangdut yang dibawakan oleh lesti kejora. Pada layar televisi.
Kadang aku heran. Kalau sudah mendengar dangdut, emak bisa lupa umur.

Sebenarnya dulu ia ingin sekali menamakan aku putri satu-satunya ini dengan bintang kejora. Katanya biar cantik seperti Lesti kejora itu. Hanya saja pas aku lahir. Ia lihat rupa ku, ia urung menamakan aku dengan nama itu. Hingga lahirlah nama Mina. Entah apa arti dari namaku. Ide dari siapa nama itu.

"Heh anak gadis! keluarlah, itu Dono dan kawan-kawannya menunggu dari tadi. Pamali anak gadis pagi-pagi sudah kesurupan!"

Dono dan kawan-kawannya itu maksudnya ayam peliharaan Mina. ๐Ÿ™‚โ€โ†”๏ธ๐Ÿ™‚โ€โ†”๏ธ๐Ÿ™‚โ€โ†”๏ธ

Aku keluar sambil memegang dada.

"Mak ... kayaknya magh ku lagi kambuh deh," aku menghampiri nya diteras rumah yang sedang menjemur pakaian.
Mama berhenti menjemur pakaian.
"Kenapa?"
"Ngak nafsu makan."
"Hmm ..."
"Terus?"
"Perutku rasane ngak enak."

"Hmm ..."
"Terus kepalaku pusing."
"Terus ... apa lagi."
"Hatiku kok sakit ya, Mak."

Mama langsung melotot.

"Kamu disakitin sama tiotin yah?"
"Enggak, Mak."

Matanya membulat. Mirip kucing tetangga kalau lihat ikan teri.

"Ya mana Mina tahu, Mak. Tolongin napa sih anaknya lagi sakit begini."
Sang emak terlihat menghela napas.

"Ambil aja obat antasida dikamar emak. Ditoples warna pink, samping meja ungu."

Mina langsung mengambil dan meminum obat itu.

Dua puluh menit kemudian.

"Mak, masih sakit aku teh kenapa yah?" Mina menghampiri lagi sang emak lagi didapur masak sayur kangkung.

Emak Cirna langsung panik untung aja sudah dimatiin kompornya.

"Ayo kita ke bidan Ayu, ini kamu teh kenapa yah," khawatir emak.

Mina mengangguk.

"Aku siap-siap dulu, Mak."

Part 1 bersambung




Kembali lagi dengan ruang cerita Miiya Maroko vs PrancisSubuh itu suasana rumah masih begitu sunyi.Namun, tidak dengan k...
10/07/2026

Kembali lagi dengan ruang cerita Miiya

Maroko vs Prancis

Subuh itu suasana rumah masih begitu sunyi.
Namun, tidak dengan kamar seorang gadis yang sejak tadi sibuk menatap layar ponselnya.

"Iya... ke kanan! Terus... terus! Sedikit lagi... ayolah!"
Ia hampir berdiri dari tempat duduknya.
"Aduh! Padahal tinggal sedikit lagi gol. Dekat banget sama gawang!"

Di atas meja sudah berhamburan camilan, beberapa bungkus keripik, dan beberapa gelas air mineral yang menjadi teman begadangnya sejak subuh tadi.

"Pokoknya kalian harus menang. Kalau tidak aku berhenti kepo dengan piala dunia kali ini ," gerutunya sambil memeluk bantal.

Tak lama kemudian...

GOOOL!

Sayangnya..
Yang mencetak gol justru tim lawan.

Gadis itu langsung memegangi kepalanya.

"Kenapa sih harus mereka duluan yang gol?"
Ia menggenggam ponselnya erat-erat.

"Astaga... padahal aku mati-matian bela kalian di depan para pendukung Argentina. Nanti mereka pasti mulai mengejek aku."

Ia menarik selimut hingga menutupi separuh wajahnya.

"Sepertinya... tidur panjang adalah jalan ninjaku."

Pertandingan kembali berlangsung.
Waktu terus berjalan.
Hingga beberapa menit kemudian...

GOOOL!

Lagi-lagi tim lawan berhasil menambah keunggulan.

"Ya Allah..."
Hampir saja ponselnya melayang ke lantai.
Untung saja ia teringat satu hal.
"Ini HP dibeli Papa pakai kerja keras."
Akhirnya niat membanting ponsel itu pun batal.

Ia menarik napas panjang.

"Kayaknya Maroko benar-benar akan p**ang kampung menyusul tim Portugal juga brasil ."

Beberapa saat kemudian ia tersenyum kecil.
"Tapi nggak apa-apa."
"Setidaknya mereka sudah berjuang sampai sejauh ini."
"Tidak semua perjuangan harus berakhir dengan kemenangan."
"Kadang... yang lebih penting adalah berani bertanding, menerima kekalahan, lalu bangkit lagi."

