Generasi Milenial

Generasi Milenial Umum

"IJAZAH WIRID GUNUNG HARTA DARI SYAIKHONA KH. KHOLIL BANGKALAN MADURA""Kaifiat(tatacara)"Laksanakan wirid ini pada setel...
23/02/2026

"IJAZAH WIRID GUNUNG HARTA DARI SYAIKHONA KH. KHOLIL BANGKALAN MADURA"
"Kaifiat(tatacara)"

Laksanakan wirid ini pada setelah sholat malam, bagus jika dilakukan pada jam 1 pagi, awali dengan mengerjakan sholat Hajat 2 rakaat atau 4 raka’at (setiap 2 raka'at salam).

Setelah selesai sholat kemudian bacalah dzikir wirid gunung harta sebagaimana yg tertera di foto.

1. Baca Al-Fatihah Tawassul kepada Nabi Muhammad SAW

2. Baca Surah Yasin 1X

3. Baca Sholawat 11X :
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

4. Baca doa untuk orang tua 3X
رَّبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيراً

5. Baca wirid berikut 1000X :
‎ يَااللهُ، يَارَزَّاقُ، يَاوَهَّابُ

“Yaa Allaahu, Yaa Rozzaqu, Yaa Wahhabu”
(Wahai Allah, Dzat Yang Maha Pemberi Rizki dan Dzat Yang Maha banyak PemberianNya)

6. Baca Doa berikut 3X :
‎اللّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلالِكَ عَنْ حَرَامِكَ
‎ وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاك

"Allahummakfini bi halalika an haramika
wa aghnini bi fadlika amman siwak"

(Ya Allah cukupkanlah aku dengan yg Engkau halalkan dari yg Engkau haramkan. Dan Kayakanlah aku dengan karunia MU sehingga tdk lagi mengharap kepada selainMU)

7. Tutup dengan bacaan Al-Fatihah 1X

InsyaAllah jika anda ikhlas, istiqomah, yakin dan rutin mengamalkannya, jalan hidup anda akan selalu terang, lancar, banyak rezeki dan dijauhkan dari penghamburan harta.

Dan InsyaAllah kekayaan yg melimpah & barokah akan segera anda raih atas izin & ridhoNYA.
Silahkan, Langsung saja diamalkan.

Ijazah ini bersumber dari KH Kholil Bangkalan. Yang tertera di atas adalah tulisan tangan Mbah KH Kholil sendiri. Alfatihah buat Syaikhona Kholil Bangkalan. ..

Wallahu alam.

Tetap usaha dan berdoa ..
Qobiltu .
Qobul berkah dan sukses..aamiin🤲

Jika kamu punya hajat besar maka Istiqomahlah membaca sholawat nariyah 11 x baru berdoa hajatnya. Nyai. Hj. Nur Chalimah...
16/01/2026

Jika kamu punya hajat besar maka Istiqomahlah membaca sholawat nariyah 11 x baru berdoa hajatnya.

Nyai. Hj. Nur Chalimah Chudlori

Re post

SYAIKH KHOZIN MUHAJIR: GURUNYA DARI PARA KYAI.Syaikh Khozin yang merupakan pendiri Ponpes Darul Hikam membunyai nama asl...
04/01/2026

SYAIKH KHOZIN MUHAJIR: GURUNYA DARI PARA KYAI.

Syaikh Khozin yang merupakan pendiri Ponpes Darul Hikam membunyai nama asli Muhajir dan setelah haji mengganti nama Khozin. Beliau merupakan putra ke 3 dari KH Ujang Sholeh dan Nyai Isti'anah :

1. Kyai Mubarok Jampes Kediri.
2. KH. Dahlan Jampes Kediri.
3. K Muhajir/ KH. Khozin Bendo Pare Kediri.
4. K Muhaji/ KH. Abdurrouf Rejowinangun Papar Kediri.

Beliau pernah nyantri langsung kepada syaikhona kholil di Bangkalan bersama dengan syaikh hasyim asy'ari, kurang lebih 3 bulan dan kemudian KH Dahlan Jampes dipanggil oleh syakhona Kholil lewat mimpi untuk menjemput dan mengajak pulang mbah khozin karena di Bangkalan adiknya dianggap menghabiskan ilmu.

Sudah tidak ada lagi ilmu yang bisa diturunkan oleh syaikhona kepada mbah khozin karena semua ilmu sudah diserap/dikuasai dan semenjak pulang dari bangkalan beliau ngaji Ihya' kepada kakaknya sampai bertahun tahun.

