Mr Terima Kasih FB

Mr Terima Kasih FB IKUTI SAYA
Sergei Domogatskii Dari Russia dengan cinta♥️🇮🇩
📍Bali - Indonesia📍
Rezeki tak terduga untuk followers Saya minggu ini 🥰 mau masuk ke video Saya?

Follow Saya!!!

ucapan adalah doa semoga terwujud 🤲😭🙏
26/11/2025

ucapan adalah doa semoga terwujud 🤲😭🙏

25/11/2025
24/11/2025

SAYA KIRIM 35 JUTA UNTUK YANG SERING ABSEN HADIR , UNTUK 20 ORANG SAJA

Semogaa Beruntung..
24/11/2025

Semogaa Beruntung..

Jangan lupa komen, like dan share sebanyak banyaknya ya.....Semoga Beruntung.....😊😊😊😊“Jadi ini gudangnya, Mbak Gini?” Ni...
23/11/2025

Jangan lupa komen, like dan share sebanyak banyaknya ya.....
Semoga Beruntung.....😊😊😊😊
“Jadi ini gudangnya, Mbak Gini?” Nita menatap takjub bangunan tiga lantai yang telah menjadi sarang uangku selama ini.
Bangunan luas yang kubeli dari hasil menabung, penjaja barang dagangan selama bertahun-tahun, hingga merambati bisnis online tujuh tahun lalu itu, berdiri megah di depan kami berdua. Dijejeri oleh beberapa motor yang merupakan milik para pekerja. Serta satu unit mobil berjenis Range Rover yang bersembunyi di bagasi.
Khusus kendaraan besi yang besar itu, adalah milikku sendiri. Aku sengaja menyimpannya di gudang agar ibu mertua tidak tahu tentang hal ini. Bukannya bersikap pelit, tetapi satu unit mobil berjenis Jazz yang kubawa pulang, lebih sering dipakai ibu mertua dibandingkan olehku sendiri. Digunakannya untuk pamer kesana kemari, jika dirinya telah berhasil mencapai puncak kejayaan dalam hidupnya.
Tidak apa-apa jika aku dianggap pelit sekalipun. Nyatanya, selama dua tahun menikahi Bang Teguh, aku telah menggelontorkan uang dalam jumlah tidak sedikit semenjak mereka tahu aku adalah pebisnis online yang mahsyur.
Omset perbulan dari tiga toko e-commerce yang kumiliki mencapai satu milyar, dan bisa bertambah saat musim-musim tertentu. Namun semua hal ini tidak kudapatkan dengan satu jentikan jari. Melainkan hasil dari memerah keringat hingga sedikit terlambat menikah.
Aku hanyalah gadis desa, tamatan SMP yang saat itu tidak mampu melanjutkan sekolah karena terkendala biaya. Jangankan sekolah, membeli baju, sepatu atau buku, bisa makan setiap hari saja sudah syukur rasanya.
Dilahirkan sebagai anak pertama dengan delapan bersaudara yang dempet-dempet jarak kelahirannya, membuatku terpaksa mundur banyak. Membiarkan cita-citaku sebagai seorang guru terbang bersama angin di musim panas. Tersapu badai di musim hujan.
Perih, sakit semua bercampur aduk saat kulihat teman-teman seumuranku berangkat sekolah bersama-sama dengan baju putih abu-abu yang megah. Mereka memakai sepatu hitam yang bagus, tas punggung yang juga keren. Seda

23/11/2025

masih ada 7 pemenang lagi yang belum saya bagikan uang ....
23/11/2025

masih ada 7 pemenang lagi yang belum saya bagikan uang ....

TIDAK SEMUA USAHA ITU DIPERMUDAH, TAPI SEMUA YANG BERUSAHA PASTI AKAN BERBUAH.Semoga beruntung 🧡Sejarah   🕋dimulai denga...
22/11/2025

TIDAK SEMUA USAHA ITU DIPERMUDAH, TAPI SEMUA YANG BERUSAHA PASTI AKAN BERBUAH.Semoga beruntung 🧡
Sejarah 🕋
dimulai dengan penemuan dua prinsip penting: yang pertama adalah kamera obscura memproyeksikan gambar, yang kedua adalah penemuan bahwa beberapa zat terlihat berubah oleh paparan cahaya. Tidak ada artefak atau deskripsi yang menunjukkan upaya untuk menangkap gambar dengan bahan sensitif cahaya sebelum abad ke-18.
Pemandangan dari jendela di Le Gras 1926 atau 1827, diyakini sebagai foto kamera paling awal yang masih ada. [1] Penambahan reoriented asli (kiri) dan berwarna (kanan).
Sekitar 1717, Johann Henry Schulze menggunakan bubur sensitif cahaya untuk menangkap gambar huruf cut-out pada botol. Namun, ia tidak mengejar membuat hasil ini permanen. Sekitar tahun 1800, Thomas Wedgwood membuat yang pertama didokumenkan secara andal, meskipun upaya gagal dalam menangkap gambar kamera dalam bentuk permanen. Eksperimennya memang menghasilkan fotogram terperinci, tetapi Wedgwood dan pasangannya Humphry Davy tidak menemukan cara untuk memperbaiki gambar-gambar ini.
Pada tahun 1826, Nicéphore Niépce pertama kali berhasil memperbaiki gambar yang ditangkap dengan kamera, tetapi setidaknya diperlukan pencahayaan di kamera selama delapan jam atau bahkan beberapa hari dan hasil paling awal sangat kasar. Rekan Niépce Louis Daguerre melanjutkan untuk mengembangkan proses daguerretipe, yang pertama diumumkan secara publik dan proses fotografi yang layak secara komersial. daguerretipe hanya membutuhkan beberapa menit pencahayaan di kamera, dan menghasilkan hasil yang jelas dan terperinci. Pada tanggal 2 Agustus 1839 Daguerre mendemonstrasikan rincian proses ke Kamar Teman di Paris. Pada tanggal 19 Agustus rincian teknis dipublikasikan dalam pertemuan Akademi Ilmu Pengetahuan dan Akademi Seni Rupa di Istana Lembaga. (Untuk memberikan hak penemuan kepada publik, Daguerre dan Niépce diberikan anuitas yang murah hati seumur hidup. ) [3][4 [5] Ketika proses daguerretipe berbasis logam ditunjukkan secara resmi kepada publik, pendekatan pesaing caltipe negatif berbasis kertas dan proce cetak garam














Harus selalu bersyukur dan tidak berkeluh kesah. Dengan demikian perjalanan hidup baru bisa lancar tanpa hambatan.🎀🎁🎀
22/11/2025

Harus selalu bersyukur dan tidak berkeluh kesah. Dengan demikian perjalanan hidup baru bisa lancar tanpa hambatan.🎀🎁🎀

Ayo balas, kami tunggu ya
21/11/2025

Ayo balas, kami tunggu ya

Halo semoga kali ini rejeki kalian ya☺️🤲
21/11/2025

Halo semoga kali ini rejeki kalian ya☺️🤲

Address

Denpasar

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Mr Terima Kasih FB posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share