Ia mematikan layar ponselnya.

"Semangat terus, Maroko."
"Sampai jumpa di pertandingan berikutnya."
Lalu ia mengambil sapu.
Karena ternyata...
Yang lebih mendesak daripada hasil pertandingan.....adalah membersihkan bungkusan camilan yang sudah memenuhi meja dan lantai sejak subuh.

"Misteri Cuaca Panas di Kerajaan Bunga"Sudah lebih dari satu bulan.  langit di Kerajaan Bunga tak lagi menurunkan hujan....
10/07/2026

"Misteri Cuaca Panas di Kerajaan Bunga"

Sudah lebih dari satu bulan. langit di Kerajaan Bunga tak lagi menurunkan hujan. Matahari bersinar tanpa ampun dari pagi hingga petang. Tanah mulai retak. Rumput yang dahulu hijau perlahan berubah kecokelatan. Kolam-kolam kecil mengering, menyisakan lumpur yang mulai mengeras.

Bagi manusia mungkin cuaca panas hanya membuat tubuh berkeringat. Namun bagi para bunga... Panas berkepanjangan adalah ancaman kehidupan.

Di taman Istana Ratu Bunga, kelopak-kelopak mulai layu. Daun-daun menguning. Aroma harum yang biasanya memenuhi seluruh taman kini perlahan menghilang.
Belum ada satu pun tetes hujan yang menyapa negeri itu.

"Apakah kamu tidak merasa ada yang aneh, Mel?"
Kamboja mengipasi tubuhnya menggunakan selembar daun yang masih tersisa. Meski begitu, rasa panas tetap menyengat hingga ke akar.
Melati menoleh malas.
"Aneh bagaimana?" tanya Melati.
"Lihat saja daunmu. Hampir semuanya menguning. Kalau begini terus, kita bisa mati."
Melati tersenyum tipis.
"Bukankah semua yang hidup memang akan mati? Itu sudah takdir, cepat atau lambat daun kita memang akan menguning."
Jawaban itu terdengar bijak.
Padahal... Di dalam hati, Melati juga mulai merasa takut.

Kamboja mendengus kesal.
"Kalau aku bilang daunmu menguning bukan sebuah kebetulan, tapi karena ada yang sengaja membuat kita seperti ini... kamu percaya?"
Melati mengangkat sebelah alisnya.
"Disengaja bagaimana?"
Ia menunjuk ke seluruh taman.
"Lihat sendiri! Hampir semua bunga di taman ini kondisinya sama kaya kita. Jangan hanya melihat daun-daunku. Coba buka matamu lebar-lebar, Kam."
Kamboja mulai kehilangan kesabaran.
"Bukan itu maksudku!"
Ia menunjuk langit.
"Sudah hampir dua bulan lebih tidak turun hujan. Bunga kita tidak mekar. Batang kita tidak bertambah tinggi bahkan bertambah kurus, belum lagi akar kita mulai mengering."
Suara Kamboja meninggi.
"Kalau ini terus terjadi, kita tidak akan mati karena takdir. Kita mati karena sesuatu!"

Melati terdiam.
Perkataan Kamboja mulai masuk akal.
Ia memandang langit dengan awan hitam.
"Kalau dipikir-pikir... benar juga."
"Kenapa hujan belum pernah datang lagi?"
"Apakah ada sesuatu yang disembunyikan dari kami?"

Baru saja Kamboja hendak menjawab...

DUAAAARRR!!

Suara ledakan mengguncang seluruh Kerajaan Bunga.
Tanah bergetar.
Burung-burung beterbangan panik.
Kelopak-kelopak bunga berguguran.
Melati langsung memegang lengan Kamboja.

"Kam... suara apa itu? Apa istana sedang diserang?"
Belum sempat Kamboja menjawab...
Seseorang berlari tergesa-gesa.
Napasnya memburu.
Kelopaknya berantakan.

Itu Dahlia.

"Hei! Kalian masih di sini?"
"Ayo ikut aku ke depan istana!"
"Hari ini seluruh rakyat bunga sedang berdemo!"
Melati dan Kamboja saling berpandangan.
"Demo?"
"Iya!"
"Ada berita yang menggemparkan!"
Dahlia menarik napas panjang sebelum berkata pelan.

"Semua orang menuduh para Menteri Kelapa sebagai penyebab musim panas ini," ucap Dahlia.
Melati membelalakkan mata.
"Jadi... mereka pelakunya?"
Kamboja menggeleng.
"Bukan."

"Justru dari merekalah aku mengetahui sedikit kebenaran."
Kamboja menatap ke arah langit.
Wajahnya berubah serius.
"Tapi..."