Ketika mendirikan Pondok Bendo kurang lebih tahun 1889 M dan mempunyai santri pertama mbah khozin sudah berumur 60 tahun, kemudian beliau memimpin kurang lebih 70 tahun , meninggal 24 dzulqo'dah 1378 H/ 1 Juni 1959 M). usia beliau kurang lebih sekitar 130 tahun.

✦ Ikuti terus Kisah Karamah Wali-Wali Allah
untuk mendapatkan kisah inspiratif dan pelajaran hati dari para kekasih Allah berikutnya

Gaya kepemimpinan beliau dalam mengasuh Pondok Bendo dikenal sangat santun, ramah dan sangat menghormati terhadap orang lain bahkan terhadap orang awam (umum/bukan santri) sehingga oleh masyarakat lebih dikenal sebagai Mbah Khozin daripada Kyai/ Syeikh Khozin, panggilan MBAH disematkan karena beliau dianggap sebagai mbah nya semua orang karena keakraban dan kerendahan hati beliau dengan semua orang

Apa yg diajarkan oleh mbah khozin untuk kita adalah ketekunan , Istiqomah sholat jamaah dan ngaji termasuk cerita masyhur di kalangan alumni bahwa beliau tidak pernah meninggalkan jamaah jadi Imam sholat di pondok bendo selama 40 tahun.

Sangat banyak santri beliau yang kemudian menjadi orang besar dan masyhur namanya seperti generasi awal diantara yaitu:

1. Syeikh Badawi Kesugihan Cilacap.

2. Syeikh Khudlori Tegalrejo Magelang di Bendo sekitar 1933 M. Salah satu pemegang sanad ihya' Ulumuddin.

3. Syeikh Khotib Abdul Karim.
Ponpes Salfiyah Curah Kates Jember. yg mondok sekitar 17 tahun di Bendo.

4. Syeikh Amir Fatah Kroya. Dubes Korea Selatan 1980.

5. Syeikh Marzuqi Lirboyo.

6. Syeikh Ihsan Jampes yang namanya sangat disegani karena karya beliau yang fenomenal Sirajut Tholibin. Syarah Minhajul
Abidin karya imam Ghozali.

• Generasi Kedua :

1. KH Sahal Mahfudz. Pati Jateng.

2. Syaikh Mahmud Mukhtar. Cirebon.

3. KH Fuad Hasyim. Cirebon.

4. Syaikh Hisyam. Leler Banyumas.

5. Abuya Dimyati. Pandeglang Banten.

6. Syaikh Mas'ud. Cilacap.

7. Syaikh Hasyim Podokaton Pasuruan.

8. Syaikh Abbas. Genteng Banyuwangi

• Diantara Alumni pondok Bendo yg lain adalah:

1. KH. Achmad Asrori Al Ishaqi. Mursyid TQN Kedinding Surabaya.

2. Kyai Salman Dahlawi Popongan. Mursyid Toriqoh.

3. Kyai Shonhaji Kebumen. Salah satu guru dari gus Dur.

4. KH. Muntar Syafa'at Blokagung. Blokagung Banyuwangi.

Khataman Ihya merupakan suatu tradisi unik yang merupakan peninggalan langsung dari mbah khozin yang masih mempunyai rahasia tersendiri dan sampai sejauh ini hanya ada 2 pondok yang berani memakai tradisi ini (syukuran khataman kitab tasawuf dengan nanggap musik) yaitu Tegalrejo Magelang dan Curah Kates Jember) dan ketika ada peneliti dari salah satu universitas terkemuka di jatim tentang keunikan ini mereka (2 pondok tsb) hanya mempunyai satu alasan :

"Saya hanya mengikuti guru Saya di Bendo".

Wallahu a'lam.

---Semoga Bermanfaat 🍃
______________________
Re post 🙏🙏🙏

Sosok yang sangat digemari dalam dakwah nya dalam penyebaran Islam, Siapakah beliau??
02/01/2026

Sosok yang sangat digemari dalam dakwah nya dalam penyebaran Islam, Siapakah beliau??

