BUHUN SUNDA

BUHUN SUNDA jembatan viral

04/06/2026

laka lantas di jalur Pantura Indramayu desa sukra jarak dari jembatan sewo 150km, penguna jalan raya dimana pun berada berhati hati

Jakarta — Ketika anggota DPR meminta rakyat “patuh membayar pajak karena gaji guru, dosen, dan pembangunan jalan semua d...
04/06/2026

Jakarta — Ketika anggota DPR meminta rakyat “patuh membayar pajak karena gaji guru, dosen, dan pembangunan jalan semua dari pajak,” publik mengangguk setuju. Tapi di ruang komentar media sosial, muncul pertanyaan yang menggema:

“Pak, ke mana nikel, batu bara, bijih besi, emas, gas, kayu, dan sawit Indonesia? Ke mana uangnya, Pak?”

Pertanyaan itu bukan sekadar satire — melainkan jeritan nurani rakyat yang selama dua dekade menyaksikan korupsi menggerogoti uang negara, dari gedung parlemen hingga ruang kementerian.

📊 Fakta di atas kertas
Menurut Kementerian Keuangan, lebih dari 70% APBN 2025 berasal dari pajak. Pajaklah yang membayar gaji presiden, menteri, DPR, MPR, guru, dosen, dan pegawai negeri.
Sementara itu, hasil kekayaan alam — dari tambang hingga perkebunan — masuk dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang nilainya mencapai ratusan triliun rupiah per tahun.

Namun, besarnya angka itu tidak selalu terlihat di lapangan. Banyak daerah penghasil tambang tetap miskin, jalan rusak, sekolah bocor, dan rumah sakit kekurangan alat.

⚠️ Data KPK Bicara
Sejak tahun 2000 hingga 2025, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menangani lebih dari 1.500 kasus korupsi, termasuk di lingkar kekuasaan tertinggi:

Setya Novanto, mantan Ketua DPR — terjerat korupsi E-KTP dengan kerugian negara Rp2,3 triliun.

Juliari Batubara, mantan Menteri Sosial — korupsi dana bansos COVID-19.

Johnny G. Plate, mantan Menkominfo — kasus proyek menara telekomunikasi.

Syahrul Yasin Limpo, mantan Menteri Pertanian — kasus penyalahgunaan jabatan dan gratifikasi.

Puluhan anggota DPR/MPR, gubernur, dan pejabat eselon ikut terseret dalam suap proyek tambang dan infrastruktur.

Setiap rupiah yang dikorupsi berarti jalan yang tidak dibangun, sekolah yang tidak diperbaiki, dan guru yang gajinya ditunda.

🌍 Sumber Daya Alam: Kaya di Bumi, Bocor di Meja
Indonesia adalah produsen besar nikel, batu bara, dan minyak sawit dunia. Namun, data Transparency International Indonesia menunjukkan sektor ekstraktif masih menjadi lahan subur korupsi izin tambang dan penggelapan royalti.

Audit publik dan pengawasan lemah membuat sebagian pendapatan SDA tidak pernah sampai ke kas negara. Rakyat pun bertanya lagi: “Jika semua dari pajak, lalu uang tambang kita ke mana?”

✍️ Catatan Akhir
Rakyat tidak menolak membayar pajak. Mereka hanya ingin keadilan — ingin melihat setiap rupiah yang mereka bayarkan kembali dalam bentuk pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan.

Karena selama uang tambang, pajak, dan sumber daya alam masih bocor di meja kekuasaan, kepercayaan rakyat akan terus menipis.

Dan pada akhirnya, pertanyaan sederhana itu akan terus bergema:

“Uangnya ke mana, Pak?”
Bagaimana menurut kalian??

04/06/2026

hanya ada beberapa orang

04/06/2026

bahagia sederhana cukup main di trotoar

🚨 HEBOH! Eks Caleg Gagal di Cirebon C4buli Kakek 60 Tahun, Rekam & Peras Pakai Vid3o Syvr Warga Kota Cirebon digegerkan ...
04/06/2026

🚨 HEBOH! Eks Caleg Gagal di Cirebon C4buli Kakek 60 Tahun, Rekam & Peras Pakai Vid3o Syvr

Warga Kota Cirebon digegerkan kasus 4susila yang melibatkan mantan calon legislatif (caleg) yang gagal terpilih. Pelaku diduga melakukan tindakan c3bul, pemaks4an, hingga ancaman terhadap seorang kakek berusia 60 tahun. Kasus ini berlangsung lama dan baru terungkap secara tidak sengaja.

📌 Modus K3jii: Rekam & Sandera Video
Aksi b3jat ini ternyata sudah berjalan sejak tahun 2024. Berawal dari kedekatan politik, pelaku mengajak korban ke hotel. Di dalam kamar, ia memaksa korban melakukan hubungan se5ama j3nis.

Yang paling kejam: pelaku diam-diam merekam semua aksinya. Video itu kemudian dijadikan senjata pemerasan. Karena takut rekaman itu disebar, korban terpaksa menuruti kemauan pelaku hingga kejadian terulang tiga kali di hotel berbeda.

😱 Terbongkar Tak Sengaja
Kasus terkuak saat anak korban, Fandi, tak sengaja membuka pesan WhatsApp di HP ayahnya dan menemukan foto-foto tak sen0noh. Keluarga sangat terpukul, apalagi mereka dulu adalah pendukung setia pelaku saat pemilu.

"Kami tidak menyangka orang yang kami perjuangkan dulu, tega berbuat sekeji ini ke orang tua saya. Sekarang kami serahkan ke penasihat hukum demi keadilan," ungkap Fandi.

Kini kasus sedang diproses hukum. Benar-benar memprihatinkan, orang yang dulu cari suara rakyat, malah berbuat kejahatan begini.

04/06/2026

warga setempat memperbaiki rambu rambu jalan demi ke selamatan pengendara

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Dia dibawa ke mobil tahanan.Pantauan detikcom...
03/06/2026

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Dia dibawa ke mobil tahanan.

Pantauan detikcom, Dadan dibawa keluar dari gedung Jampidsus Kejagung, Jakarta Selatan, pada Rabu (3/6/2026), pukul 17.12 WIB.

Dadan tampak menggunakan rompi tahanan berwarna merah muda. Dia hanya diam dan langsung masuk ke mobil tahanan.

Dadan sebelumnya dicopot oleh Presiden Prabowo Subianto dari jabatan Kepala BGN pada Selasa (2/6). Pada Rabu (3/6) pagi, penyidik Kejagung menggeledah kantor BGN.

03/06/2026

semangat bang jangan menyerah

03/06/2026

jalur Pantura perbatasan Indramayu subang lancar

para lelaki di usia sekarang 50thn pasti ngamain tukang potong rambut keliling dengan khas rambut jambul, jujur saya nga...
03/06/2026

para lelaki di usia sekarang 50thn pasti ngamain tukang potong rambut keliling dengan khas rambut jambul, jujur saya ngalami seperti ini 🤭🤭🤭

Address

Indramayu
45257

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when BUHUN SUNDA posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category