"Ada seseorang yang jauh lebih berbahaya daripada para Menteri Kelapa."

Bersambung....

Kenapa Aku Memilih Nama "Ruang Cerita Miiya"? ๐ŸŒฟ๐ŸคSetiap nama pasti memiliki cerita. Begitu p**a dengan nama halaman ini.A...
09/07/2026

Kenapa Aku Memilih Nama "Ruang Cerita Miiya"? ๐ŸŒฟ๐Ÿค
Setiap nama pasti memiliki cerita. Begitu p**a dengan nama halaman ini.
Aku memilih nama Ruang Cerita Miiya karena aku ingin halaman ini menjadi sebuah ruang yang nyaman untuk bercerita. Sebuah tempat di mana aku bisa bebas menuangkan apa pun yang ingin kubagikan kepada siapa saja yang singgah dan membaca tulisanku.

Di ruang ini, aku ingin menyimpan setiap kisah yang mungkin selama ini hanya tersimpan dalam hati. Cerita tentang perjalanan hidup, pengalaman, pelajaran, harapan, hingga hal-hal sederhana yang semoga bisa menjadi pengingat, hiburan, dan penyemangat bagi orang lain.
Lebih dari itu, Ruang Cerita Miiya juga menjadi ruang imajinasiku. Tempat lahirnya berbagai karya yang kutulis, mulai dari novel, cerpen, puisi, kutipan, e-book, hingga cerita-cerita lain yang lahir dari setiap ide dan imajinasi yang aku miliki. Semua berawal dari ruang kecil ini.

Aku percaya bahwa setiap orang memiliki cerita yang layak untuk didengar. Mungkin tidak semua cerita mampu mengubah dunia, tetapi setidaknya bisa membuat seseorang merasa dimengerti, ditemani, dan tidak sendirian.
Harapanku, setiap tulisan yang hadir di Ruang Cerita Miiya bukan sekadar kump**an kata, tetapi juga bisa menjadi teman, hiburan, pengingat, sekaligus ruang p**ang bagi siapa pun yang membacanya.

Terima kasih sudah singgah di Ruang Cerita Miiya. Semoga setiap cerita yang kutulis dapat meninggalkan jejak kebaikan, sekecil apa pun itu. ๐Ÿค

"Di sini, setiap cerita memiliki tempat untuk tumbuh, dan setiap pembaca selalu punya ruang untuk kembali." ๐ŸŒฟ
Semoga kita bisa bertumbuh bersama, satu cerita demi satu cerita. โœจ

"Berita yang Lagi Viral""Bu, udah dengar belum berita yang lagi rame?"Aku yang baru saja p**ang dari membeli sayur dari ...
08/07/2026

"Berita yang Lagi Viral"

"Bu, udah dengar belum berita yang lagi rame?"

Aku yang baru saja p**ang dari membeli sayur dari mas-mas keliling. Menghentikan langkah ku. Ditangan kananku masih tergantung Kantong berisi sayuran dan bahan-bahan dapur lainnya, yang baru kubeli. Baru satu anak tangga rumah yang ku injak, terdengar suara Shinta sudah memanggil dari samping pagar rumahnya.

"Berita apa yah Bu? Maaf, kepo?" tanyaku penasaran.
"Itu lho ... yang anaknya s**a banget pake kacamata. Terus katanya ada sangkut pautnya dengan petis1 boik0t dan pesugihan. Ngeri kali yah, " ucap ibu Shinta tetangga rumah dengan pelan, tapi volume suaranya masih kedengaran satu RT.

Aku pikir ada informasi yang begitu penting ternyata ...

Aku dengan sedikit mengernyit, "bukannya anak yang s**a pake kacamata itu banyak sekali yah," batin ku.

"Hehe, Ibu Shinta tahu informasi ini dari mana?" tanya ku sambil meletakan kantong sayur diatas anak tangga.

"Lah, banyak kok yang ngomongin Itu orang sampai satu Indonesia ini lho. ... situ tinggal diplanet mana?"

Aku menghela napas.
"Aku masih tinggal di Indonesia lho, Bu. Bukan diplanet mars."

"... sesekali pantengin berita lah, Bu Ayu. Nanti kalau berita penting, seperti pak RT yang ternyata anak ceo gimana?" Ucap ibu Shinta mulai melangkah menghampiri aku yang masih berada dibalik tangga rumah.

"Ngapain lagi, dia?" batinku. "Biarpun pak RT anak CEO, apa bisa merubah nasib kita dari ibu rumah tangga menjadi ibu pejabat?"

Terdengar ibu Shinta tertawa.
"Sujud syukur aku kalau pak RT kita anak CEO, tinggal minta duitnya aja gampang!" ucap ibu Shinta .