Haul Abah Guru Sekumpul , Mertapura 🙏🙏🙏
29/12/2025

Haul Abah Guru Sekumpul , Mertapura 🙏🙏🙏

Alhamdulillah, biidznillah setelah ada tabayun dari Ketua Umum PBNU di depan Rois Aam dan mustasyar serta masyayikh sepu...
25/12/2025

Alhamdulillah, biidznillah setelah ada tabayun dari Ketua Umum PBNU di depan Rois Aam dan mustasyar serta masyayikh sepuh di Lirboyo hari ini 25 Des 2025 menghasilkan keputusan;

1. Ketua Umum PBNU dan Rois Aam dengan bimbingan para masyayikh sesepuh NU dan mustasyar bersetuju untuk mengadakan muktamar bersama yang legitimate sesegera mungkin.

2. Untuk waktu, tempat dan tekhnis pelaksanaan Muktamar akan diputuskan bersama oleh ketua umum dan rois Am melalui kepanitian yang akan dibentuk bersama.

____
Lirboyo | Kamis, 25 Desember 2025/4 Rajab 1447 H

25/12/2025

Alhamdulillah Adem di pandang 🥹

23/12/2025

Rodat adalah kesenian Yang populer di masa lalu kesenian ini diiringi dengan alunan Genjring dan di lengkapi dengan penari yang salah satunya ada yang kesurupan di akhir sesi Biasanya pencak juga di kolaborasikan dalam pementasan ini

7 Tokoh Pertempuran Surabaya 10 November Profil dan Perannya10 November kita kenal dengan Hari Pahlawan, namun apakah ki...
10/11/2025

7 Tokoh Pertempuran Surabaya 10 November Profil dan Perannya
10 November kita kenal dengan Hari Pahlawan, namun apakah kita cukup mengenal tokoh-tokohnya? Ditulisan kali ini saya ingin menyuguhkan tulisan tentang 7 tokoh pertempuran Surabaya 10 November.

1. B**g Tomo
B**g Tomo merupakan salah satu sosok penting termasuk tokoh Pertempuran Surabaya 10 November 1945. B**g Tomo memiliki jasa besar dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia pada saat melawan penjajah yang ingin kembali menjajah Indonesia tepatnya di kota Surabaya.

Salah satu peran besar B**g Tomo dalam Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya yakni melalui pidato B**g Tomo berhasil membangkitkan semangat rakyat Surabaya untuk kembali melawan para penjajah.

Seperti dilansir laman Perpustakaan Sekretariat Negara, pria yang akrab disapa B**g Tomo ini memiliki nama asli Sutomo. B**g Tomo lahir pada tanggal 3 Oktober 1920 di Surabaya. B**g Tomo wafat pada tanggal 7 Oktober 1981 di Padang Arafah dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Ngagel di Surabaya.

2. Gubernur Suryo
Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo yang kerap disapa Raden Suryo adalah Gubernur Jawa Timur yang menjadi pencetus Pertempuran Surabaya 10 November 1945. Menurut keterangan pegiat sejarah Surabaya Kuncarsono, Gubernur Suryo menjadi tokoh Pertempuran Surabaya yang paling sibuk.

Selama Pertempuran Surabaya berlangsung, salah satu peran Gubernur Suryo yakni melakukan komunikasi intens untuk meminta pertolongan pada pemimpin negeri seperti B**g Karno dan B**g Hatta, ketika Inggris mengelurakan Ultimatum 10 November 1945.

Sebagai pemegang kendali penuh Surabaya, pada tanggal 9 November pukul 23.00 WIB, Gubernur Suryo kemudian membacakan keputusan akan menghadapi sekutu hingga titik darah penghabisan. Pidato Gubernur Suryo itu kemudian dikenal dengan 'Komando Keramat'.

3. KH. Hasyim Asy'ari
Kyai Haji Hasyim Asy'ari adalah sosok pelopor persatuan umat dan tokoh modernisasai pesantren. Seperti dikutip dari Ensiklopedia Pahlawan Nasional, KH Hasyim Asy'ari lahir pada tanggal 20 April 1875 di Demak. Beliau termasuk dalam tokoh Pertempuran Surabaya yang juga memiliki peran besar.

Perannya dalam Pertempuran Surabaya 10 November berawal dari fatwa 'Resolusi Jihad' yang dicetuskan oleh KH Hasyim Asy'ari pada 22 Oktober 1945. Fatwa itu berisi kewajiban berjihad untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang kemudian melahirkan peristiwa Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya.

4. HR Mohammad Mangoendiprodjo
Mayjen TKR HR Mohammad Mangoendiprojo merupakan Pimpinan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang termasuk tokoh Pertempuran Surabaya yang berperan penting. Seperti dilansir situs resmi DPAD Jogja, HR Mohammad Mangoendiprodjo berperan sebagai wakil Indonesia dalam kontak biro dengan pasukan Inggris di Surabaya.

Mangoendiprodjo sempat mengalami peristiwa dramatis, bahkan membahayakan nyawanya. Untuk mencegah pasukan Inggris yang menduduki gedung Bank Internatio menembaki masa yang mengadakan pengepungan. Mohammad Mangoendiprojo wafat pada tanggal 13 Desember 1988 di Bandar Lampung.

5. Mayjen Moestopo
Prof. Dr. Moestopo merupakan Mayjen TNI yang lahir pada tanggal 13 Juni 1913 di Ngadiluwih, Kediri, Jawa Timur, seperti dilansir situs resmi DPAD Jogja. Mayjen Moestopo juga termasuk dalam tokoh Pertempuran Surabaya pada 10 November 1945.

Pada masa pendudukan Jepang, Moestopo mengikuti pelatihan tentara Pembela Tanah Air (Peta) angkatan kedua di Bogor, Jawa Barat. Selesai pelatihan, ia diangkat sebagai shudanco (komandan kompi) di Sidoarjo, meski sejatinya kemampuan Moestopo melebihi kemampuan seorang shudanco.

6. Mayjen Sungkono
Mayjen Sungkono merupakan komandan BKR yang termasuk pejuang tokoh Pertempuran Surabaya 10 November 1945. Seperti dilansir situs resmi Arsip Purbalingga, Sungkono lahir pada tanggal 1 Januari 1911 di Purbalingga Kidul Kabupaten Purbalingga.

Namanya begitu harum di Jawa Timur, karena Mayjen Sungkono tidak hanya sekedar berteriak-teriak memberi komando lewat radio, tetapi juga memimpin langsung pertempuran yang sedang berkobar hebat di seluruh kota. Ia terus memimpin pertempuran hingga Surabaya mendapat julukan "kota pahlawan".

7. Abdul Wahab Saleh
Nama Abdul Wahab juga tak luput dari daftar tokoh Pertempuran Surabaya 10 November 1945. Abdul Wahab Saleh adalah seorang fotografer Antara yang berhasil mengabadikan momen bersejarah perobekan bendera Belanda di Hotel Yamato.

Seperti dilansir Antara, Abdul Wahab Saleh merupakan pejuang masa itu yang juga fotografer dan wartawan. Fotografer Abdul Wahab Saleh memotret peristiwa heroik Arek-Arek Suroboyo dalam Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya.

* Abror Subhi
Dari berbagai sumber

Dawuh Mbah Hai Anwar ManshurNek sowan kiyai di aturi unjukan di entekno, di niati ngombe ilmune kiyai.KH Anwar Manshur L...
23/10/2025

Dawuh Mbah Hai Anwar Manshur

Nek sowan kiyai di aturi unjukan di entekno,
di niati ngombe ilmune kiyai.

KH Anwar Manshur Lirboyo 🥰🙏

Bahkan, KH. Hasyim Asy'ari, yang telah ditetapkan sebagai pahlawan oleh B**g Karno, juga tidak dituliskan!TKR (Tentara K...
20/10/2025

Bahkan, KH. Hasyim Asy'ari, yang telah ditetapkan sebagai pahlawan oleh B**g Karno, juga tidak dituliskan!

TKR (Tentara Keamanan Rakyat) pertama, yang kelak menjadi TNI, memiliki komandan divisi pertama bernama Kolonel KH. Sam’un, seorang pengasuh pesantren di Banten. Komandan divisi ketiga juga seorang Kyai, yaitu Kolonel KH. Arwiji Kartawinata dari Tasikmalaya. Bahkan, hingga tingkat resimen, kepemimpinan dipegang oleh para Kyai.

Faktanya, Resimen 17 dipimpin oleh Letnan Kolonel KH. Iskandar Idris, dan Resimen 8 oleh Letnan Kolonel KH. Yunus Anis. Di tingkat batalyon pun banyak komandan dari kalangan Kyai. Contohnya, Komandan Batalyon TKR Malang adalah Mayor KH. Iskandar Sulaiman, yang saat itu menjabat sebagai Rais Suriyah NU Kabupaten Malang. Data ini tercatat dalam dokumen arsip nasional, termasuk di Sekretariat Negara dan TNI.