"Gampang-gampang, ngomong aja yang gampang!" Batinku.

Tiba-tiba ibu Shinta dah di samping ku aja.

Ini orang manusia atau kuntilanak?

cepat kali jalannya.

"Hehe ... iya Bu. Mau ngapain Bu kesini? aku belum terima tamu!"

Ibu Shinta nyengir lebar

"Kan ... mau lanjutin ceritanya!"

Aku menggeleng.
"Ngak usah yah, Bu. Aku sudah tahu," jawabku.

"Kalau lanjut, habis sudah waktuku. Tak lanjut buat penasaran, tapi dosa ngak yah aku gabung gibah sama Bu Shinta," dilema ibu Ayu.

"Gimana ceritanya, aku belum bagikan bagian terupdatenya, sudah tahu?"

"Yang penting sudah tahu."

prediksi piala dunia, siapa yang akan jadi juara menurut kalian? Prediksi mengenai piala dunia yang menang itu Norwegia ...
07/07/2026

prediksi piala dunia, siapa yang akan jadi juara menurut kalian?

Prediksi mengenai piala dunia yang menang itu Norwegia sih menurut ku . Diliat dari gimana strategi mereka meskipun bisa dibilang agak kasar, bahkan terlihat sadis sehingga yang jadi lawan biarlah p**ang dalam keadaan utuh meskipun kalah daripada menang dengan banyak cedera, yah kan sayang nyawa โ˜บ๏ธ.

Brasil dengan pemain legend si Neymar dan Portugal dengan pemain legend Ronaldo, tapi mereka kalah dihadapkan dengan Norwegia dan Spanyol. Artinya menjadi seorang legend jadi akan menghadapi banyak kekalahan dan banyak kemenangan, jatuh dan bangun sudah menjadi hal yang biasa yang harus mereka hadapi.

Menjadi seorang pemain bola punya tantangan tersendiri. Semakin bersinar mereka semakin banyak juga tantangan mereka.
Kalau secara tim aku mendukung Maroko kalau mereka menang syukur ๐Ÿ˜Œ, kalau ngak setidaknya sampai final yah , semangat tim Maroko hihihi ๐Ÿซฃ๐Ÿ’ช๐Ÿคฃ
Dari mereka kita bisa belajar juga, bahwa semua ini tidak pernah terlepas dari namanya proses, jatuh bangkit lagi, semua punya masanya masing-masing โœจ.

Cukup warna baju yang kuning yah pilihan jangan ๐Ÿซฃ๐Ÿ˜†

Kalau menurut kalian, siapa yang akan menjadi juara Piala Dunia nanti? Tulis di kolom komentar ya! โšฝ๐Ÿ‘‡

Harga Bahan Pokok Turun? Naik? Yang Terpenting Sikap Kita Menghadapinya. ๐ŸŒพBelakangan ini ramai dibicarakan soal harga ba...
06/07/2026

Harga Bahan Pokok Turun? Naik? Yang Terpenting Sikap Kita Menghadapinya. ๐ŸŒพ

Belakangan ini ramai dibicarakan soal harga bahan pokok yang disebut-sebut sedang turun. Namun, menurut saya, kondisi di setiap daerah tidak selalu sama. Di daerah tempat saya tinggal, justru beberapa harga bahan pokok masih cenderung naik.

Harga kebutuhan pokok memang dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya kondisi ekonomi di setiap daerah. Karena itu, harga di satu wilayah belum tentu sama dengan wilayah lainnya. Misalnya, biaya hidup di suatu daerah bisa lebih tinggi sehingga harga barang dan tingkat pendapatan masyarakat pun berbeda dibandingkan daerah lain.

Sebagai ibu rumah tangga, saya paham bahwa naiknya harga kebutuhan pokok bisa membuat kita harus lebih pandai mengatur pengeluaran. Namun, terus-menerus mengeluh juga tidak akan mengubah keadaan.

Saya memilih untuk tetap bersyukur dalam setiap kondisi. Saat harga turun, mari kita syukuri. Saat harga naik, mari kita berdoa agar Allah memberikan kemudahan rezeki, kecukupan, dan kekuatan untuk terus berusaha. Mungkin kita perlu lebih bijak dalam mengelola keuangan, tetapi jangan sampai kehilangan semangat dan harapan.

Tidak semua hal bisa kita kendalikan. Yang bisa kita lakukan adalah terus berikhtiar, berpikir positif, bersyukur, dan bertawakal kepada Allah. InsyaAllah, hati yang tenang akan membantu kita menghadapi setiap tantangan dengan lebih baik. ๐Ÿคฒโœจ

Address

Desa Taba Campaka Kabupaten Halmahera Barat Jailolo
Jailolo

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ruang Cerita Miiya posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category