Namun, ironisnya, semua fakta ini tidak tercantum dalam buku pelajaran anak SD/SMP/SMA. Seolah-olah peran Kyai tidak pernah ada. Bahkan, KH. Hasyim Asy'ari, yang telah ditetapkan sebagai pahlawan oleh B**g Karno, juga tidak dituliskan. Jasa para Kyai dan santri seolah disingkirkan dari sejarah berdirinya Republik Indonesia.

Pada masa awal kemerdekaan, Indonesia mengalami kesulitan keuangan untuk membayar tentara. Hanya para Kyai dan santri yang bersedia menjadi tentara dan berjuang tanpa bayaran. Mereka, dengan tentara-tentara Hizbullah, rela mengorbankan nyawa tanpa imbalan. Bahkan hingga kini, NU masih memiliki Banser, tentara swasta yang tidak dibayar.

Tentara baru menerima gaji pada tahun 1950. Selama periode perjuangan dari tahun 1945 hingga 1950-an, tidak ada tentara yang dibayar oleh negara.

Peristiwa 10 November di Surabaya adalah momen yang penuh kejanggalan. Bagaimana mungkin pertempuran besar terjadi setelah Perang Dunia berakhir pada 15 Agustus?

Sebelum 10 November, terjadi perang selama empat hari di Surabaya, yaitu pada tanggal 26, 27, 28, dan 29 Oktober 1945. Peristiwa ini dipicu oleh gejolak di Surabaya setelah fatwa resolusi jihad PBNU pada tanggal 22 Oktober, yang kini diperingati sebagai Hari Santri.

Tentara Inggris awalnya tidak menyangka akan terlibat pertempuran dengan penduduk Surabaya. Mereka mengira perang sudah selesai. Namun, karena masyarakat Surabaya terpengaruh oleh fatwa dan resolusi jihad, mereka menyerang Inggris yang baru mendarat di Surabaya. Inilah sejarah yang selama ini ditutupi.

Jika resolusi jihad diabaikan, peristiwa 10 November akan tampak tidak masuk akal. Mengapa tentara Inggris membombardir Surabaya tanpa alasan yang jelas? Namun, jika dilihat dari rangkaian peristiwa setelah resolusi jihad, baru menjadi jelas: mereka marah karena jenderal dan pasukannya dibunuh oleh arek-arek Suroboyo.

Fatwa Jihad muncul karena Presiden Soekarno meminta fatwa kepada PBNU tentang tindakan yang harus diambil warga negara Indonesia jika diserang musuh, mengingat Belanda ingin kembali berkuasa. B**g Karno juga menanyakan cara agar Indonesia diakui oleh dunia. Sejak proklamasi 17 Agustus, belum ada negara yang mengakui Indonesia.

Di mata dunia, Indonesia dianggap sebagai negara boneka buatan Jepang, bukan atas kehendak rakyat. Artinya, Indonesia dianggap sebagai negara yang tidak dibela oleh rakyatnya. Fatwa dan Resolusi Jihad kemudian dikeluarkan oleh PBNU. Akibatnya, Inggris yang hendak datang pada 25 Oktober tidak diperbolehkan masuk Surabaya karena penduduk sudah siap berperang.

Namun, sore harinya, Gubernur Jawa Timur mempersilakan Inggris masuk, tetapi hanya di tempat yang terbatas. Beberapa lokasi ditunjukkan, dan mereka masuk. Pada 26 Oktober, Inggris justru membangun banyak pos pertahanan dengan karung pasir yang ditumpuk dan diisi senapan mesin.

Arek-arek bertanya-tanya, "Apa maunya Inggris? Bukankah sudah tersiar kabar bahwa Belanda akan kembali menguasai Indonesia dengan membonceng tentara Inggris?" Pada 26 Oktober sore, pos pertahanan itu diserang massa. Penduduk Surabaya dari kampung-kampung keluar menyerbu pasukan Inggris. "Ayo tawur... tawuran...!"

Para pelaku menyebutnya bukan perang, melainkan tawuran. Tidak ada komando, tidak ada yang memimpin. "Pokoknya, begitu dengar jihad... jihad... Mbah Hasyim... Mbah Hasyim..." Berduyun-duyun, arek-arek Suroboyo keluar rumah dan langsung tawur sambil berteriak 'Allahu Akbar', dan itu berlangsung pada 27 Oktober.

Mereka bergerak karena seruan jihad Mbah Hasyim disiarkan melalui langgar-langgar, masjid-masjid, dan pengeras suara. Pada 28 Oktober, tentara ikut bergabung dengan arek-arek, ikut berkelahi dengan Inggris. Massa langsung dipimpin tentara. Dalam pertempuran 28 Oktober ini, lebih dari 1.000 tentara Inggris tewas.

Namun, tentara tidak mau mengakui, karena Indonesia belum diakui kemerdekaannya. Ini akan menjadi masalah besar di tingkat dunia jika ada kabar tentara Indonesia membunuh Inggris. Tentara tidak mau ikut campur. Negara belum diakui, bagaimana bisa mengklaim membunuh tentara Inggris? Itu semua adalah inisiatif arek-arek Suroboyo.

Pada 29 Oktober, pertempuran terus berlanjut. Inggris akhirnya mendatangkan Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta untuk melakukan mediasi. Pada 30 Oktober, ditandatanganilah kesepakatan damai untuk tidak saling menembak. Gubernur Jawa Timur juga ikut menandatangani. Namun, meskipun sudah ada kesepakatan damai, massa kampung tidak setuju.

Pada 30 Oktober, Brigadir Jenderal Mallaby akhirnya terkena granat arek-arek Suroboyo. Ia tewas mengenaskan di tangan pemuda Ansor. Ditembak, mobilnya diledakkan dengan granat di Jembatan Merah. Sejarah kematian Mallaby ini tidak diakui oleh Inggris. Ada yang menyebut Mallaby dibunuh secara licik oleh Indonesia. Aneh, seorang jenderal tewas tetapi penyebabnya disembunyikan karena malu.

Inggris sangat marah. Negara kolonial merasa kalah dan malu. Perang sudah selesai, tetapi pasukan Inggris diserang dan jenderalnya dibunuh. Apa maksudnya? "Jika sampai tanggal 9 November pukul 18.00 pembunuh Mallaby tidak diserahkan, dan pada tanggal itu orang-orang Surabaya masih memegang senjata api, meriam, dan tidak menyerahkan senjata kepada tentara Inggris, maka pada tanggal 10 November pukul 06.00 Surabaya akan dibombardir dari darat, laut, dan udara," begitu ancam jenderal tertinggi Inggris.

Tujuh kapal perang datang ke Pelabuhan Tanjung Perak. Meriam Inggris diarahkan ke Surabaya. Meriam Howitzer yang khusus untuk menghancurkan bangunan juga diturunkan. Satu skuadron pesawat tempur dan pesawat pengebom juga disiapkan. Surabaya akan dibakar habis karena Inggris marah kepada pembunuh Mallaby.

Pada 9 November pukul 15.30, Mbah Hasyim yang baru pulang dari Konferensi Masyumi di Jogja sebagai ketua, mendengar kabar bahwa arek-arek Suroboyo diancam Inggris. "Fardhu ain bagi semua umat Islam yang berada dalam jarak 94 kilometer dari Kota Surabaya untuk membela Kota Surabaya." Jarak 94 kilometer adalah jarak diperbolehkannya salat qoshor.

Wilayah Sidoarjo, Tulungagung, Trenggalek, Kediri, wilayah Mataraman, Mojokerto, Malang, Pasuruan, Jombang datang semua karena berada dalam radius 94 kilometer. Dari Kediri, Lirboyo datang dipimpin Kyai Mahrus. Seruan Mbah Hasyim langsung disambut luar biasa. Bahkan Cirebon yang jaraknya lebih dari 500 kilometer datang ke Surabaya untuk ikut seruan jihad PBNU.

Anak-anak kecil bahkan orang-orang dari lintas agama juga ikut berperang. Orang Konghucu, Kristen, dan Buddha semua ikut jihad. Selain Mallaby, pertempuran di Surabaya menewaskan Brigadir Jenderal Loder Saimen. Luar biasa pengorbanan arek-arek Surabaya, para Kyai, dan santri. Namun, lihatlah apa yang dilakukan pemerintah di kemudian hari kepada para Kyai ini? Dimanipulasi.

Demikian kultweet dutaislamcom dari KH. Agus Sunyoto saat menghadiri bedah buku "Fatwa dan Resolusi Jihad" di Pondok Lirboyo 3 November 2017.

repost 🙏🏻




— di Indonesia.

Address

Jalan Lapangan
Ajibarang
53163

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Generasi Milenial posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share